logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / HUKUM
Kapolda, Kajati dan Pangdam Satukan Langkah, Sinergi Penegakan Hukum di Riau Diperkuat
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo salam komando di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (13/7/2026). (Foto: Rico)
Kapolda, Kajati dan Pangdam Satukan Langkah, Sinergi Penegakan Hukum di Riau Diperkuat
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 13 Juli 2026 | 18:15:54

PEKANBARU – Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai mempertegas komitmen memperkuat sinergi dalam penegakan hukum di Provinsi Riau. Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (13/7/2026) pagi.

Pertemuan tersebut tak sekadar menjadi agenda silaturahmi antarpimpinan lembaga. Di tengah beragam tantangan penegakan hukum, ketiga institusi menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi agar setiap proses hukum berjalan profesional, transparan, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana mengatakan sinergi antarlembaga penegak hukum menjadi modal utama dalam memastikan setiap tahapan penanganan perkara dapat berlangsung efektif dan akuntabel.

iklan-view

Menurutnya, koordinasi yang kuat tidak hanya memperlancar proses penegakan hukum, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan kepolisian dan kejaksaan merupakan dua pilar utama dalam sistem peradilan pidana yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

"Kepolisian dan Kejaksaan merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana. Karena itu, sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat," kata Herry.

Ia menilai hubungan kerja yang solid antarlembaga juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Provinsi Riau.

Herry mengatakan pihaknya berkomitmen terus memperkuat koordinasi dan saling mendukung sesuai tugas serta kewenangan masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"Kami sepakat untuk terus membangun hubungan kerja yang solid, saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif dan berintegritas," ujarnya.

Menurut Herry, komunikasi yang intensif dan semangat kebersamaan menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.

"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi merupakan wujud komitmen bersama untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan penegakan hukum yang semakin dipercaya masyarakat," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo beserta jajaran turut hadir memperkuat soliditas tiga institusi. Ketiganya sepakat menjaga kolaborasi lintas lembaga agar penegakan hukum di Riau berjalan lebih efektif, profesional, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. (ric)

Home / Hukum
Kapolda, Kajati dan Pangdam Satukan Langkah, Sinergi Penegakan Hukum di Riau Diperkuat
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 13 Juli 2026 | 18:15:54
Kapolda, Kajati dan Pangdam Satukan Langkah, Sinergi Penegakan Hukum di Riau Diperkuat
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo salam komando di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (13/7/2026). (Foto: Rico)

PEKANBARU – Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai mempertegas komitmen memperkuat sinergi dalam penegakan hukum di Provinsi Riau. Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Senin (13/7/2026) pagi.

Pertemuan tersebut tak sekadar menjadi agenda silaturahmi antarpimpinan lembaga. Di tengah beragam tantangan penegakan hukum, ketiga institusi menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi agar setiap proses hukum berjalan profesional, transparan, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana mengatakan sinergi antarlembaga penegak hukum menjadi modal utama dalam memastikan setiap tahapan penanganan perkara dapat berlangsung efektif dan akuntabel.

Menurutnya, koordinasi yang kuat tidak hanya memperlancar proses penegakan hukum, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan kepolisian dan kejaksaan merupakan dua pilar utama dalam sistem peradilan pidana yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

"Kepolisian dan Kejaksaan merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana. Karena itu, sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat," kata Herry.

Ia menilai hubungan kerja yang solid antarlembaga juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Provinsi Riau.

Herry mengatakan pihaknya berkomitmen terus memperkuat koordinasi dan saling mendukung sesuai tugas serta kewenangan masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"Kami sepakat untuk terus membangun hubungan kerja yang solid, saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif dan berintegritas," ujarnya.

Menurut Herry, komunikasi yang intensif dan semangat kebersamaan menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.

"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi merupakan wujud komitmen bersama untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan penegakan hukum yang semakin dipercaya masyarakat," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo beserta jajaran turut hadir memperkuat soliditas tiga institusi. Ketiganya sepakat menjaga kolaborasi lintas lembaga agar penegakan hukum di Riau berjalan lebih efektif, profesional, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. (ric)