logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
SPBU di Pekanbaru Siap 24 Jam, Pertamina dan Pemprov Riau Genjot Distribusi BBM
SPBU sejumlah titik di Pekanbaru memastikan distribusi tetap lancar. (Foto: Istimewa)
SPBU di Pekanbaru Siap 24 Jam, Pertamina dan Pemprov Riau Genjot Distribusi BBM
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
4 Mei 2026 | 07:25:24

PEKANBARU-Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat.

Salah satunya dengan memperpanjang jam operasional SPBU hingga 24 jam di sejumlah titik di Pekanbaru, guna memastikan distribusi tetap lancar dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM.

Langkah ini terlihat saat peninjauan langsung ke beberapa SPBU strategis, seperti SPBU Harapan Raya dan SPBU Nangka, yang melibatkan berbagai pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk menjawab lonjakan konsumsi BBM sekaligus menjaga stabilitas pasokan di lapangan.

iklan-view

Selain memperpanjang jam layanan SPBU, Pertamina juga meningkatkan stok BBM hingga 20 persen di atas kondisi normal. Tak hanya itu, armada mobil tangki turut ditambah untuk mempercepat distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Pengiriman BBM bahkan dilakukan lebih awal dari jadwal biasanya agar pasokan tetap terjaga.

Ketua Panitia Khusus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi distribusi agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi menjaga kelancaran penyaluran BBM.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Pembelian BBM diharapkan tetap sesuai kebutuhan agar distribusi bisa merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di beberapa titik.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi. Ia menegaskan optimalisasi layanan SPBU menjadi salah satu strategi utama dalam menghadapi peningkatan permintaan.

Ketua DPC Hiswana Migas Riau, Tuah Laksamana Negara menegaskan, seluruh lembaga penyalur siap mengoptimalkan pelayanan, termasuk dengan memperpanjang jam operasional SPBU hingga 24 jam di sejumlah lokasi.

Pemprov Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Melalui sinergi ini, kebutuhan energi masyarakat di Riau diharapkan tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu. (mcr)

Home / News
SPBU di Pekanbaru Siap 24 Jam, Pertamina dan Pemprov Riau Genjot Distribusi BBM
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
Rubrik: news | 4 Mei 2026 | 07:25:24
SPBU di Pekanbaru Siap 24 Jam, Pertamina dan Pemprov Riau Genjot Distribusi BBM
SPBU sejumlah titik di Pekanbaru memastikan distribusi tetap lancar. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat.

Salah satunya dengan memperpanjang jam operasional SPBU hingga 24 jam di sejumlah titik di Pekanbaru, guna memastikan distribusi tetap lancar dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM.

Langkah ini terlihat saat peninjauan langsung ke beberapa SPBU strategis, seperti SPBU Harapan Raya dan SPBU Nangka, yang melibatkan berbagai pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk menjawab lonjakan konsumsi BBM sekaligus menjaga stabilitas pasokan di lapangan.

Selain memperpanjang jam layanan SPBU, Pertamina juga meningkatkan stok BBM hingga 20 persen di atas kondisi normal. Tak hanya itu, armada mobil tangki turut ditambah untuk mempercepat distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Pengiriman BBM bahkan dilakukan lebih awal dari jadwal biasanya agar pasokan tetap terjaga.

Ketua Panitia Khusus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi distribusi agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi menjaga kelancaran penyaluran BBM.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Pembelian BBM diharapkan tetap sesuai kebutuhan agar distribusi bisa merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di beberapa titik.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi. Ia menegaskan optimalisasi layanan SPBU menjadi salah satu strategi utama dalam menghadapi peningkatan permintaan.

Ketua DPC Hiswana Migas Riau, Tuah Laksamana Negara menegaskan, seluruh lembaga penyalur siap mengoptimalkan pelayanan, termasuk dengan memperpanjang jam operasional SPBU hingga 24 jam di sejumlah lokasi.

Pemprov Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Melalui sinergi ini, kebutuhan energi masyarakat di Riau diharapkan tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu. (mcr)