logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Warga Pelalawan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi
Aparat kepolisian dan babinsa mengevakuasi jasad seorang pria yang tewas gantung diri di kediamannya, di Bunut, Pelalawan. (Foto: Dikky)
Warga Pelalawan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 30 April 2026 | 11:08:55

PELALAWAN — Seorang pria warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, berinisial AD (36), ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Rabu (29/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, istri korban NT (41), mendapati korban tidak berada di tempat tidur. 

Lalu ia melakukan pencarian di sekitar rumah hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergantung tidak bernyawa di kamar mandi dengan seutas tali di lehernya.

iklan-view

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan aparat setempat, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Bunut bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, SH, kepada media menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas dan tenaga medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejumlah barang yang berada di lokasi turut diamankan sebagai bagian dari prosedur penanganan kejadian.

Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami tekanan pribadi terkait masalah ekonomi. Korban juga disebut memiliki riwayat gangguan emosional dalam beberapa waktu terakhir.

"Tahun lalu korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. Namun nyawanya masih tertolong, setelah dibawa ke rumah sakit," terang Kapolsek.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Sementara itu, kepolisian menyimpulkan bahwa tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (dik)

Home / Hukum
Warga Pelalawan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 30 April 2026 | 11:08:55
Warga Pelalawan Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Ekonomi
Aparat kepolisian dan babinsa mengevakuasi jasad seorang pria yang tewas gantung diri di kediamannya, di Bunut, Pelalawan. (Foto: Dikky)

PELALAWAN — Seorang pria warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, berinisial AD (36), ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Rabu (29/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, istri korban NT (41), mendapati korban tidak berada di tempat tidur. 

Lalu ia melakukan pencarian di sekitar rumah hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergantung tidak bernyawa di kamar mandi dengan seutas tali di lehernya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan aparat setempat, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Bunut bersama unsur terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, SH, kepada media menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas dan tenaga medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejumlah barang yang berada di lokasi turut diamankan sebagai bagian dari prosedur penanganan kejadian.

Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami tekanan pribadi terkait masalah ekonomi. Korban juga disebut memiliki riwayat gangguan emosional dalam beberapa waktu terakhir.

"Tahun lalu korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun. Namun nyawanya masih tertolong, setelah dibawa ke rumah sakit," terang Kapolsek.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Sementara itu, kepolisian menyimpulkan bahwa tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (dik)