logo
Akademisi Kritik Penanganan Karhutla Riau: Jangan Sekadar Padamkan Api Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / KUANSING
Kolaborasi dengan SMKN 2 Teluk Kuantan, Pekanbarutv Tayangkan Siaran Langsung Pacu Jalur 2026
Pacu Jalur 2026 digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, mulai 19 Agustus hingga 23 Agustus 2026. (Foto: Ist)
Kolaborasi dengan SMKN 2 Teluk Kuantan, Pekanbarutv Tayangkan Siaran Langsung Pacu Jalur 2026
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ferdy mahdavikia
Rubrik: news | 19 Agustus 2026 | 18:39:54

TELUK KUANTAN - Gemuruh suara pendayung, sorak penonton dan hentakan langkah di Tepian Narosa kembali menjadi bagian dari denyut Festival Pacu Jalur 2026 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Sebanyak 204 jalur dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia ambil bagian dalam festival budaya dan olahraga yang telah mendunia tersebut. Perlombaan berlangsung mulai Rabu (19/8/2026) hingga babak final pada Minggu (23/8/2026).

Namun, kemeriahan Pacu Jalur tahun ini tidak hanya dirasakan oleh ribuan warga yang memadati Tepian Narosa. Bagi mereka yang tidak sempat datang langsung, semangat perlombaan juga bisa disaksikan melalui layar.

Pekanbarutv.com ikut membawa kemeriahan Pacu Jalur 2026 ke rumah-rumah penonton melalui siaran langsung atau live streaming dari Tepian Narosa. Tayangan tersebut dapat disaksikan melalui kanal streaming Pekanbarutv.com setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kita live streaming mulai 19 Agustus, hari ini, hingga babak final pada Minggu 23 Agustus mendatang,” kata Pemimpin Redaksi Pekanbarutv.com, Tun Akhyar, Rabu (19/8/2026).

Di balik siaran langsung tersebut, ada semangat dan kerja keras para siswa SMKN 2 Teluk Kuantan. Kolaborasi Pekanbarutv.com dengan sekolah kejuruan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan Pacu Jalur secara lebih luas kepada masyarakat.

Bagi SMKN 2 Teluk Kuantan, keterlibatan dalam siaran langsung Pacu Jalur bukan pengalaman pertama. Tahun ini merupakan kali kedua sekolah tersebut ikut memproduksi siaran langsung setelah sebelumnya terlibat pada Festival Pacu Jalur 2025.

“Iya, ini tahun kedua kami menyiarkan langsung pacu jalur setelah tahun 2025 silam,” ujar Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 2 Teluk Kuantan, Randi Nuari.

Menariknya, keterlibatan para siswa tidak hanya berada di depan kamera. Mereka justru banyak bekerja di balik layar, memastikan seluruh perangkat siaran dapat berjalan dengan baik selama perlombaan berlangsung.

Tim dari SMKN 2 Teluk Kuantan diterjunkan untuk mendukung berbagai kebutuhan produksi, mulai dari peliputan, wawancara, kamera hingga jaringan dan instalasi kabel fiber optik (FO).

“Ada dari jurusan DKV, TKJ dan jurusan lainnya,” kata Randi.

Bagi para siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari di sekolah diterapkan dalam sebuah produksi siaran berskala besar.

Pacu Jalur pun akhirnya bukan hanya menjadi arena bagi para pendayung untuk menunjukkan kekuatan dan kekompakan di atas sungai. Festival ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Kuantan Singingi untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang teknologi, komunikasi dan produksi media.

SMKN 2 Teluk Kuantan yang dipimpin Kepala Sekolah Bobby Hendrawadi, S.Pd., saat ini memiliki 1.315 siswa serta sekitar 100 guru dan tenaga kependidikan.

Selain DKV dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), sekolah tersebut juga memiliki enam jurusan lainnya, yakni Akuntansi, Pemasaran, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Perhotelan, Kuliner serta Tata Busana.

Melalui kolaborasi ini, denyut Pacu Jalur 2026 tidak hanya terdengar dari Tepian Narosa. Ia juga mengalir melalui kamera, jaringan internet dan layar digital, membawa semangat budaya Kuantan Singingi kepada penonton yang berada jauh dari tepian sungai. (fer)

Home / News
Kolaborasi dengan SMKN 2 Teluk Kuantan, Pekanbarutv Tayangkan Siaran Langsung Pacu Jalur 2026
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ferdy mahdavikia
Rubrik: news | 19 Agustus 2026 | 18:39:54
Kolaborasi dengan SMKN 2 Teluk Kuantan, Pekanbarutv Tayangkan Siaran Langsung Pacu Jalur 2026
Pacu Jalur 2026 digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, mulai 19 Agustus hingga 23 Agustus 2026. (Foto: Ist)

TELUK KUANTAN - Gemuruh suara pendayung, sorak penonton dan hentakan langkah di Tepian Narosa kembali menjadi bagian dari denyut Festival Pacu Jalur 2026 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Sebanyak 204 jalur dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia ambil bagian dalam festival budaya dan olahraga yang telah mendunia tersebut. Perlombaan berlangsung mulai Rabu (19/8/2026) hingga babak final pada Minggu (23/8/2026).

Namun, kemeriahan Pacu Jalur tahun ini tidak hanya dirasakan oleh ribuan warga yang memadati Tepian Narosa. Bagi mereka yang tidak sempat datang langsung, semangat perlombaan juga bisa disaksikan melalui layar.

Pekanbarutv.com ikut membawa kemeriahan Pacu Jalur 2026 ke rumah-rumah penonton melalui siaran langsung atau live streaming dari Tepian Narosa. Tayangan tersebut dapat disaksikan melalui kanal streaming Pekanbarutv.com setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kita live streaming mulai 19 Agustus, hari ini, hingga babak final pada Minggu 23 Agustus mendatang,” kata Pemimpin Redaksi Pekanbarutv.com, Tun Akhyar, Rabu (19/8/2026).

Di balik siaran langsung tersebut, ada semangat dan kerja keras para siswa SMKN 2 Teluk Kuantan. Kolaborasi Pekanbarutv.com dengan sekolah kejuruan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan Pacu Jalur secara lebih luas kepada masyarakat.

Bagi SMKN 2 Teluk Kuantan, keterlibatan dalam siaran langsung Pacu Jalur bukan pengalaman pertama. Tahun ini merupakan kali kedua sekolah tersebut ikut memproduksi siaran langsung setelah sebelumnya terlibat pada Festival Pacu Jalur 2025.

“Iya, ini tahun kedua kami menyiarkan langsung pacu jalur setelah tahun 2025 silam,” ujar Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 2 Teluk Kuantan, Randi Nuari.

Menariknya, keterlibatan para siswa tidak hanya berada di depan kamera. Mereka justru banyak bekerja di balik layar, memastikan seluruh perangkat siaran dapat berjalan dengan baik selama perlombaan berlangsung.

Tim dari SMKN 2 Teluk Kuantan diterjunkan untuk mendukung berbagai kebutuhan produksi, mulai dari peliputan, wawancara, kamera hingga jaringan dan instalasi kabel fiber optik (FO).

“Ada dari jurusan DKV, TKJ dan jurusan lainnya,” kata Randi.

Bagi para siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari di sekolah diterapkan dalam sebuah produksi siaran berskala besar.

Pacu Jalur pun akhirnya bukan hanya menjadi arena bagi para pendayung untuk menunjukkan kekuatan dan kekompakan di atas sungai. Festival ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Kuantan Singingi untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang teknologi, komunikasi dan produksi media.

SMKN 2 Teluk Kuantan yang dipimpin Kepala Sekolah Bobby Hendrawadi, S.Pd., saat ini memiliki 1.315 siswa serta sekitar 100 guru dan tenaga kependidikan.

Selain DKV dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), sekolah tersebut juga memiliki enam jurusan lainnya, yakni Akuntansi, Pemasaran, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Perhotelan, Kuliner serta Tata Busana.

Melalui kolaborasi ini, denyut Pacu Jalur 2026 tidak hanya terdengar dari Tepian Narosa. Ia juga mengalir melalui kamera, jaringan internet dan layar digital, membawa semangat budaya Kuantan Singingi kepada penonton yang berada jauh dari tepian sungai. (fer)