logo
Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 3.056 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, Pemko Perpanjang PJJ di Tengah Kabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Tenaga Kerja
Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dalam kegiatan di BBPVP Medan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Ist/kemnaker)
Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: ekonomi | 21 Agustus 2026 | 18:00:51

MEDAN - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan memperkuat kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK) yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah daerah, dunia industri, lembaga pendidikan, dan berbagai mitra.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan, kolaborasi lintas sektor penting untuk memperluas jangkauan pelatihan sekaligus memastikan keterampilan yang diberikan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

iklan-view

“Sinergi ini memperluas jangkauan pelatihan dan memastikan bahwa keterampilan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Afriansyah dalam kegiatan di BBPVP Medan, Kamis (20/8/2026).

Afriansyah juga berpesan kepada peserta agar memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan untuk memperkuat keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi dunia kerja.

“Serap ilmu sungguh-sungguh, karena keterampilan yang Anda peroleh di sini adalah bekal berharga untuk masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah turut menutup pelatihan Housekeeping yang diselenggarakan BBPVP Medan bekerja sama dengan Yayasan PLAN International Indonesia, dengan peserta dari kalangan penyandang disabilitas.

Ia mengapresiasi para pese rta yang telah menyelesaikan pelatihan dan mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi serta kepercayaan diri.

Adapun pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan BBPVP Medan mencakup sejumlah bidang, antara lain pariwisata, bisnis dan manajemen, smart supply chain, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui pelatihan tersebut, Kemnaker terus memperkuat kompetensi tenaga kerja agar keterampilan yang dimiliki semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. (rls)

Home / Ekonomi
Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: ekonomi | 21 Agustus 2026 | 18:00:51
Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dalam kegiatan di BBPVP Medan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Ist/kemnaker)

MEDAN - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan memperkuat kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK) yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah daerah, dunia industri, lembaga pendidikan, dan berbagai mitra.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan, kolaborasi lintas sektor penting untuk memperluas jangkauan pelatihan sekaligus memastikan keterampilan yang diberikan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Sinergi ini memperluas jangkauan pelatihan dan memastikan bahwa keterampilan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Afriansyah dalam kegiatan di BBPVP Medan, Kamis (20/8/2026).

Afriansyah juga berpesan kepada peserta agar memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan untuk memperkuat keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi dunia kerja.

“Serap ilmu sungguh-sungguh, karena keterampilan yang Anda peroleh di sini adalah bekal berharga untuk masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah turut menutup pelatihan Housekeeping yang diselenggarakan BBPVP Medan bekerja sama dengan Yayasan PLAN International Indonesia, dengan peserta dari kalangan penyandang disabilitas.

Ia mengapresiasi para pese rta yang telah menyelesaikan pelatihan dan mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi serta kepercayaan diri.

Adapun pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan BBPVP Medan mencakup sejumlah bidang, antara lain pariwisata, bisnis dan manajemen, smart supply chain, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui pelatihan tersebut, Kemnaker terus memperkuat kompetensi tenaga kerja agar keterampilan yang dimiliki semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. (rls)