logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / ROHIL
Dorong Keluarga Sehat, BBPOM dan DPR RI Kampanyekan Keamanan Pangan di Rohil
BBPOM Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (4/5/2026). (Foto: Rico)
Dorong Keluarga Sehat, BBPOM dan DPR RI Kampanyekan Keamanan Pangan di Rohil
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
5 Mei 2026 | 10:15:47

ROKAN HILIR – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan terus digencarkan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang menyasar warga pedesaan ini diikuti puluhan masyarakat, didominasi ibu rumah tangga. Edukasi difokuskan pada pentingnya memilih obat dan makanan yang aman guna melindungi kesehatan keluarga.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, menegaskan bahwa peran lembaganya tidak hanya terbatas pada pengawasan industri besar, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Ia menyebut, pengawasan dilakukan untuk memastikan produk yang beredar bebas dari bahan berbahaya.

“BBPOM hadir untuk menjamin keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat, termasuk mencegah peredaran pangan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil,” ujarnya.

iklan-view

Sementara itu, dr. Maharani menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, dalam menjaga kesehatan melalui pemilihan bahan pangan. Ia mengingatkan bahwa berbagai penyakit tidak menular dapat dipicu dari konsumsi makanan yang tidak aman.

“Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas makanan keluarga. Karena itu, harus cermat saat memilih produk dan tidak mudah tergiur harga murah tanpa memperhatikan keamanan,” katanya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi, mulai dari ciri makanan berbahaya hingga cara memastikan legalitas produk kosmetik yang beredar di pasaran dan media sosial.

Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama masyarakat setempat berkomitmen mendorong terwujudnya desa yang sadar akan keamanan pangan. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (ric)

Home / Ekonomi
Dorong Keluarga Sehat, BBPOM dan DPR RI Kampanyekan Keamanan Pangan di Rohil
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: ekonomi | 5 Mei 2026 | 10:15:47
Dorong Keluarga Sehat, BBPOM dan DPR RI Kampanyekan Keamanan Pangan di Rohil
BBPOM Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (4/5/2026). (Foto: Rico)

ROKAN HILIR – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan terus digencarkan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang menyasar warga pedesaan ini diikuti puluhan masyarakat, didominasi ibu rumah tangga. Edukasi difokuskan pada pentingnya memilih obat dan makanan yang aman guna melindungi kesehatan keluarga.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, menegaskan bahwa peran lembaganya tidak hanya terbatas pada pengawasan industri besar, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Ia menyebut, pengawasan dilakukan untuk memastikan produk yang beredar bebas dari bahan berbahaya.

“BBPOM hadir untuk menjamin keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat, termasuk mencegah peredaran pangan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Maharani menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, dalam menjaga kesehatan melalui pemilihan bahan pangan. Ia mengingatkan bahwa berbagai penyakit tidak menular dapat dipicu dari konsumsi makanan yang tidak aman.

“Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas makanan keluarga. Karena itu, harus cermat saat memilih produk dan tidak mudah tergiur harga murah tanpa memperhatikan keamanan,” katanya.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi, mulai dari ciri makanan berbahaya hingga cara memastikan legalitas produk kosmetik yang beredar di pasaran dan media sosial.

Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama masyarakat setempat berkomitmen mendorong terwujudnya desa yang sadar akan keamanan pangan. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (ric)