logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INFO HAJI 2026
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: MCH)
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
13 Mei 2026 | 13:42:05

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah memperbanyak istirahat menjelang puncak haji. Ia meminta jemaah tidak memaksakan ibadah maupun wisata kota di Arab Saudi.

Menurut Dahnil, cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah mencatat banyak kasus heat stroke terjadi pada jemaah usia produktif.

“Yang kena banyak heat stroke itu usia 40-50, karena mereka memaksakan diri,” kata Dahnil, seperti dikutip mediacenter haji, Rabu (13/5/2026). Ia menilai kelompok usia tersebut merasa masih kuat menjalankan aktivitas berlebihan.

Dahnil mengatakan, kelelahan dapat memicu munculnya berbagai penyakit selama berada di Tanah Suci. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas ibadah secara bijak.

iklan-view

“Jadi, jangan memaksakan diri melakukan ibadah, tetap sehat itu yang penting,” ujarnya. Ia berharap seluruh jemaah mengikuti puncak haji dalam kondisi prima.

Sebelumnya, Dahnil menyebut angka kematian jemaah haji tahun ini menurun dibandingkan musim haji sebelumnya. Pada periode sama tahun lalu, jumlah jemaah wafat mencapai 46 hingga 48 orang.

“Tahun ini turun drastis, pada tanggal sama ini 24 orang,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede. Penurunan tersebut dipengaruhi pemeriksaan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

Pemerintah tetap berupaya menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Dahnil menegaskan pemerintah tidak ingin angka kematian hanya menjadi statistik semata. (mch)

Home / News
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 13 Mei 2026 | 13:42:05
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: MCH)

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah memperbanyak istirahat menjelang puncak haji. Ia meminta jemaah tidak memaksakan ibadah maupun wisata kota di Arab Saudi.

Menurut Dahnil, cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah mencatat banyak kasus heat stroke terjadi pada jemaah usia produktif.

“Yang kena banyak heat stroke itu usia 40-50, karena mereka memaksakan diri,” kata Dahnil, seperti dikutip mediacenter haji, Rabu (13/5/2026). Ia menilai kelompok usia tersebut merasa masih kuat menjalankan aktivitas berlebihan.

Dahnil mengatakan, kelelahan dapat memicu munculnya berbagai penyakit selama berada di Tanah Suci. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas ibadah secara bijak.

“Jadi, jangan memaksakan diri melakukan ibadah, tetap sehat itu yang penting,” ujarnya. Ia berharap seluruh jemaah mengikuti puncak haji dalam kondisi prima.

Sebelumnya, Dahnil menyebut angka kematian jemaah haji tahun ini menurun dibandingkan musim haji sebelumnya. Pada periode sama tahun lalu, jumlah jemaah wafat mencapai 46 hingga 48 orang.

“Tahun ini turun drastis, pada tanggal sama ini 24 orang,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede. Penurunan tersebut dipengaruhi pemeriksaan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

Pemerintah tetap berupaya menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Dahnil menegaskan pemerintah tidak ingin angka kematian hanya menjadi statistik semata. (mch)