logo
Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Hendak Transaksi Sabu di Kebun Karet Kampar Kiri, Pria Dan Wanita Ini Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PADANG
BREAKING NEWS: Gempa M6,1 Guncang Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Ilustrasi.
BREAKING NEWS: Gempa M6,1 Guncang Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 18 Agustus 2026 | 13:44:56

PADANG - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumatera Barat, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.02 WIB. Getaran gempa yang cukup kuat itu dirasakan masyarakat di Kota Padang.

Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.02.23 WIB dengan lokasi 0,65 Lintang Selatan dan 98,32 Bujur Timur, atau sekitar 147 kilometer tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara. Gempa berada pada kedalaman 29 kilometer.

BMKG mencatat informasi gempa bumi secara real-time dan terus melakukan pemutakhiran terhadap parameter kejadian.

iklan-view

Di Kota Padang, getaran gempa dilaporkan cukup kuat hingga membuat sejumlah warga dan pekerja berhamburan keluar dari bangunan. Salah satunya terjadi di lingkungan PT Semen Padang.

Fahmi, salah seorang pekerja, mengatakan getaran gempa terasa cukup kencang dan membuat orang-orang yang sedang bekerja panik.

“Gempanya cukup kencang dan membuat takut. Orang-orang langsung berlari ke luar,” kata Fahmi seperti dikutip dari katasumbar.

Ia mengatakan, getaran yang terjadi membuat para pekerja memilih meninggalkan ruangan dan mencari tempat yang lebih terbuka sebagai langkah antisipasi.

Tidak hanya di lingkungan perkantoran dan tempat kerja, getaran gempa juga dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Padang. Kondisi tersebut kembali memunculkan rasa khawatir warga.

Sejumlah masyarakat mengaku masih memiliki trauma terhadap berbagai peristiwa gempa yang terjadi sebelumnya. Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas gempa juga menjadi perhatian publik setelah rangkaian gempa mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.

Getaran gempa yang dirasakan di Padang membuat sebagian warga spontan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri. Peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap ancaman gempa bumi yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa yang getarannya dirasakan di Kota Padang.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)

Home / News
BREAKING NEWS: Gempa M6,1 Guncang Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 18 Agustus 2026 | 13:44:56
BREAKING NEWS: Gempa M6,1 Guncang Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Ilustrasi.

PADANG - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumatera Barat, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.02 WIB. Getaran gempa yang cukup kuat itu dirasakan masyarakat di Kota Padang.

Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.02.23 WIB dengan lokasi 0,65 Lintang Selatan dan 98,32 Bujur Timur, atau sekitar 147 kilometer tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara. Gempa berada pada kedalaman 29 kilometer.

BMKG mencatat informasi gempa bumi secara real-time dan terus melakukan pemutakhiran terhadap parameter kejadian.

Di Kota Padang, getaran gempa dilaporkan cukup kuat hingga membuat sejumlah warga dan pekerja berhamburan keluar dari bangunan. Salah satunya terjadi di lingkungan PT Semen Padang.

Fahmi, salah seorang pekerja, mengatakan getaran gempa terasa cukup kencang dan membuat orang-orang yang sedang bekerja panik.

“Gempanya cukup kencang dan membuat takut. Orang-orang langsung berlari ke luar,” kata Fahmi seperti dikutip dari katasumbar.

Ia mengatakan, getaran yang terjadi membuat para pekerja memilih meninggalkan ruangan dan mencari tempat yang lebih terbuka sebagai langkah antisipasi.

Tidak hanya di lingkungan perkantoran dan tempat kerja, getaran gempa juga dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Padang. Kondisi tersebut kembali memunculkan rasa khawatir warga.

Sejumlah masyarakat mengaku masih memiliki trauma terhadap berbagai peristiwa gempa yang terjadi sebelumnya. Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas gempa juga menjadi perhatian publik setelah rangkaian gempa mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.

Getaran gempa yang dirasakan di Padang membuat sebagian warga spontan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri. Peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap ancaman gempa bumi yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa yang getarannya dirasakan di Kota Padang.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)