logo
● Bila Menemukan Tambang Diduga Ilegal di Riau, Begini Cara Lapor ke Dinas ESDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BMKG Ingatkan Warga Soal Hujan Lebat dan Petir di Riau Hari Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dua Perempuan Diamankan di Kafe Dumai, Polisi Sita 8 Pil Ekstasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Ribuan Warga Riau Terserang DBD, 23 Meninggal Dunia hingga Juli 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Titik Api Karhutla Riau Nihil, OMC Terus Digencarkan untuk Cegah Api Kembali Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Saat Negara Berhemat, Mengapa Birokrasi Bertambah? Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Terseret Arus 459 Km dari Lokasi Tenggelam, Dua Korban KM Virgo Ditemukan di Suk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SIAK
Pencarian 3 Hari Berakhir Duka, Remaja 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal
Foto ilustrasi (akal imitasi / Gemini)
Pencarian 3 Hari Berakhir Duka, Remaja 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 7 Agustus 2026 | 14:13:38

PEKANBARU - Pencarian terhadap remaja berinisial MSS (13) yang hilang setelah tenggelam di Sungai Siak, Kabupaten Siak, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 04.38 WIB di wilayah hulu, tepatnya Kelurahan Kampung Rempak. Lokasi penemuan berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam di depan Taman Singapura, Kabupaten Siak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian.

iklan-view

“Korban ditemukan di hulu, Kelurahan Kampung Rempak, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian,” kata Budi, Jumat (7/8/2026).

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tengku Rafian untuk proses selanjutnya. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Raja Kecik untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh personel dan unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.

Budi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu proses pencarian, termasuk BPBD Kabupaten Siak serta masyarakat yang turut terlibat di lapangan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat mulai dari BPBD Siak dan seluruh masyarakat yang membantu pencarian,” ujarnya.

Sebelumnya, MSS dilaporkan tenggelam saat berenang bersama dua orang temannya di Sungai Siak pada Rabu (5/8/2026). Ketiganya diketahui berenang ketika kondisi air sungai sedang mengalami pasang tinggi.

Saat kejadian, korban berada cukup jauh dari kedua temannya. Diduga korban kemudian terseret arus hingga hanyut dan tenggelam.

Kedua teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberitahukan kepada ayah korban. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak terkait hingga dilakukan operasi pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama unsur gabungan dengan menyisir kawasan sungai hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga.

Penemuan korban sekaligus menutup operasi SAR yang sebelumnya dilakukan untuk mencari MSS setelah dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Siak. (**/mcr)

Home / News
Pencarian 3 Hari Berakhir Duka, Remaja 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 7 Agustus 2026 | 14:13:38
Pencarian 3 Hari Berakhir Duka, Remaja 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal
Foto ilustrasi (akal imitasi / Gemini)

PEKANBARU - Pencarian terhadap remaja berinisial MSS (13) yang hilang setelah tenggelam di Sungai Siak, Kabupaten Siak, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 04.38 WIB di wilayah hulu, tepatnya Kelurahan Kampung Rempak. Lokasi penemuan berjarak sekitar tiga kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam di depan Taman Singapura, Kabupaten Siak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian.

“Korban ditemukan di hulu, Kelurahan Kampung Rempak, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian,” kata Budi, Jumat (7/8/2026).

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tengku Rafian untuk proses selanjutnya. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Raja Kecik untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh personel dan unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.

Budi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu proses pencarian, termasuk BPBD Kabupaten Siak serta masyarakat yang turut terlibat di lapangan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat mulai dari BPBD Siak dan seluruh masyarakat yang membantu pencarian,” ujarnya.

Sebelumnya, MSS dilaporkan tenggelam saat berenang bersama dua orang temannya di Sungai Siak pada Rabu (5/8/2026). Ketiganya diketahui berenang ketika kondisi air sungai sedang mengalami pasang tinggi.

Saat kejadian, korban berada cukup jauh dari kedua temannya. Diduga korban kemudian terseret arus hingga hanyut dan tenggelam.

Kedua teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberitahukan kepada ayah korban. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak terkait hingga dilakukan operasi pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama unsur gabungan dengan menyisir kawasan sungai hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga.

Penemuan korban sekaligus menutup operasi SAR yang sebelumnya dilakukan untuk mencari MSS setelah dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Siak. (**/mcr)