logo
Usai Santap MBG, Siswa Karo Hilang Ingatan dan Dirujuk ke RSCM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Akademisi Kritik Penanganan Karhutla Riau: Jangan Sekadar Padamkan Api Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
APBD 2027 Mulai Dibahas, Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin
APBD 2027 Mulai Dibahas, Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 19 Agustus 2026 | 21:55:35

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membahas rancangan draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 di Gedung DPRD. Pembahana draf APBD ini juga termasuk proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) untuk tahun mendatang.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Selasa (18/8/2026), mengatakan, berdasarkan pembahasan bersama kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam rapat Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (R-KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (R-PPAS) APBD Kota Pekanbaru Tahun 2027, target PAD tahun ini sebesar Rp1,3 triliun diproyeksikan dapat tercapai.

"Mudah-mudahan target tahun depan bisa meningkat menjadi sekitar Rp1,4 triliun," ujarnya.

iklan-view

Peningkatan target PAD tersebut akan diikuti dengan sejumlah upaya tambahan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Namun, peningkatan PAD tidak boleh dilakukan dengan membebani masyarakat.

"Wali kota telah mengingatkan agar kebijakan peningkatan PAD tetap memperhatikan kondisi masyarakat. Jangan sampai pemko mengejar PAD, tetapi memberatkan atau menekan rakyat dengan kebijakan yang ada," ungkap Ami, sapaan akrabnya.

Pemko Pekanbaru tetap menjalankan sejumlah kebijakan stimulus bagi masyarakat. Stimulus itu di antaranya, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat tertentu, khususnya objek pajak dalam buku satu dengan nilai PBB hingga Rp100 ribu. Selain itu, Pemko juga memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

"Untuk masyarakat yang kurang mampu juga akan banyak stimulus yang diberikan, termasuk pengurangan bahkan menggratiskan pajak-pajak daerah," jelas Ami.

Sedangkab program prioritas hingga akhir tahun ini, Pemko Pekanbaru masih akan fokus menggesa berbagai pelayanan dasar kepada masyarakat. Sektor infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama, terutama pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase.

"Program-program kami terutama di layanan dasar, seperti infrastruktur, jalan, dan drainase. Begitu juga dengan urusan pendidikan dan kesehatan," ucap Ami.(*)

Home / News
APBD 2027 Mulai Dibahas, Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 19 Agustus 2026 | 21:55:35
APBD 2027 Mulai Dibahas, Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin

PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membahas rancangan draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 di Gedung DPRD. Pembahana draf APBD ini juga termasuk proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) untuk tahun mendatang.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Selasa (18/8/2026), mengatakan, berdasarkan pembahasan bersama kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam rapat Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (R-KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (R-PPAS) APBD Kota Pekanbaru Tahun 2027, target PAD tahun ini sebesar Rp1,3 triliun diproyeksikan dapat tercapai.

"Mudah-mudahan target tahun depan bisa meningkat menjadi sekitar Rp1,4 triliun," ujarnya.

Peningkatan target PAD tersebut akan diikuti dengan sejumlah upaya tambahan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Namun, peningkatan PAD tidak boleh dilakukan dengan membebani masyarakat.

"Wali kota telah mengingatkan agar kebijakan peningkatan PAD tetap memperhatikan kondisi masyarakat. Jangan sampai pemko mengejar PAD, tetapi memberatkan atau menekan rakyat dengan kebijakan yang ada," ungkap Ami, sapaan akrabnya.

Pemko Pekanbaru tetap menjalankan sejumlah kebijakan stimulus bagi masyarakat. Stimulus itu di antaranya, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat tertentu, khususnya objek pajak dalam buku satu dengan nilai PBB hingga Rp100 ribu. Selain itu, Pemko juga memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

"Untuk masyarakat yang kurang mampu juga akan banyak stimulus yang diberikan, termasuk pengurangan bahkan menggratiskan pajak-pajak daerah," jelas Ami.

Sedangkab program prioritas hingga akhir tahun ini, Pemko Pekanbaru masih akan fokus menggesa berbagai pelayanan dasar kepada masyarakat. Sektor infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama, terutama pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase.

"Program-program kami terutama di layanan dasar, seperti infrastruktur, jalan, dan drainase. Begitu juga dengan urusan pendidikan dan kesehatan," ucap Ami.(*)