
PEKANBARU - Senyum bangga bercampur haru menyelimuti pelepasan dua pelajar terbaik Provinsi Riau yang akan mengemban tugas besar di tingkat nasional. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas keberangkatan Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Pusat di Kediaman Gubernur Riau, Senin (13/7/2026).
Keduanya akan bertolak ke Jakarta pada Selasa (14/7/2026) untuk mengikuti pemusatan latihan bersama 76 Capaska lainnya dari 38 provinsi. Jika berhasil melewati seluruh tahapan, mereka akan menjadi bagian dari pasukan yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, 17 Agustus 2026.
Rizqy merupakan siswa MAN Insan Cendekia Kabupaten Siak, sedangkan Arifa adalah siswi SMAN 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga membawa nama harum Provinsi Riau di panggung nasional.

Bagi Rizqy, pencapaian ini memiliki makna yang sangat istimewa. Ia tercatat sebagai putra daerah pertama dari Kabupaten Siak yang berhasil menembus seleksi Paskibraka hingga tingkat nasional.
"Sebagai utusan dari Kabupaten Siak dan menjadi yang pertama dalam sejarah menembus Istana Negara, saya sangat bangga. Saya ingin membuktikan bahwa anak daerah juga mampu menjadi yang terbaik. Pesan orang tua agar selalu lebih baik dari mereka menjadi motivasi terbesar saya," ujarnya.
Perjalanan menuju titik ini bukanlah sesuatu yang mudah. Selama berbulan-bulan, Rizqy menjalani latihan fisik setiap pagi, memperdalam wawasan kebangsaan pada malam hari, sembari tetap menjaga prestasi akademiknya di sekolah. Seluruh pengorbanan itu dilakukan demi satu tujuan, mengharumkan nama Riau, khususnya Kabupaten Siak.
Semangat yang sama juga dimiliki Arifa Rahma Maulydha. Siswi asal Indragiri Hilir itu mengaku harus melewati proses seleksi yang panjang dan penuh tantangan, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga akhirnya terpilih mewakili Riau di tingkat nasional.
"Persiapannya bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan wawasan kebangsaan. Menjadi Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan karakter yang baik. Saat nama saya diumumkan lolos ke tingkat nasional, saya benar-benar tidak menyangka. Rasanya sangat bahagia dan bangga," tuturnya.
Kini, Arifa membawa impian yang lebih besar. Ia berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik selama masa karantina di Jakarta dan dipercaya mengemban posisi prestisius sebagai pembawa baki bendera pusaka pada upacara kenegaraan.
Dalam sambutannya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih kedua pelajar tersebut. Menurutnya, terpilih menjadi Capaska Tingkat Pusat merupakan kehormatan yang hanya diraih oleh pelajar-pelajar terbaik dari seluruh Indonesia.
"Di bahu kalian ada amanah besar untuk menjaga kehormatan dan nama baik Riau. Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Tunjukkan bahwa generasi muda Riau memiliki integritas, disiplin, semangat juang, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya," pesan SF Hariyanto.
Ia juga mengingatkan Rizqy dan Arifa agar menjaga kesehatan, mempersiapkan fisik dan mental dengan baik, serta tidak meninggalkan ibadah selama menjalani pemusatan latihan yang dipimpin Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dan doa agar keduanya mampu menjalankan tugas dengan baik hingga sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara. SF Hariyanto berharap keberhasilan Rizqy dan Arifa menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Riau untuk terus berprestasi dan berani mengejar mimpi hingga ke tingkat nasional. (why)


PEKANBARU - Senyum bangga bercampur haru menyelimuti pelepasan dua pelajar terbaik Provinsi Riau yang akan mengemban tugas besar di tingkat nasional. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas keberangkatan Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Pusat di Kediaman Gubernur Riau, Senin (13/7/2026).
Keduanya akan bertolak ke Jakarta pada Selasa (14/7/2026) untuk mengikuti pemusatan latihan bersama 76 Capaska lainnya dari 38 provinsi. Jika berhasil melewati seluruh tahapan, mereka akan menjadi bagian dari pasukan yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, 17 Agustus 2026.
Rizqy merupakan siswa MAN Insan Cendekia Kabupaten Siak, sedangkan Arifa adalah siswi SMAN 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga membawa nama harum Provinsi Riau di panggung nasional.
Bagi Rizqy, pencapaian ini memiliki makna yang sangat istimewa. Ia tercatat sebagai putra daerah pertama dari Kabupaten Siak yang berhasil menembus seleksi Paskibraka hingga tingkat nasional.
"Sebagai utusan dari Kabupaten Siak dan menjadi yang pertama dalam sejarah menembus Istana Negara, saya sangat bangga. Saya ingin membuktikan bahwa anak daerah juga mampu menjadi yang terbaik. Pesan orang tua agar selalu lebih baik dari mereka menjadi motivasi terbesar saya," ujarnya.
Perjalanan menuju titik ini bukanlah sesuatu yang mudah. Selama berbulan-bulan, Rizqy menjalani latihan fisik setiap pagi, memperdalam wawasan kebangsaan pada malam hari, sembari tetap menjaga prestasi akademiknya di sekolah. Seluruh pengorbanan itu dilakukan demi satu tujuan, mengharumkan nama Riau, khususnya Kabupaten Siak.
Semangat yang sama juga dimiliki Arifa Rahma Maulydha. Siswi asal Indragiri Hilir itu mengaku harus melewati proses seleksi yang panjang dan penuh tantangan, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga akhirnya terpilih mewakili Riau di tingkat nasional.
"Persiapannya bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan wawasan kebangsaan. Menjadi Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan karakter yang baik. Saat nama saya diumumkan lolos ke tingkat nasional, saya benar-benar tidak menyangka. Rasanya sangat bahagia dan bangga," tuturnya.
Kini, Arifa membawa impian yang lebih besar. Ia berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik selama masa karantina di Jakarta dan dipercaya mengemban posisi prestisius sebagai pembawa baki bendera pusaka pada upacara kenegaraan.
Dalam sambutannya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih kedua pelajar tersebut. Menurutnya, terpilih menjadi Capaska Tingkat Pusat merupakan kehormatan yang hanya diraih oleh pelajar-pelajar terbaik dari seluruh Indonesia.
"Di bahu kalian ada amanah besar untuk menjaga kehormatan dan nama baik Riau. Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Tunjukkan bahwa generasi muda Riau memiliki integritas, disiplin, semangat juang, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya," pesan SF Hariyanto.
Ia juga mengingatkan Rizqy dan Arifa agar menjaga kesehatan, mempersiapkan fisik dan mental dengan baik, serta tidak meninggalkan ibadah selama menjalani pemusatan latihan yang dipimpin Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dan doa agar keduanya mampu menjalankan tugas dengan baik hingga sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara. SF Hariyanto berharap keberhasilan Rizqy dan Arifa menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Riau untuk terus berprestasi dan berani mengejar mimpi hingga ke tingkat nasional. (why)