logo
Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Melonjak Jadi 317 Titik, Indragiri Hulu Tertinggi Capai 154 Titik Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Hari Dicari Belum Berjejak, Keberadaan 5 Jurnalis dan 3 Kru di Sekitar Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kopdes Merah Putih Diklaim Tak Matikan UMKM, Disperindagkop UKM: Justru Jadi Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Pemrov Riau Dukung KKR Pemuda, Target 15.000 Jemaat Hadir di Rumbai
Penitia KKR audiensi dengan Plt Gubernur SF Hariyanto di Gedung VIP Lancang Kuning Pekanbaru. (Foto: Istimewa).
Pemrov Riau Dukung KKR Pemuda, Target 15.000 Jemaat Hadir di Rumbai
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Abdul Haris
Rubrik: news | 21 Agustus 2026 | 13:36:48

PEKANBARU-Kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pemuda Riau dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026 di Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai, Pekanbaru.

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungan terhadap agenda yang menyasar kalangan muda tersebut. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang ibadah dan doa bersama untuk bangsa dan masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Ketua Umum Panitia KKR Pemuda se-Provinsi Riau, Fanny Jossy Kusumo mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ibadah. Panitia juga mengajak anak-anak muda di Riau untuk berkumpul dan berdoa bersama.

iklan-view

Fanny menyampaikan hal itu setelah melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto di Gedung VIP Lancang Kuning, kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Fanny, doa bersama dalam KKR juga akan diarahkan untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kegiatan ibadah yang membawa anak anak muda di Provinsi Riau agar mereka beribadah bersama kita juga mendoakan bangsa Indonesia, mendoakan Riau dan kemudian kita mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini terkena bencana di NTT," kata Fanny.

Agenda tersebut menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan pemuda dari berbagai wilayah di Riau dalam sebuah kegiatan keagamaan berskala besar.

Panitia berharap, kegiatan itu dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan sosial yang terjadi di berbagai daerah.

Dikatakan, KKR Pemuda Riau juga memiliki tujuan untuk merangkul anak-anak muda agar menjalani kehidupan yang dinilai lebih baik melalui pengenalan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Menurut dia, keberlanjutan kegiatan untuk kalangan muda penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Harapan kami kegiatan ini dapat terus berlangsung terus untuk anak-anak muda, sehingga bermanfaat untuk bangsanya," ujar Fanny.

Target 15.000 Jemaat

KKR Pemuda Riau diinisiasi Fanny Jossy Kusumo bersama Badan Kerjasama Gereja-Gereja di Riau (BKGR).

Dalam pelaksanaannya, BKGR menargetkan sekitar 15.000 jemaat menghadiri kegiatan yang akan dipusatkan di Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai tersebut.

Target kehadiran tersebut menunjukkan bahwa KKR dirancang sebagai kegiatan dengan cakupan peserta yang cukup besar. Kalangan pemuda menjadi salah satu kelompok utama yang menjadi sasaran kegiatan.

Bagi panitia, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dari pelaksanaan KKR. Selain menjalankan kegiatan ibadah, pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk membangun kebersamaan.

Rangkaian doa juga akan mencakup berbagai persoalan yang berkaitan dengan bangsa dan daerah. Riau menjadi salah satu fokus doa, selain Indonesia secara umum dan masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Dukungan Pemerintah Provinsi Riau disampaikan dalam audiensi panitia dengan Plt Gubernur Riau. Pertemuan tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.

Dengan jadwal pelaksanaan yang masih beberapa bulan ke depan, persiapan KKR Pemuda Riau akan menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.

Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai dipilih sebagai lokasi pelaksanaan. Tempat tersebut nantinya menjadi pusat berkumpulnya jemaat yang mengikuti kegiatan KKR Pemuda se-Provinsi Riau.

Panitia menargetkan sekitar 15.000 jemaat hadir. Jumlah tersebut sekaligus menjadi gambaran skala kegiatan yang sedang dipersiapkan oleh panitia bersama BKGR.

Fanny menegaskan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlangsung untuk kalangan anak muda. Ia menempatkan keberlanjutan kegiatan sebagai salah satu tujuan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam satu pelaksanaan.

KKR Pemuda Riau dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026. Selain menjadi kegiatan ibadah, agenda tersebut juga membawa pesan doa untuk bangsa, Riau, serta masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana alam. (*)

Home / News
Pemrov Riau Dukung KKR Pemuda, Target 15.000 Jemaat Hadir di Rumbai
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Abdul Haris
Rubrik: news | 21 Agustus 2026 | 13:36:48
Pemrov Riau Dukung KKR Pemuda, Target 15.000 Jemaat Hadir di Rumbai
Penitia KKR audiensi dengan Plt Gubernur SF Hariyanto di Gedung VIP Lancang Kuning Pekanbaru. (Foto: Istimewa).

PEKANBARU-Kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pemuda Riau dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026 di Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai, Pekanbaru.

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungan terhadap agenda yang menyasar kalangan muda tersebut. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang ibadah dan doa bersama untuk bangsa dan masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Ketua Umum Panitia KKR Pemuda se-Provinsi Riau, Fanny Jossy Kusumo mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ibadah. Panitia juga mengajak anak-anak muda di Riau untuk berkumpul dan berdoa bersama.

Fanny menyampaikan hal itu setelah melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto di Gedung VIP Lancang Kuning, kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Fanny, doa bersama dalam KKR juga akan diarahkan untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kegiatan ibadah yang membawa anak anak muda di Provinsi Riau agar mereka beribadah bersama kita juga mendoakan bangsa Indonesia, mendoakan Riau dan kemudian kita mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini terkena bencana di NTT," kata Fanny.

Agenda tersebut menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan pemuda dari berbagai wilayah di Riau dalam sebuah kegiatan keagamaan berskala besar.

Panitia berharap, kegiatan itu dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan sosial yang terjadi di berbagai daerah.

Dikatakan, KKR Pemuda Riau juga memiliki tujuan untuk merangkul anak-anak muda agar menjalani kehidupan yang dinilai lebih baik melalui pengenalan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Menurut dia, keberlanjutan kegiatan untuk kalangan muda penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Harapan kami kegiatan ini dapat terus berlangsung terus untuk anak-anak muda, sehingga bermanfaat untuk bangsanya," ujar Fanny.

Target 15.000 Jemaat

KKR Pemuda Riau diinisiasi Fanny Jossy Kusumo bersama Badan Kerjasama Gereja-Gereja di Riau (BKGR).

Dalam pelaksanaannya, BKGR menargetkan sekitar 15.000 jemaat menghadiri kegiatan yang akan dipusatkan di Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai tersebut.

Target kehadiran tersebut menunjukkan bahwa KKR dirancang sebagai kegiatan dengan cakupan peserta yang cukup besar. Kalangan pemuda menjadi salah satu kelompok utama yang menjadi sasaran kegiatan.

Bagi panitia, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dari pelaksanaan KKR. Selain menjalankan kegiatan ibadah, pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk membangun kebersamaan.

Rangkaian doa juga akan mencakup berbagai persoalan yang berkaitan dengan bangsa dan daerah. Riau menjadi salah satu fokus doa, selain Indonesia secara umum dan masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Dukungan Pemerintah Provinsi Riau disampaikan dalam audiensi panitia dengan Plt Gubernur Riau. Pertemuan tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.

Dengan jadwal pelaksanaan yang masih beberapa bulan ke depan, persiapan KKR Pemuda Riau akan menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.

Stadion Kaharuddin Nasution Sport Centre Rumbai dipilih sebagai lokasi pelaksanaan. Tempat tersebut nantinya menjadi pusat berkumpulnya jemaat yang mengikuti kegiatan KKR Pemuda se-Provinsi Riau.

Panitia menargetkan sekitar 15.000 jemaat hadir. Jumlah tersebut sekaligus menjadi gambaran skala kegiatan yang sedang dipersiapkan oleh panitia bersama BKGR.

Fanny menegaskan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlangsung untuk kalangan anak muda. Ia menempatkan keberlanjutan kegiatan sebagai salah satu tujuan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam satu pelaksanaan.

KKR Pemuda Riau dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026. Selain menjadi kegiatan ibadah, agenda tersebut juga membawa pesan doa untuk bangsa, Riau, serta masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana alam. (*)