logo
Pemko Pekanbaru Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Umum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Buka Peluang Bangun Waste Station di Kampus UNRI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Bengkalis, Diduga Bawa Lebih 2 Ton Methamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Masih Mampu Belum Buka Bantuan Asing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gempa NTT Rusak 19.297 Rumah, Lebih dari 6.000 Bangunan Masuk Kategori Berat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Desa Sungai Gantang Sukses Bentangkan Bendera 1.081 Meter di Jembatan Rumbai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 133 HGB Pedagang STC Dipersoalkan, Pemko Pekanbaru Didesak Buka Dasar Kebijakan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Pekanbaru Soroti Data Desil Warga: Salah Klasifikasi Bisa Bikin Bantuan Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INHIL
PT Pulau Sambu Guntung Klarifikasi Kebakaran, Api Padam 25 Menit dan Operasional Normal dalam 3 Jam
Asap hitam membubung tinggi saat kebakaran di area operasional PT Pulau Sambu Guntung, Kateman, Inhil. (Foto: Ade Prasetia),
PT Pulau Sambu Guntung Klarifikasi Kebakaran, Api Padam 25 Menit dan Operasional Normal dalam 3 Jam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 27 Juni 2026 | 21:08:28

INDRAGIRI HILIR – Manajemen PT Pulau Sambu Group (PSG) memastikan kebakaran yang terjadi di area operasional PT Pulau Sambu Guntung, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas perusahaan. Api disebut berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 25 menit, sementara operasional pabrik kembali normal tiga jam setelah kejadian.

Klarifikasi tersebut disampaikan Humas PT Sambu Group, Ahlim Ginting, Sabtu (27/6/2026), menanggapi pemberitaan yang berkembang terkait insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (26/6/2026) sore.

"Operasional hanya terganggu sementara. Tiga jam setelah kejadian, aktivitas sudah kembali berjalan seperti biasa. Yang heboh mungkin pemberitaannya saja," ujar Ahlim saat dikonfirmasi PekanbaruTV.com.

iklan-view

Menurut Ahlim, dugaan sementara kebakaran dipicu gangguan kelistrikan atau korsleting pada panel mesin chiller (pendingin). Namun, sistem proteksi dan penanggulangan kebakaran yang dimiliki perusahaan berfungsi dengan baik sehingga api dapat segera dikendalikan sebelum meluas.

"Dugaan awal terjadi korsleting pada panel yang menyebabkan unit chiller terbakar. Berkat sistem pencegahan kebakaran yang tersedia, api berhasil diatasi dalam waktu sekitar 25 menit," katanya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di area Departemen CAC PT Pulau Sambu Guntung. Berdasarkan informasi yang beredar, sedikitnya enam unit panel mesin chiller merek Carrier mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Peristiwa bermula ketika sejumlah pekerja mendengar suara ledakan dari area mesin pendingin. Tak lama kemudian, asap hitam terlihat membumbung dari panel yang mengalami gangguan sebelum akhirnya api muncul.

Tim pemadam kebakaran internal bersama para pekerja langsung melakukan penanganan dan mengisolasi titik api agar tidak merambat ke fasilitas produksi lainnya. Upaya cepat tersebut berhasil mencegah kebakaran berkembang lebih luas.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi internal perusahaan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Manajemen PT Pulau Sambu Guntung juga memastikan kondisi pabrik saat ini aman dan seluruh aktivitas operasional telah kembali berjalan normal setelah penanganan terhadap fasilitas yang terdampak kebakaran. (ade)

Home / News
PT Pulau Sambu Guntung Klarifikasi Kebakaran, Api Padam 25 Menit dan Operasional Normal dalam 3 Jam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 27 Juni 2026 | 21:08:28
PT Pulau Sambu Guntung Klarifikasi Kebakaran, Api Padam 25 Menit dan Operasional Normal dalam 3 Jam
Asap hitam membubung tinggi saat kebakaran di area operasional PT Pulau Sambu Guntung, Kateman, Inhil. (Foto: Ade Prasetia),

INDRAGIRI HILIR – Manajemen PT Pulau Sambu Group (PSG) memastikan kebakaran yang terjadi di area operasional PT Pulau Sambu Guntung, Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas perusahaan. Api disebut berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 25 menit, sementara operasional pabrik kembali normal tiga jam setelah kejadian.

Klarifikasi tersebut disampaikan Humas PT Sambu Group, Ahlim Ginting, Sabtu (27/6/2026), menanggapi pemberitaan yang berkembang terkait insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (26/6/2026) sore.

"Operasional hanya terganggu sementara. Tiga jam setelah kejadian, aktivitas sudah kembali berjalan seperti biasa. Yang heboh mungkin pemberitaannya saja," ujar Ahlim saat dikonfirmasi PekanbaruTV.com.

Menurut Ahlim, dugaan sementara kebakaran dipicu gangguan kelistrikan atau korsleting pada panel mesin chiller (pendingin). Namun, sistem proteksi dan penanggulangan kebakaran yang dimiliki perusahaan berfungsi dengan baik sehingga api dapat segera dikendalikan sebelum meluas.

"Dugaan awal terjadi korsleting pada panel yang menyebabkan unit chiller terbakar. Berkat sistem pencegahan kebakaran yang tersedia, api berhasil diatasi dalam waktu sekitar 25 menit," katanya.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di area Departemen CAC PT Pulau Sambu Guntung. Berdasarkan informasi yang beredar, sedikitnya enam unit panel mesin chiller merek Carrier mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Peristiwa bermula ketika sejumlah pekerja mendengar suara ledakan dari area mesin pendingin. Tak lama kemudian, asap hitam terlihat membumbung dari panel yang mengalami gangguan sebelum akhirnya api muncul.

Tim pemadam kebakaran internal bersama para pekerja langsung melakukan penanganan dan mengisolasi titik api agar tidak merambat ke fasilitas produksi lainnya. Upaya cepat tersebut berhasil mencegah kebakaran berkembang lebih luas.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi internal perusahaan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Manajemen PT Pulau Sambu Guntung juga memastikan kondisi pabrik saat ini aman dan seluruh aktivitas operasional telah kembali berjalan normal setelah penanganan terhadap fasilitas yang terdampak kebakaran. (ade)