
JAKARTA – Persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin memanas. Sejumlah tim memastikan langkah ke fase gugur, sementara nasib wakil Asia mulai terbelah. Iran masih menggantungkan harapan sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Sedangkan Irak dipastikan angkat koper.
Sorotan utama datang dari Grup G. Timnas Mesir memastikan lolos ke babak 32 besar usai bermain imbang 1-1 melawan Iran di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Mesir finis sebagai runner-up Grup G dengan lima poin, memiliki nilai yang sama dengan Belgia yang menjadi juara grup karena unggul selisih gol. Belgia sendiri dalam pertandingan lainnya di waktu bersamaan menghancurkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1 pada laga di Stadion British Columbia (BC) Place, Vancouver, untuk memuncaki Grup G.
Sementara itu, Iran mengakhiri fase grup di posisi ketiga dan kini harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui apakah mereka masuk daftar empat peringkat ketiga terbaik.

Laga berlangsung dramatis sejak awal. Mahmoud Saber membawa Mesir unggul cepat pada menit kelima memanfaatkan umpan Mahmoud "Trezeguet" Hassan. Iran langsung membalas melalui Ramin Rezaeian pada menit ke-14.
Kedua tim terus saling menekan sepanjang pertandingan. Puncak drama terjadi pada masa injury time ketika Shoja Khalilzadeh sempat membobol gawang Mesir pada menit ke-90+3. Namun setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir sehingga skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir. Hasil itu memastikan Mesir melaju, sementara Iran masih harus menunggu nasib.
Berbeda dengan Iran, perjalanan Irak di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Wakil Asia itu takluk telak 0-5 dari Senegal pada laga terakhir Grup I di Stadion BMO Field, Toronto.
Irak bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-13 setelah Rebin Sulaka menerima kartu merah langsung. Senegal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk berpesta gol melalui Habib Diarra, Ismaila Sarr, dua gol Pape Gueye, dan Iliman Ndiaye.
Kekalahan tersebut membuat Irak menutup fase grup tanpa satu poin pun dan finis sebagai juru kunci Grup I. Sebaliknya, Senegal naik ke peringkat ketiga dengan tiga poin dan masih membuka peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Di Grup I, Prancis tampil sempurna dengan menyapu bersih tiga kemenangan setelah menghajar Norwegia 4-1. Ousmane Dembele menjadi bintang lewat hattrick yang membawa Les Bleus mengakhiri fase grup dengan sembilan poin. Norwegia tetap lolos sebagai runner-up dengan enam poin.
Sementara itu, Grup H menghadirkan kejutan dengan tersingkirnya Uruguay. Juara dunia dua kali itu kalah 0-1 dari Spanyol lewat gol Alex Baena pada menit ke-42.
Hasil tersebut membuat Spanyol keluar sebagai juara Grup H dengan tujuh poin, disusul Tanjung Verde yang mengamankan posisi runner-up dan ikut melangkah ke babak 32 besar. Uruguay harus puas finis di posisi ketiga dengan dua poin dan gagal melewati fase grup, mengulang kegagalan mereka pada edisi 1962, 1974, dan 2002. (**)
Sumber: Antaranews






JAKARTA – Persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin memanas. Sejumlah tim memastikan langkah ke fase gugur, sementara nasib wakil Asia mulai terbelah. Iran masih menggantungkan harapan sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Sedangkan Irak dipastikan angkat koper.
Sorotan utama datang dari Grup G. Timnas Mesir memastikan lolos ke babak 32 besar usai bermain imbang 1-1 melawan Iran di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Mesir finis sebagai runner-up Grup G dengan lima poin, memiliki nilai yang sama dengan Belgia yang menjadi juara grup karena unggul selisih gol. Belgia sendiri dalam pertandingan lainnya di waktu bersamaan menghancurkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1 pada laga di Stadion British Columbia (BC) Place, Vancouver, untuk memuncaki Grup G.
Sementara itu, Iran mengakhiri fase grup di posisi ketiga dan kini harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui apakah mereka masuk daftar empat peringkat ketiga terbaik.
Laga berlangsung dramatis sejak awal. Mahmoud Saber membawa Mesir unggul cepat pada menit kelima memanfaatkan umpan Mahmoud "Trezeguet" Hassan. Iran langsung membalas melalui Ramin Rezaeian pada menit ke-14.
Kedua tim terus saling menekan sepanjang pertandingan. Puncak drama terjadi pada masa injury time ketika Shoja Khalilzadeh sempat membobol gawang Mesir pada menit ke-90+3. Namun setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir sehingga skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir. Hasil itu memastikan Mesir melaju, sementara Iran masih harus menunggu nasib.
Berbeda dengan Iran, perjalanan Irak di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Wakil Asia itu takluk telak 0-5 dari Senegal pada laga terakhir Grup I di Stadion BMO Field, Toronto.
Irak bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-13 setelah Rebin Sulaka menerima kartu merah langsung. Senegal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk berpesta gol melalui Habib Diarra, Ismaila Sarr, dua gol Pape Gueye, dan Iliman Ndiaye.
Kekalahan tersebut membuat Irak menutup fase grup tanpa satu poin pun dan finis sebagai juru kunci Grup I. Sebaliknya, Senegal naik ke peringkat ketiga dengan tiga poin dan masih membuka peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Di Grup I, Prancis tampil sempurna dengan menyapu bersih tiga kemenangan setelah menghajar Norwegia 4-1. Ousmane Dembele menjadi bintang lewat hattrick yang membawa Les Bleus mengakhiri fase grup dengan sembilan poin. Norwegia tetap lolos sebagai runner-up dengan enam poin.
Sementara itu, Grup H menghadirkan kejutan dengan tersingkirnya Uruguay. Juara dunia dua kali itu kalah 0-1 dari Spanyol lewat gol Alex Baena pada menit ke-42.
Hasil tersebut membuat Spanyol keluar sebagai juara Grup H dengan tujuh poin, disusul Tanjung Verde yang mengamankan posisi runner-up dan ikut melangkah ke babak 32 besar. Uruguay harus puas finis di posisi ketiga dengan dua poin dan gagal melewati fase grup, mengulang kegagalan mereka pada edisi 1962, 1974, dan 2002. (**)
Sumber: Antaranews