logo
Kopdes Merah Putih Diklaim Tak Matikan UMKM, Disperindagkop UKM: Justru Jadi Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Optimalisasi Hak Kesehatan WBP, Lapas Bagansiapiapi Gandeng RS Cahaya Ujung Tanj Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
Saat Kabut Asap Parah, Papan ISPU Justru Mati: Videotron Juga Belum Tayangkan Info Kualitas Udara
Papan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di depan Mal Pelayanan Publik kota Pekanbaru mengalami kerusakan. Foto: Abdul Haris/ Pekanbaru TV
RIAU PUNYA CERITA
Saat Kabut Asap Parah, Papan ISPU Justru Mati: Videotron Juga Belum Tayangkan Info Kualitas Udara
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: news | 24 Agustus 2026 | 13:52:57

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto mengatakan informasi mengenai kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk sementara akan ditampilkan melalui videotron. 

Langkah itu diambil setelah papan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang menjadi salah satu acuan untuk mengetahui kondisi kualitas udara mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Hariyanto seusai Apel Pelepasan Personel, Bantuan Medis, dan Dukungan Peralatan Operasi Pemadaman Karhutla di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (24/8/2026).

iklan-view

"Nanti kita usahakan agar masyarakat tahu kondisi sekarang. Informasi mengenai kualitas udara sementara dibagikan melalui videotron," kata Plt. Gubri kepada awak media.

Berdasarkan pantauan jurnalis Pekanbarutv.com, papan ISPU di depan Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru tampak tidak berfungsi.

Sementara itu, videotron di Bundaran Tugu Zapin juga belum menampilkan informasi mengenai kondisi kualitas udara Riau.

Di tengah kondisi tersebut, Pemprov Riau telah meliburkan siswa sekolah dasar (SD) sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap karhutla. Kebijakan serupa untuk siswa sekolah menengah atas (SMA) disebut akan segera diputuskan.

SF Hariyanto mengatakan keputusan mengenai aktivitas sekolah perlu didasarkan pada data kualitas udara dan pertimbangan dampaknya terhadap kesehatan. (har)

Home / News
RIAU PUNYA CERITA
Saat Kabut Asap Parah, Papan ISPU Justru Mati: Videotron Juga Belum Tayangkan Info Kualitas Udara
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: news | 24 Agustus 2026 | 13:52:57
Saat Kabut Asap Parah, Papan ISPU Justru Mati: Videotron Juga Belum Tayangkan Info Kualitas Udara
Papan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di depan Mal Pelayanan Publik kota Pekanbaru mengalami kerusakan. Foto: Abdul Haris/ Pekanbaru TV

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto mengatakan informasi mengenai kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk sementara akan ditampilkan melalui videotron. 

Langkah itu diambil setelah papan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang menjadi salah satu acuan untuk mengetahui kondisi kualitas udara mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Hariyanto seusai Apel Pelepasan Personel, Bantuan Medis, dan Dukungan Peralatan Operasi Pemadaman Karhutla di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (24/8/2026).

"Nanti kita usahakan agar masyarakat tahu kondisi sekarang. Informasi mengenai kualitas udara sementara dibagikan melalui videotron," kata Plt. Gubri kepada awak media.

Berdasarkan pantauan jurnalis Pekanbarutv.com, papan ISPU di depan Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru tampak tidak berfungsi.

Sementara itu, videotron di Bundaran Tugu Zapin juga belum menampilkan informasi mengenai kondisi kualitas udara Riau.

Di tengah kondisi tersebut, Pemprov Riau telah meliburkan siswa sekolah dasar (SD) sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap karhutla. Kebijakan serupa untuk siswa sekolah menengah atas (SMA) disebut akan segera diputuskan.

SF Hariyanto mengatakan keputusan mengenai aktivitas sekolah perlu didasarkan pada data kualitas udara dan pertimbangan dampaknya terhadap kesehatan. (har)