logo
Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Hendak Transaksi Sabu di Kebun Karet Kampar Kiri, Pria Dan Wanita Ini Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pilkades Serentak Pelalawan Digelar 18 November, 43 Desa Mulai Siapkan Panitia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / KESEHATAN
Terdampak Asap Karhutla: Ratusan Warga Pekanbaru dan Tiga Daerah di Riau Terserang ISPA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli saat diwawancarai awak media usai rapat penanganan karhutla di ruang rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbarutv)
Terdampak Asap Karhutla: Ratusan Warga Pekanbaru dan Tiga Daerah di Riau Terserang ISPA
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: lingkungan | 23 Agustus 2026 | 17:02:15

PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mencatat adanya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah wilayah yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Zulkifli mengatakan, terdapat empat wilayah yang terdampak yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tercatat 211 kasus pada 19 Agustus, kemudian 71 kasus pada 20 Agustus, dan 108 kasus pada 21 Agustus. 

iklan-view

Sementara itu, per 22 Agustus 2026 tercatat sekitar 55 kasus ISPA di empat wilayah tersebut.

"Tanggal 19 Agustus sekitar 211 kasus, tanggal 20 ada 71 kasus, dan tanggal 21 ada 108 kasus, " ujar Zulkifli usai rapat penanganan karhutla di ruang rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026).

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau terus melakukan langkah preventif.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan.

"Khusus yang punya riwayat ganguan sistem pernafasan ini perlu agar meminimalisir untuk keluar rumah karena takutnya asap itu menjadi faktor pencetus," lanjutnya.

Di sisi lain, pihaknya telah memastikan ketersediaan sebanyak 120 ribu masker.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 ribu masker telah didistribusikan ke Kabupaten Pelalawan yang menjadi salah satu wilayah terdampak karhutla.

"Hari kemarin punya 120 ribu masker dan sudah kita dropping ke Pelalawan 10 ribu," ucapnya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan untuk memetakan ibu hamil dan bayi yang terdampak, guna menyalurkan bantuan. (har)

Terdampak Asap Karhutla: Ratusan Warga Pekanbaru dan Tiga Daerah di Riau Terserang ISPA
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: lingkungan | 23 Agustus 2026 | 17:02:15
Terdampak Asap Karhutla: Ratusan Warga Pekanbaru dan Tiga Daerah di Riau Terserang ISPA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli saat diwawancarai awak media usai rapat penanganan karhutla di ruang rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mencatat adanya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah wilayah yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Zulkifli mengatakan, terdapat empat wilayah yang terdampak yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tercatat 211 kasus pada 19 Agustus, kemudian 71 kasus pada 20 Agustus, dan 108 kasus pada 21 Agustus. 

Sementara itu, per 22 Agustus 2026 tercatat sekitar 55 kasus ISPA di empat wilayah tersebut.

"Tanggal 19 Agustus sekitar 211 kasus, tanggal 20 ada 71 kasus, dan tanggal 21 ada 108 kasus, " ujar Zulkifli usai rapat penanganan karhutla di ruang rapat Kantor Gubernur Riau pada Minggu, (23/8/2026).

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau terus melakukan langkah preventif.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan.

"Khusus yang punya riwayat ganguan sistem pernafasan ini perlu agar meminimalisir untuk keluar rumah karena takutnya asap itu menjadi faktor pencetus," lanjutnya.

Di sisi lain, pihaknya telah memastikan ketersediaan sebanyak 120 ribu masker.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 ribu masker telah didistribusikan ke Kabupaten Pelalawan yang menjadi salah satu wilayah terdampak karhutla.

"Hari kemarin punya 120 ribu masker dan sudah kita dropping ke Pelalawan 10 ribu," ucapnya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan untuk memetakan ibu hamil dan bayi yang terdampak, guna menyalurkan bantuan. (har)