logo
Akademisi Kritik Penanganan Karhutla Riau: Jangan Sekadar Padamkan Api Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejar Kemiskinan 2 Persen, Pemko Pekanbaru Petakan Wilayah Prioritas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Sita Rp5 Miliar, Nama Ferry Boboho Muncul dalam Penyidikan Kasus Febrie Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Istri Sedang Melahirkan, Pengurus Ponpes Ash-Sholihah Sleman Diduga Perkosa Eks Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kuasa Hukum PT SPRH Divonis 12 Tahun, Korupsi Dana PI PHR Rugikan Negara Rp64,2 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.585, Reli 5 Hari Terhenti di Akhir Pekan, Ancaman The Fed Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ombudsman Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Benchmark Tata Kelola Investasi Nasiona Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berawal dari Jajanan Viral, Mochillpku Raup Omzet Jutaan Rupiah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak
hotspot
265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 29 Agustus 2026 | 13:57:35

PEKANBARU- Sebaran titik panas atau hotspot masih cukup tinggi di Provinsi Riau. Berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 265 hotspot terdeteksi di wilayah Riau.

Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah titik panas paling banyak. BMKG mencatat terdapat 120 hotspot di wilayah tersebut.

Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Riau. Posisi kedua ditempati Kabupaten Indragiri Hilir dengan 67 titik panas.

iklan-view

Sementara itu, hotspot juga ditemukan di sejumlah wilayah lain. Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu masing-masing tercatat memiliki 20 titik.

Kemudian, Kabupaten Kuantan Singingi memiliki 15 hotspot, sedangkan Kabupaten Siak terdeteksi sebanyak 14 titik panas.

Sebaran dengan jumlah lebih rendah terdapat di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu yang masing-masing mencatat 3 hotspot. Kabupaten Kampar memiliki 2 titik, sementara Kota Dumai terpantau 1 hotspot.

Data tersebut menunjukkan titik panas masih tersebar di berbagai wilayah Riau, dengan konsentrasi paling signifikan berada di Pelalawan dan Indragiri Hilir.

Forecaster On Duty BMKG, Indah DN, menyampaikan data hotspot tersebut melalui informasi cuaca dan titik panas Provinsi Riau yang diperbarui pada Sabtu pagi.

Hotspot Sumatera Capai 1.813 Titik

Tidak hanya di Riau, jumlah hotspot yang terpantau di Pulau Sumatera juga masih tinggi. Secara keseluruhan, BMKG mencatat 1.813 titik panas di kawasan Sumatera.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 1.036 titik. Setelah itu, Jambi tercatat memiliki 181 titik, sementara Riau berada di angka 265 hotspot.

Tingginya aktivitas titik panas tersebut turut berlangsung ketika kondisi atmosfer di Riau masih berpotensi mengalami udara kabur pada Sabtu.

BMKG juga memperkirakan peluang hujan ringan masih terbuka, terutama pada sore hingga malam hari. Namun, hujan diprakirakan bersifat lokal dan hanya berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Masyarakat di daerah yang terdapat banyak titik panas diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika kondisi cuaca relatif kering dan jarak pandang menurun akibat kabut atau udara kabur.

Home / News
265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 29 Agustus 2026 | 13:57:35
 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak
hotspot

PEKANBARU- Sebaran titik panas atau hotspot masih cukup tinggi di Provinsi Riau. Berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 265 hotspot terdeteksi di wilayah Riau.

Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah titik panas paling banyak. BMKG mencatat terdapat 120 hotspot di wilayah tersebut.

Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Riau. Posisi kedua ditempati Kabupaten Indragiri Hilir dengan 67 titik panas.

Sementara itu, hotspot juga ditemukan di sejumlah wilayah lain. Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hulu masing-masing tercatat memiliki 20 titik.

Kemudian, Kabupaten Kuantan Singingi memiliki 15 hotspot, sedangkan Kabupaten Siak terdeteksi sebanyak 14 titik panas.

Sebaran dengan jumlah lebih rendah terdapat di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu yang masing-masing mencatat 3 hotspot. Kabupaten Kampar memiliki 2 titik, sementara Kota Dumai terpantau 1 hotspot.

Data tersebut menunjukkan titik panas masih tersebar di berbagai wilayah Riau, dengan konsentrasi paling signifikan berada di Pelalawan dan Indragiri Hilir.

Forecaster On Duty BMKG, Indah DN, menyampaikan data hotspot tersebut melalui informasi cuaca dan titik panas Provinsi Riau yang diperbarui pada Sabtu pagi.

Hotspot Sumatera Capai 1.813 Titik

Tidak hanya di Riau, jumlah hotspot yang terpantau di Pulau Sumatera juga masih tinggi. Secara keseluruhan, BMKG mencatat 1.813 titik panas di kawasan Sumatera.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 1.036 titik. Setelah itu, Jambi tercatat memiliki 181 titik, sementara Riau berada di angka 265 hotspot.

Tingginya aktivitas titik panas tersebut turut berlangsung ketika kondisi atmosfer di Riau masih berpotensi mengalami udara kabur pada Sabtu.

BMKG juga memperkirakan peluang hujan ringan masih terbuka, terutama pada sore hingga malam hari. Namun, hujan diprakirakan bersifat lokal dan hanya berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Masyarakat di daerah yang terdapat banyak titik panas diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika kondisi cuaca relatif kering dan jarak pandang menurun akibat kabut atau udara kabur.