logo
Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Hendak Transaksi Sabu di Kebun Karet Kampar Kiri, Pria Dan Wanita Ini Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pilkades Serentak Pelalawan Digelar 18 November, 43 Desa Mulai Siapkan Panitia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Uji Cairan X Fire untuk Padamkan Bara Karhutla di Lahan Gambut Pelala Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / LINGKUNGAN
WALHI Bawa Semangat Pulihkan Indonesia ke Pekanbaru, Ribuan Orang Bersiap Suarakan Keadilan Ekologis
Panggung Gerakan Pulihkan Indonesia, salah satu rangkaian kegiatan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) 2026 di Kota Pekanbaru, Riau, pada 21–25 Agustus 2026. (Foto: Ist/WALHI)
WALHI Bawa Semangat Pulihkan Indonesia ke Pekanbaru, Ribuan Orang Bersiap Suarakan Keadilan Ekologis
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: lingkungan | 20 Agustus 2026 | 22:50:45

PEKANBARU - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) akan menggelar Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) 2026 di Kota Pekanbaru, Riau, pada 21–25 Agustus 2026.

Mengusung tema “Gerakan Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis”, rangkaian kegiatan ini menjadi ruang bagi WALHI dan masyarakat sipil untuk memperkuat gerakan lingkungan, menyuarakan perlindungan ruang hidup rakyat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih berkeadilan.

Pekan Rakyat Lingkungan Hidup akan berlangsung pada 21–23 Agustus, sedangkan KNLH digelar 23–25 Agustus di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau, Pekanbaru.

WALHI dalam relis yang diterima Pekanbarutv.com, Kamis (20/8/2026), menyebutkan, pembukaan kegiatan akan diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah dan masyarakat Riau. Agenda dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk “Pulihkan Indonesia: Keadilan Ekologis untuk Rakyat dan Alam”.

Selain seminar, WALHI menyiapkan tiga diskusi tematik yang membahas krisis iklim dan bencana ekologis, transisi energi berkeadilan serta perjuangan masyarakat adat mempertahankan ruang hidup di tengah tekanan pembangunan dan industri ekstraktif.

Rangkaian kegiatan juga diisi Konferensi Orang Muda pada 22 Agustus. Forum ini menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menyatukan suara dan menyusun tuntutan terkait kerusakan lingkungan serta keadilan antargenerasi.

Puncak kegiatan publik akan ditandai Kirab Budaya Keadilan Ekologis pada 23 Agustus di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru. Sekitar 1.000 peserta dari kalangan pelajar, masyarakat adat dan masyarakat umum dijadwalkan ambil bagian dalam kirab tersebut.

Dalam kegiatan itu, orang muda dan masyarakat adat akan menyampaikan deklarasi serta tuntutan terkait perlindungan lingkungan dan hak masyarakat adat.

WALHI juga menghadirkan Panggung Gerakan Pulihkan Indonesia, yang mempertemukan seniman dan musisi lokal maupun nasional melalui pertunjukan seni dan budaya untuk menyuarakan pesan keadilan ekologis.

Sementara itu, KNLH menjadi forum internal tertinggi WALHI setelah Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH). Forum yang diikuti sekitar 106 peserta dari unsur Dewan Nasional, Eksekutif Nasional, Eksekutif Daerah dan Dewan Daerah tersebut akan mengevaluasi program organisasi sekaligus merumuskan arah gerakan WALHI ke depan.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, WALHI ingin menjadikan Pekanbaru sebagai ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan pemulihan lingkungan, memperjuangkan ruang hidup rakyat dan mendorong terwujudnya keadilan ekologis di Indonesia. (*)

WALHI Bawa Semangat Pulihkan Indonesia ke Pekanbaru, Ribuan Orang Bersiap Suarakan Keadilan Ekologis
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: lingkungan | 20 Agustus 2026 | 22:50:45
WALHI Bawa Semangat Pulihkan Indonesia ke Pekanbaru, Ribuan Orang Bersiap Suarakan Keadilan Ekologis
Panggung Gerakan Pulihkan Indonesia, salah satu rangkaian kegiatan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) 2026 di Kota Pekanbaru, Riau, pada 21–25 Agustus 2026. (Foto: Ist/WALHI)

PEKANBARU - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) akan menggelar Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) 2026 di Kota Pekanbaru, Riau, pada 21–25 Agustus 2026.

Mengusung tema “Gerakan Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis”, rangkaian kegiatan ini menjadi ruang bagi WALHI dan masyarakat sipil untuk memperkuat gerakan lingkungan, menyuarakan perlindungan ruang hidup rakyat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih berkeadilan.

Pekan Rakyat Lingkungan Hidup akan berlangsung pada 21–23 Agustus, sedangkan KNLH digelar 23–25 Agustus di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau, Pekanbaru.

WALHI dalam relis yang diterima Pekanbarutv.com, Kamis (20/8/2026), menyebutkan, pembukaan kegiatan akan diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah dan masyarakat Riau. Agenda dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk “Pulihkan Indonesia: Keadilan Ekologis untuk Rakyat dan Alam”.

Selain seminar, WALHI menyiapkan tiga diskusi tematik yang membahas krisis iklim dan bencana ekologis, transisi energi berkeadilan serta perjuangan masyarakat adat mempertahankan ruang hidup di tengah tekanan pembangunan dan industri ekstraktif.

Rangkaian kegiatan juga diisi Konferensi Orang Muda pada 22 Agustus. Forum ini menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menyatukan suara dan menyusun tuntutan terkait kerusakan lingkungan serta keadilan antargenerasi.

Puncak kegiatan publik akan ditandai Kirab Budaya Keadilan Ekologis pada 23 Agustus di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru. Sekitar 1.000 peserta dari kalangan pelajar, masyarakat adat dan masyarakat umum dijadwalkan ambil bagian dalam kirab tersebut.

Dalam kegiatan itu, orang muda dan masyarakat adat akan menyampaikan deklarasi serta tuntutan terkait perlindungan lingkungan dan hak masyarakat adat.

WALHI juga menghadirkan Panggung Gerakan Pulihkan Indonesia, yang mempertemukan seniman dan musisi lokal maupun nasional melalui pertunjukan seni dan budaya untuk menyuarakan pesan keadilan ekologis.

Sementara itu, KNLH menjadi forum internal tertinggi WALHI setelah Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH). Forum yang diikuti sekitar 106 peserta dari unsur Dewan Nasional, Eksekutif Nasional, Eksekutif Daerah dan Dewan Daerah tersebut akan mengevaluasi program organisasi sekaligus merumuskan arah gerakan WALHI ke depan.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, WALHI ingin menjadikan Pekanbaru sebagai ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan pemulihan lingkungan, memperjuangkan ruang hidup rakyat dan mendorong terwujudnya keadilan ekologis di Indonesia. (*)