logo
Kasino di Nagoya Batam Digerebek: 10 WNA dan 187 WNI Diamankan, Polisi Sita Rp7, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Gerebek Transaksi Narkoba di Kebun Sawit, Dua Pria Ditangkap Ba Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Bawa 15 PMI Ilegal, 13 Orang Selamat d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga RW 016 Tobekgodang Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Beragam Kegi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Speedboat Berpenumpang PMI Ilegal Terbalik Dihantam Badai di Perairan Rupat, 3 O Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Gempa Susulan Menggoyang NTT, Terbaru Berkekuatan M5,2 Minggu Pagi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harimau Belum Masuk Perangkap, Warga Danai Diminta Tak Lengah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / DPRD Riau
BK DPRD Riau Segera Bahas Insiden Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet
Keributan yang terjadi antara pendukung Parisman Ikhawan dan Indra Gunawan Eet beberapa waktu lalu
BK DPRD Riau Segera Bahas Insiden Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 19 Juli 2026 | 19:46:31

PEKANBARU-Pasca keributan yang terjadi antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan dan anggota DPRD Riau Indra Gunawan Eet, Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau akan segera menggelar rapat bersama.

Langkah ini adalah bagian dari proses penegakan kode etik dan tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Riau, Imustiar, mengatakan penanganan persoalan tersebut akan dilakukan secara profesional dengan berpedoman pada mekanisme yang telah diatur dalam peraturan DPRD. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran etik harus diproses sesuai prosedur tanpa mengesampingkan asas keadilan bagi seluruh pihak.

iklan-view

"Seluruh proses akan mengacu pada tata tertib, kode etik, dan mekanisme yang berlaku di DPRD Riau. Itu menjadi pedoman utama Badan Kehormatan dalam menjalankan tugas," kata Imustiar, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan, tahapan pertama yang akan dilakukan adalah menggelar rapat internal bersama seluruh anggota Badan Kehormatan. Dalam rapat tersebut, BK akan membahas langkah-langkah yang akan ditempuh, termasuk menentukan jadwal serta mekanisme pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam insiden tersebut.

Menurut Imustiar, setelah rapat internal selesai, Badan Kehormatan akan melanjutkan proses sesuai tata beracara yang telah ditetapkan. Seluruh tahapan pemeriksaan akan dilakukan secara objektif dan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Kami akan membahasnya terlebih dahulu dalam rapat Badan Kehormatan. Setelah itu, proses berjalan sesuai aturan dan tata beracara yang telah ditetapkan," ujarnya.

Insiden yang melibatkan Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet menjadi perhatian publik setelah keduanya terlibat ketegangan saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu. Perdebatan yang berlangsung memanas bahkan nyaris berujung adu fisik sehingga mengundang sorotan berbagai pihak.

Peristiwa tersebut memicu harapan agar Badan Kehormatan dapat mengambil langkah tegas demi menjaga marwah lembaga legislatif. Penanganan kasus ini juga dinilai penting untuk memastikan seluruh anggota DPRD tetap menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan sikap yang mencerminkan fungsi serta kehormatan sebagai wakil rakyat.

Hingga kini, Badan Kehormatan DPRD Riau belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan rapat maupun agenda pemanggilan para pihak yang terlibat. Namun, BK memastikan seluruh proses akan dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar menghasilkan keputusan yang adil serta dapat dipertanggungjawabkan.(*)

Home / News
BK DPRD Riau Segera Bahas Insiden Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 19 Juli 2026 | 19:46:31
BK DPRD Riau Segera Bahas Insiden Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet
Keributan yang terjadi antara pendukung Parisman Ikhawan dan Indra Gunawan Eet beberapa waktu lalu

PEKANBARU-Pasca keributan yang terjadi antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan dan anggota DPRD Riau Indra Gunawan Eet, Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau akan segera menggelar rapat bersama.

Langkah ini adalah bagian dari proses penegakan kode etik dan tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Riau, Imustiar, mengatakan penanganan persoalan tersebut akan dilakukan secara profesional dengan berpedoman pada mekanisme yang telah diatur dalam peraturan DPRD. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran etik harus diproses sesuai prosedur tanpa mengesampingkan asas keadilan bagi seluruh pihak.

"Seluruh proses akan mengacu pada tata tertib, kode etik, dan mekanisme yang berlaku di DPRD Riau. Itu menjadi pedoman utama Badan Kehormatan dalam menjalankan tugas," kata Imustiar, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan, tahapan pertama yang akan dilakukan adalah menggelar rapat internal bersama seluruh anggota Badan Kehormatan. Dalam rapat tersebut, BK akan membahas langkah-langkah yang akan ditempuh, termasuk menentukan jadwal serta mekanisme pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam insiden tersebut.

Menurut Imustiar, setelah rapat internal selesai, Badan Kehormatan akan melanjutkan proses sesuai tata beracara yang telah ditetapkan. Seluruh tahapan pemeriksaan akan dilakukan secara objektif dan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Kami akan membahasnya terlebih dahulu dalam rapat Badan Kehormatan. Setelah itu, proses berjalan sesuai aturan dan tata beracara yang telah ditetapkan," ujarnya.

Insiden yang melibatkan Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet menjadi perhatian publik setelah keduanya terlibat ketegangan saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beberapa waktu lalu. Perdebatan yang berlangsung memanas bahkan nyaris berujung adu fisik sehingga mengundang sorotan berbagai pihak.

Peristiwa tersebut memicu harapan agar Badan Kehormatan dapat mengambil langkah tegas demi menjaga marwah lembaga legislatif. Penanganan kasus ini juga dinilai penting untuk memastikan seluruh anggota DPRD tetap menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan sikap yang mencerminkan fungsi serta kehormatan sebagai wakil rakyat.

Hingga kini, Badan Kehormatan DPRD Riau belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan rapat maupun agenda pemanggilan para pihak yang terlibat. Namun, BK memastikan seluruh proses akan dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar menghasilkan keputusan yang adil serta dapat dipertanggungjawabkan.(*)