logo
Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Melonjak Jadi 317 Titik, Indragiri Hulu Tertinggi Capai 154 Titik Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Hari Dicari Belum Berjejak, Keberadaan 5 Jurnalis dan 3 Kru di Sekitar Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Jakarta
Empat Kelompok Kepung Gedung DPR Hari Ini, Ini Daftar Tuntutan Mereka
Aksi demonstrasi yang dilakukan di depan gedung DPR RI (ft:Afu.id)
Empat Kelompok Kepung Gedung DPR Hari Ini, Ini Daftar Tuntutan Mereka
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 16:15:45

JAKARTA-Kawasan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, dipadati massa dari berbagai elemen masyarakat pada Kamis (27/8/2026).

Sedikitnya empat kelompok menggelar aksi dengan tuntutan berbeda. Isu yang dibawa mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset hingga kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Aksi tersebut membuat kawasan sekitar kompleks parlemen menjadi salah satu pusat penyampaian aspirasi masyarakat hari ini.

iklan-view

Meski sama-sama turun ke jalan, setiap kelompok membawa agenda dan tuntutan masing-masing.

Berikut empat kelompok yang menggelar aksi di sekitar Gedung DPR RI beserta tuntutannya:

1. AMPB Desak RUU Perampasan Aset Disahkan

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi salah satu kelompok yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

AMPB membawa dua tuntutan utama. Mereka mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Selain itu, massa meminta penerapan hukuman mati bagi koruptor.

AMPB juga meminta DPR memberikan pernyataan sikap secara tertulis. Pernyataan tersebut dinilai penting sebagai bentuk komitmen untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

2. AMDB Soroti Harga Kebutuhan Pokok

Aksi juga dilakukan Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB).

Kelompok ini membawa tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Kedua, AMDB meminta hukuman mati diterapkan bagi koruptor. Ketiga, mereka mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

AMDB sebelumnya dijadwalkan menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kota Depok.

Setelah itu, massa bergerak menuju Jakarta dan bergabung dengan aksi AMPB di depan Gedung DPR RI.

Dalam data aksi, AMDB disebut menyiapkan sedikitnya 2.000 warga untuk mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI.

3. GERAM Bawa 10 Tuntutan

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) juga turun ke jalan di kawasan Senayan.

Massa GERAM terdiri atas elemen mahasiswa dan masyarakat sipil. Mereka membawa sedikitnya 10 tuntutan yang mencakup isu politik, ekonomi, sosial, hingga kebijakan pemerintah.

Salah satu tuntutan GERAM adalah meminta Prabowo-Gibran diadili.

Mereka juga meminta pertanggungjawaban politik atas berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menjadi persoalan bagi masyarakat.

Beragam tuntutan tersebut menunjukkan bahwa aksi di sekitar Gedung DPR RI hari ini tidak hanya berfokus pada satu isu.

Sejumlah kelompok menyoroti pemberantasan korupsi dan RUU Perampasan Aset. Kelompok lainnya membawa persoalan harga kebutuhan pokok serta kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Home / News
Empat Kelompok Kepung Gedung DPR Hari Ini, Ini Daftar Tuntutan Mereka
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 Agustus 2026 | 16:15:45
Empat Kelompok Kepung Gedung DPR Hari Ini, Ini Daftar Tuntutan Mereka
Aksi demonstrasi yang dilakukan di depan gedung DPR RI (ft:Afu.id)

JAKARTA-Kawasan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, dipadati massa dari berbagai elemen masyarakat pada Kamis (27/8/2026).

Sedikitnya empat kelompok menggelar aksi dengan tuntutan berbeda. Isu yang dibawa mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset hingga kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Aksi tersebut membuat kawasan sekitar kompleks parlemen menjadi salah satu pusat penyampaian aspirasi masyarakat hari ini.

Meski sama-sama turun ke jalan, setiap kelompok membawa agenda dan tuntutan masing-masing.

Berikut empat kelompok yang menggelar aksi di sekitar Gedung DPR RI beserta tuntutannya:

1. AMPB Desak RUU Perampasan Aset Disahkan

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi salah satu kelompok yang menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

AMPB membawa dua tuntutan utama. Mereka mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Selain itu, massa meminta penerapan hukuman mati bagi koruptor.

AMPB juga meminta DPR memberikan pernyataan sikap secara tertulis. Pernyataan tersebut dinilai penting sebagai bentuk komitmen untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

2. AMDB Soroti Harga Kebutuhan Pokok

Aksi juga dilakukan Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB).

Kelompok ini membawa tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Kedua, AMDB meminta hukuman mati diterapkan bagi koruptor. Ketiga, mereka mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

AMDB sebelumnya dijadwalkan menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kota Depok.

Setelah itu, massa bergerak menuju Jakarta dan bergabung dengan aksi AMPB di depan Gedung DPR RI.

Dalam data aksi, AMDB disebut menyiapkan sedikitnya 2.000 warga untuk mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI.

3. GERAM Bawa 10 Tuntutan

Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) juga turun ke jalan di kawasan Senayan.

Massa GERAM terdiri atas elemen mahasiswa dan masyarakat sipil. Mereka membawa sedikitnya 10 tuntutan yang mencakup isu politik, ekonomi, sosial, hingga kebijakan pemerintah.

Salah satu tuntutan GERAM adalah meminta Prabowo-Gibran diadili.

Mereka juga meminta pertanggungjawaban politik atas berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menjadi persoalan bagi masyarakat.

Beragam tuntutan tersebut menunjukkan bahwa aksi di sekitar Gedung DPR RI hari ini tidak hanya berfokus pada satu isu.

Sejumlah kelompok menyoroti pemberantasan korupsi dan RUU Perampasan Aset. Kelompok lainnya membawa persoalan harga kebutuhan pokok serta kritik terhadap kebijakan pemerintah.