logo
Pemko Pekanbaru Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Umum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Buka Peluang Bangun Waste Station di Kampus UNRI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Bengkalis, Diduga Bawa Lebih 2 Ton Methamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Masih Mampu Belum Buka Bantuan Asing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gempa NTT Rusak 19.297 Rumah, Lebih dari 6.000 Bangunan Masuk Kategori Berat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Desa Sungai Gantang Sukses Bentangkan Bendera 1.081 Meter di Jembatan Rumbai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 133 HGB Pedagang STC Dipersoalkan, Pemko Pekanbaru Didesak Buka Dasar Kebijakan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Pekanbaru Soroti Data Desil Warga: Salah Klasifikasi Bisa Bikin Bantuan Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SEPAKBOLA
PIALA DUNIA 2026: Juara Bertahan Argentina Singkirkan Swiss 3-1, Duel Panas Lawan Inggris Menanti di Semifinal
Pemain Argentina merayakan sukses mereka melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026. (Foto: ist)
PIALA DUNIA 2026: Juara Bertahan Argentina Singkirkan Swiss 3-1, Duel Panas Lawan Inggris Menanti di Semifinal
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 12 Juli 2026 | 11:28:35

KANSAS CITY – Juara bertahan Argentina semakin dekat mempertahankan mahkota Piala Dunia. Tim Tango memastikan diri sebagai semifinalis terakhir setelah menundukkan Swiss 3-1 melalui drama babak perpanjangan waktu pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.

Kemenangan tersebut mengantarkan pasukan Lionel Scaloni ke partai semifinal menghadapi rival klasik mereka, Inggris. Duel sarat gengsi itu dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026. Satu semifinal lainnya akan mempertemukan Prancis melawan Spanyol.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung TVRI itu, Argentina tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Baru 10 menit pertandingan berjalan, Alexis Mac Allister membawa Albiceleste unggul 1-0 lewat sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Bola meluncur ke pojok atas gawang tanpa mampu dijangkau Gregor Kobel.

iklan-view

Unggul cepat membuat Argentina lebih percaya diri mengendalikan permainan. Sebaliknya, Swiss perlahan bangkit dan mulai menekan. Peluang terbaik mereka di babak pertama hadir pada menit ke-32 ketika Breel Embolo lolos berhadapan dengan Emiliano Martinez, namun sang kiper tampil sigap menggagalkan peluang emas tersebut.

Skor 1-0 untuk Argentina bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Swiss tampil jauh lebih berani. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan keras di tiang dekat setelah menerima umpan Ricardo Rodriguez.

Momentum Swiss berubah drastis hanya empat menit kemudian. Breel Embolo yang semula dianggap dilanggar Leandro Paredes justru harus menerima kartu kuning kedua usai wasit Joao Pinheiro meninjau VAR dan memutuskan Embolo melakukan diving. Striker Swiss itu pun diusir dari lapangan dan meninggalkan pertandingan dengan air mata.

Meski unggul jumlah pemain, Argentina tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat Swiss. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-112. Julian Alvarez muncul sebagai penyelamat lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Kobel dan membawa Argentina kembali memimpin 2-1.

Saat Swiss berusaha mengejar ketertinggalan, Argentina justru memastikan kemenangan di penghujung laga. Lautaro Martinez menuntaskan serangan balik cepat pada masa injury time babak tambahan untuk mengunci kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri perlawanan Swiss.

Hasil ini mengukuhkan Argentina sebagai semifinalis terakhir Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan kolega kini tinggal selangkah lagi menuju partai final, namun lebih dulu harus melewati ujian berat menghadapi Inggris dalam duel dua kekuatan besar sepak bola dunia yang diprediksi berlangsung sengit dan penuh gengsi. (**)

Home / News
PIALA DUNIA 2026: Juara Bertahan Argentina Singkirkan Swiss 3-1, Duel Panas Lawan Inggris Menanti di Semifinal
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 12 Juli 2026 | 11:28:35
PIALA DUNIA 2026: Juara Bertahan Argentina Singkirkan Swiss 3-1, Duel Panas Lawan Inggris Menanti di Semifinal
Pemain Argentina merayakan sukses mereka melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026. (Foto: ist)

KANSAS CITY – Juara bertahan Argentina semakin dekat mempertahankan mahkota Piala Dunia. Tim Tango memastikan diri sebagai semifinalis terakhir setelah menundukkan Swiss 3-1 melalui drama babak perpanjangan waktu pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.

Kemenangan tersebut mengantarkan pasukan Lionel Scaloni ke partai semifinal menghadapi rival klasik mereka, Inggris. Duel sarat gengsi itu dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026. Satu semifinal lainnya akan mempertemukan Prancis melawan Spanyol.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung TVRI itu, Argentina tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Baru 10 menit pertandingan berjalan, Alexis Mac Allister membawa Albiceleste unggul 1-0 lewat sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Bola meluncur ke pojok atas gawang tanpa mampu dijangkau Gregor Kobel.

Unggul cepat membuat Argentina lebih percaya diri mengendalikan permainan. Sebaliknya, Swiss perlahan bangkit dan mulai menekan. Peluang terbaik mereka di babak pertama hadir pada menit ke-32 ketika Breel Embolo lolos berhadapan dengan Emiliano Martinez, namun sang kiper tampil sigap menggagalkan peluang emas tersebut.

Skor 1-0 untuk Argentina bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Swiss tampil jauh lebih berani. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan keras di tiang dekat setelah menerima umpan Ricardo Rodriguez.

Momentum Swiss berubah drastis hanya empat menit kemudian. Breel Embolo yang semula dianggap dilanggar Leandro Paredes justru harus menerima kartu kuning kedua usai wasit Joao Pinheiro meninjau VAR dan memutuskan Embolo melakukan diving. Striker Swiss itu pun diusir dari lapangan dan meninggalkan pertandingan dengan air mata.

Meski unggul jumlah pemain, Argentina tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat Swiss. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-112. Julian Alvarez muncul sebagai penyelamat lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Kobel dan membawa Argentina kembali memimpin 2-1.

Saat Swiss berusaha mengejar ketertinggalan, Argentina justru memastikan kemenangan di penghujung laga. Lautaro Martinez menuntaskan serangan balik cepat pada masa injury time babak tambahan untuk mengunci kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri perlawanan Swiss.

Hasil ini mengukuhkan Argentina sebagai semifinalis terakhir Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan kolega kini tinggal selangkah lagi menuju partai final, namun lebih dulu harus melewati ujian berat menghadapi Inggris dalam duel dua kekuatan besar sepak bola dunia yang diprediksi berlangsung sengit dan penuh gengsi. (**)