logo
Musnahkan Narkoba Rp80 Miliar, Polres Bengkalis Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dukung Arahan Presiden Prabowo, BSI Sediakan Tabungan Bebas Biaya Admin untuk Ma Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / NASIONAL
BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang NTT, NTB-Sulsel-Sultra Masuk Peringatan Tsunami
Ilustrasi intensitas gempa. (Foto: Istimewa)
BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang NTT, NTB-Sulsel-Sultra Masuk Peringatan Tsunami
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 15 Agustus 2026 | 06:08:03

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa kuat tersebut.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB. Episenter gempa berada di sekitar 30-38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan koordinat sekitar 8,33-8,35 derajat Lintang Selatan dan 121,32-121,37 derajat Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat sekitar 15 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah. Daerah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

iklan-view

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain bagian utara Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Ende, dan Sikka di NTT serta Selayar di Sulawesi Selatan. BMKG juga telah melakukan pemodelan awal terkait potensi waktu tiba gelombang tsunami di sejumlah wilayah terdampak.

BMKG meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari BMKG, BNPB, serta BPBD setempat. Masyarakat di wilayah yang mendapat peringatan diminta segera mengikuti instruksi evakuasi apabila diarahkan oleh petugas.

"Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Ikuti arahan peringatan dini tsunami dari BPBD, BNPB dan BMKG," demikian imbauan BMKG seperti dikutip dari metrotvnews. (*)

Home / News
BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang NTT, NTB-Sulsel-Sultra Masuk Peringatan Tsunami
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 15 Agustus 2026 | 06:08:03
BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang NTT, NTB-Sulsel-Sultra Masuk Peringatan Tsunami
Ilustrasi intensitas gempa. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa kuat tersebut.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB. Episenter gempa berada di sekitar 30-38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan koordinat sekitar 8,33-8,35 derajat Lintang Selatan dan 121,32-121,37 derajat Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat sekitar 15 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah. Daerah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain bagian utara Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Ende, dan Sikka di NTT serta Selayar di Sulawesi Selatan. BMKG juga telah melakukan pemodelan awal terkait potensi waktu tiba gelombang tsunami di sejumlah wilayah terdampak.

BMKG meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari BMKG, BNPB, serta BPBD setempat. Masyarakat di wilayah yang mendapat peringatan diminta segera mengikuti instruksi evakuasi apabila diarahkan oleh petugas.

"Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat. Ikuti arahan peringatan dini tsunami dari BPBD, BNPB dan BMKG," demikian imbauan BMKG seperti dikutip dari metrotvnews. (*)