
PEKANBARU-Harga emas di sejumlah pedagang emas di Pekanbaru mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, turunnya harga belum mampu mendorong peningkatan minat masyarakat untuk membeli emas.
Salah seorang pedagang emas di Pekanbaru, Nabil, mengatakan harga emas saat ini berada di kisaran Rp5,6 juta per gram. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
Meski harga mengalami penurunan, menurut Nabil, kondisi pasar masih cenderung sepi. Transaksi penjualan emas justru lebih banyak dibandingkan pembelian.
“Sekarang pembeli turun, biasanya lebih banyak yang jual emas,” kata Nabil.
Ia menyebut, masyarakat yang datang ke toko emas masih melakukan transaksi, tetapi jumlahnya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Sebagian konsumen memilih menjual emas yang dimiliki dibandingkan menambah kepemilikan.
Sementara untuk pembelian, emas 22 karat dengan kadar sekitar 50 persen menjadi salah satu jenis yang cukup banyak diminati masyarakat.
Menurut Nabil, keputusan masyarakat membeli emas tidak selalu bergantung pada pergerakan harga. Saat harga mengalami kenaikan pun masih terdapat konsumen yang tetap melakukan pembelian.
“Kalau harga emas naik, ada juga yang beli,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan harga emas belum secara langsung berdampak terhadap peningkatan transaksi pembelian di tingkat pedagang.
Di sisi lain, aktivitas masyarakat yang menjual emas masih relatif lebih ramai. Penjualan emas dapat dilakukan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, sehingga transaksi tidak sepenuhnya mengikuti pola ketika harga turun atau naik.
Penurunan harga emas sendiri menjadi perhatian masyarakat karena emas selama ini tidak hanya dipandang sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai salah satu instrumen penyimpanan nilai.
Namun, berdasarkan pantauan pedagang, harga yang lebih rendah belum cukup untuk membuat pasar emas di Pekanbaru kembali ramai. Pedagang masih menunggu perubahan kondisi pasar dan meningkatnya daya beli masyarakat.
Dengan demikian, meski harga emas telah turun ke kisaran Rp5,6 juta per gram, transaksi di lapangan masih didominasi aktivitas penjualan. Minat pembelian belum menunjukkan lonjakan berarti.



PEKANBARU-Harga emas di sejumlah pedagang emas di Pekanbaru mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, turunnya harga belum mampu mendorong peningkatan minat masyarakat untuk membeli emas.
Salah seorang pedagang emas di Pekanbaru, Nabil, mengatakan harga emas saat ini berada di kisaran Rp5,6 juta per gram. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
Meski harga mengalami penurunan, menurut Nabil, kondisi pasar masih cenderung sepi. Transaksi penjualan emas justru lebih banyak dibandingkan pembelian.
“Sekarang pembeli turun, biasanya lebih banyak yang jual emas,” kata Nabil.
Ia menyebut, masyarakat yang datang ke toko emas masih melakukan transaksi, tetapi jumlahnya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Sebagian konsumen memilih menjual emas yang dimiliki dibandingkan menambah kepemilikan.
Sementara untuk pembelian, emas 22 karat dengan kadar sekitar 50 persen menjadi salah satu jenis yang cukup banyak diminati masyarakat.
Menurut Nabil, keputusan masyarakat membeli emas tidak selalu bergantung pada pergerakan harga. Saat harga mengalami kenaikan pun masih terdapat konsumen yang tetap melakukan pembelian.
“Kalau harga emas naik, ada juga yang beli,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan harga emas belum secara langsung berdampak terhadap peningkatan transaksi pembelian di tingkat pedagang.
Di sisi lain, aktivitas masyarakat yang menjual emas masih relatif lebih ramai. Penjualan emas dapat dilakukan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, sehingga transaksi tidak sepenuhnya mengikuti pola ketika harga turun atau naik.
Penurunan harga emas sendiri menjadi perhatian masyarakat karena emas selama ini tidak hanya dipandang sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai salah satu instrumen penyimpanan nilai.
Namun, berdasarkan pantauan pedagang, harga yang lebih rendah belum cukup untuk membuat pasar emas di Pekanbaru kembali ramai. Pedagang masih menunggu perubahan kondisi pasar dan meningkatnya daya beli masyarakat.
Dengan demikian, meski harga emas telah turun ke kisaran Rp5,6 juta per gram, transaksi di lapangan masih didominasi aktivitas penjualan. Minat pembelian belum menunjukkan lonjakan berarti.