logo
Polres Pelalawan Gerebek Transaksi Narkoba di Kebun Sawit, Dua Pria Ditangkap Ba Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Bawa 15 PMI Ilegal, 13 Orang Selamat d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga RW 016 Tobekgodang Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Beragam Kegi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Speedboat Berpenumpang PMI Ilegal Terbalik Dihantam Badai di Perairan Rupat, 3 O Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Gempa Susulan Menggoyang NTT, Terbaru Berkekuatan M5,2 Minggu Pagi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harimau Belum Masuk Perangkap, Warga Danai Diminta Tak Lengah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Kuansing: Periksa Ketua DPRD dan Pejabat Kemenhut, KPK Kejar Jejak Uang SG Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berakhir Jumat (10/7/2026). (Foto: Wahyu)
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 10 Juli 2026 | 17:23:25

PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).

Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.

Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

iklan-view

Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.

Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.

Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.

Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)

Home / News
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 10 Juli 2026 | 17:23:25
SMKN 7 Pekanbaru Tutup MPLS 2026, Siswa Baru Diajak Tumbuh Mandiri dan Peduli Lingkungan
Siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang berakhir Jumat (10/7/2026). (Foto: Wahyu)

PEKANBARU - Senyum dan semangat tampak menghiasi wajah para siswa baru SMK Negeri 7 Pekanbaru saat menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Jumat (10/7/2026).

Selama lima hari, mereka tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak mengenal nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.

Pelaksanaan MPLS di SMKN 7 Pekanbaru mengacu pada pedoman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, lebih dari sekadar menjalankan agenda tahunan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang mandiri, profesional, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan suasana yang ramah, hangat, dan penuh kekeluargaan agar murid baru merasa nyaman sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

"Kami ingin memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Harapannya, mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 7 Pekanbaru," ujar Padmi.

Menurutnya, setelah mengikuti MPLS, para siswa-siswi diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya serta mampu beradaptasi dengan kehidupan sekolah yang baru.

Padmi menambahkan, masa awal memasuki sekolah merupakan fase penting bagi peserta didik untuk beradaptasi, baik secara sosial, emosional, maupun akademik. Karena itu, MPLS menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara murid dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga sesama peserta didik.

Melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter, SMKN 7 Pekanbaru berharap setiap murid baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa percaya diri, semangat belajar, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (why)