logo
Usai Santap MBG, Siswa Karo Hilang Ingatan dan Dirujuk ke RSCM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Akademisi Kritik Penanganan Karhutla Riau: Jangan Sekadar Padamkan Api Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Kuantan Singingi
Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
evakuasi jasad Adam Firmansyah (ft:MCR)
Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 22 Agustus 2026 | 14:14:57

KUANTAN SINGINGI-Tim SAR Gabungan menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus saat berenang di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Korban berinisial AF (17), warga Desa Jake, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian berlangsung selama dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Saat itu, AF diketahui sedang berenang bersama sejumlah rekannya di Sungai Kuantan. Namun, korban diduga terbawa arus dan kemudian menghilang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 16.15 WIB. Tim SAR yang sedang melaksanakan Siaga SAR Khusus Pacu Jalur Kuantan Singingi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Pada hari pertama, petugas menyisir sejumlah area di sekitar lokasi kejadian. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat (21/8/2026) dengan menyusuri aliran Sungai Kuantan menuju arah hilir.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban sekitar 800 meter dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah ditemukan, jasad AF langsung dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Teluk Kuantan untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian selanjutnya kembali ke kesatuan masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar aliran sungai. Arus sungai yang berubah-ubah dapat membahayakan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang atau tidak memahami kondisi arus di lokasi.(*)

Home / News
Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 22 Agustus 2026 | 14:14:57
Dua Hari Dicari, Remaja 17 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kuantan
evakuasi jasad Adam Firmansyah (ft:MCR)

KUANTAN SINGINGI-Tim SAR Gabungan menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus saat berenang di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Korban berinisial AF (17), warga Desa Jake, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian berlangsung selama dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Saat itu, AF diketahui sedang berenang bersama sejumlah rekannya di Sungai Kuantan. Namun, korban diduga terbawa arus dan kemudian menghilang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 16.15 WIB. Tim SAR yang sedang melaksanakan Siaga SAR Khusus Pacu Jalur Kuantan Singingi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Pada hari pertama, petugas menyisir sejumlah area di sekitar lokasi kejadian. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat (21/8/2026) dengan menyusuri aliran Sungai Kuantan menuju arah hilir.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban sekitar 800 meter dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah ditemukan, jasad AF langsung dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Teluk Kuantan untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian selanjutnya kembali ke kesatuan masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar aliran sungai. Arus sungai yang berubah-ubah dapat membahayakan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang atau tidak memahami kondisi arus di lokasi.(*)