
PEKANBARU-Diduga alami tekanan mental setelah berselisih dengan orang tuanya, seorang remaja putri berinisial DN (18) nekat melompat dari atas Jembatan Siak I atau Jembatan Leighton ke Sungai Siak. Beruntung tubuhnya berhasil diselamatkan tim patroli Mako Ditpolairud Polda Riau.
"Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman awal, terungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Korban mengaku tengah mengalami tekanan mental yang cukup berat akibat perselisihan yang dialaminya dengan orang tua," Wadirpolairud Polda Riau, AKBP Angga Febrian Herlambang.
Aksi pemyelamatan tim Ditpolairud ini berlangsung sekitar pukul 15.05 WIB Rabu sore di bawah jembatan Leigton I. Saat itu, kondisi tubuh DN terombang-ambing melawan arus sungai Siak.

"Petugas segera mendekati posisi korban dan melemparkan pelampung (life jacket) serta tali evakuasi. Dengan keahlian serta kesigapan tim di lapangan, remaja berstatus pelajar tersebut berhasil ditarik dan dievakuasi ke atas kapal Shiptender 06 dalam keadaan bernyawa," ujar Angga.
Korban yang berhasil diselamatkan segera dilarikan ke Mako Ditpolairud Polda Riau untuk mendapatkan pertolongan pertama serta penanganan medis guna memastikan kondisi fisiknya tetap stabil pasca-insiden tersebut.
Setelah situasi dipastikan aman serta korban diberikan penanganan psikologis dan mediasi awal, pihak Ditpolairud Polda Riau akhirnya menyerahkan kembali remaja tersebut kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat dan sehat.



PEKANBARU-Diduga alami tekanan mental setelah berselisih dengan orang tuanya, seorang remaja putri berinisial DN (18) nekat melompat dari atas Jembatan Siak I atau Jembatan Leighton ke Sungai Siak. Beruntung tubuhnya berhasil diselamatkan tim patroli Mako Ditpolairud Polda Riau.
"Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman awal, terungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Korban mengaku tengah mengalami tekanan mental yang cukup berat akibat perselisihan yang dialaminya dengan orang tua," Wadirpolairud Polda Riau, AKBP Angga Febrian Herlambang.
Aksi pemyelamatan tim Ditpolairud ini berlangsung sekitar pukul 15.05 WIB Rabu sore di bawah jembatan Leigton I. Saat itu, kondisi tubuh DN terombang-ambing melawan arus sungai Siak.
"Petugas segera mendekati posisi korban dan melemparkan pelampung (life jacket) serta tali evakuasi. Dengan keahlian serta kesigapan tim di lapangan, remaja berstatus pelajar tersebut berhasil ditarik dan dievakuasi ke atas kapal Shiptender 06 dalam keadaan bernyawa," ujar Angga.
Korban yang berhasil diselamatkan segera dilarikan ke Mako Ditpolairud Polda Riau untuk mendapatkan pertolongan pertama serta penanganan medis guna memastikan kondisi fisiknya tetap stabil pasca-insiden tersebut.
Setelah situasi dipastikan aman serta korban diberikan penanganan psikologis dan mediasi awal, pihak Ditpolairud Polda Riau akhirnya menyerahkan kembali remaja tersebut kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat dan sehat.