
PEKANBARU - Suasana akhir pekan di Kota Pekanbaru terasa berbeda. Ratusan pecinta satwa bersama keluarga memadati arena Pets Day Out 2026 yang digelar pada 25–26 Juli 2026, di Mal Ciputra.
Festival hasil kolaborasi komunitas pecinta hewan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau ini bukan sekadar pameran satwa, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan.
Pengunjung disuguhkan beragam koleksi satwa, mulai dari kucing, anjing, ikan hias, hingga berbagai jenis reptil eksotis yang berhasil mencuri perhatian. Banyak di antara pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan satwa sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai cara perawatan yang benar.

Salah satu stan yang paling ramai diserbu pengunjung adalah Retic Pekanbaru, komunitas pecinta reptil yang telah lama aktif di Kota Pekanbaru. Komunitas ini menghadirkan beragam koleksi reptil, seperti kura-kura Sulcata, kura-kura CST, biawak Sumatra, biawak Sumbawa, iguana, gecko, hingga ular sanca sepanjang tiga meter yang menjadi daya tarik utama festival.

Anggota Retic Pekanbaru, Eko Wijaya, mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap reptil. Menurutnya, masih banyak orang yang menganggap reptil sebagai hewan yang berbahaya, padahal setiap jenis satwa memiliki karakter yang bisa dipahami apabila dikenali dengan benar.
"Melalui festival ini kami ingin memberikan edukasi agar masyarakat mengetahui cara memperlakukan reptil dengan baik dan benar, sehingga tidak lagi memandangnya hanya sebagai hewan yang menakutkan," ujarnya, Minggu (26/7/2026), di lokasi kegiatan.
Antusiasme pengunjung juga datang dari luar daerah. Iqbal, pegiat alam asal Payakumbuh, Sumatera Barat, mengaku sengaja datang ke Pekanbaru untuk menghadiri Pets Day Out 2026. Ia ingin memperluas pengetahuannya tentang satwa liar, khususnya reptil, agar lebih memahami cara penanganan sekaligus pentingnya upaya pelestarian.

Tak hanya menghadirkan pameran satwa, panitia juga menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi hewan mamalia. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa.
Melalui kegiatan ini, Pets Day Out 2026 diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan dunia satwa, sekaligus membangun pemahaman bahwa setiap hewan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan layak diperlakukan dengan penuh tanggung jawab. (why)


PEKANBARU - Suasana akhir pekan di Kota Pekanbaru terasa berbeda. Ratusan pecinta satwa bersama keluarga memadati arena Pets Day Out 2026 yang digelar pada 25–26 Juli 2026, di Mal Ciputra.
Festival hasil kolaborasi komunitas pecinta hewan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau ini bukan sekadar pameran satwa, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan.
Pengunjung disuguhkan beragam koleksi satwa, mulai dari kucing, anjing, ikan hias, hingga berbagai jenis reptil eksotis yang berhasil mencuri perhatian. Banyak di antara pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan satwa sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai cara perawatan yang benar.
Salah satu stan yang paling ramai diserbu pengunjung adalah Retic Pekanbaru, komunitas pecinta reptil yang telah lama aktif di Kota Pekanbaru. Komunitas ini menghadirkan beragam koleksi reptil, seperti kura-kura Sulcata, kura-kura CST, biawak Sumatra, biawak Sumbawa, iguana, gecko, hingga ular sanca sepanjang tiga meter yang menjadi daya tarik utama festival.

Anggota Retic Pekanbaru, Eko Wijaya, mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap reptil. Menurutnya, masih banyak orang yang menganggap reptil sebagai hewan yang berbahaya, padahal setiap jenis satwa memiliki karakter yang bisa dipahami apabila dikenali dengan benar.
"Melalui festival ini kami ingin memberikan edukasi agar masyarakat mengetahui cara memperlakukan reptil dengan baik dan benar, sehingga tidak lagi memandangnya hanya sebagai hewan yang menakutkan," ujarnya, Minggu (26/7/2026), di lokasi kegiatan.
Antusiasme pengunjung juga datang dari luar daerah. Iqbal, pegiat alam asal Payakumbuh, Sumatera Barat, mengaku sengaja datang ke Pekanbaru untuk menghadiri Pets Day Out 2026. Ia ingin memperluas pengetahuannya tentang satwa liar, khususnya reptil, agar lebih memahami cara penanganan sekaligus pentingnya upaya pelestarian.

Tak hanya menghadirkan pameran satwa, panitia juga menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi hewan mamalia. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa.
Melalui kegiatan ini, Pets Day Out 2026 diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan dunia satwa, sekaligus membangun pemahaman bahwa setiap hewan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan layak diperlakukan dengan penuh tanggung jawab. (why)