logo
Terjadi di Pekanbaru: Sopir Antre Bio Solar hingga 10 Jam, Masalahnya di Kuota a Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Amplop Suhardiman untuk Raja Juli Belum Berujung Pemanggilan, KPK Fokus Bongkar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dentuman Anak Krakatau Menggelegar hingga Jabar, BNPB: Jangan Panik, Belum Ada P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tol Palindra Tertutup Kabut Asap, Bus Damri Tabrak ALS, Belasan Penumpang Luka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menteri HAM Dorong Kasasi atas Pembatalan Pemecatan Prajurit TNI di Kasus Penyir Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Solar Langka, Kecemasan yang Mengular Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi MTQ Nasional ke-31 di Semarang Diikuti 2.242 Peserta dari Seluruh Indonesia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi di Sumatra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INHIL
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Pelaksanaan Shalat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, di Tembilahan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ade/Pekanbarutv)
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 1 September 2026 | 15:40:49

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, Selasa (1/9/2026) pagi.

Pelaksanaan Shalat Istisqa yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir tersebut dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan diikuti langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa-siswi, serta masyarakat yang memadati Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir.

iklan-view

Pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT berupa turunnya hujan, mengingat Kabupaten Indragiri Hilir masih berada dalam kondisi musim kemarau.

Plh Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengatakan Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama masyarakat di tengah kondisi kemarau serta masih ditemukannya sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk membantu mengurangi dampak musim kemarau serta mencegah terjadinya kondisi yang lebih berbahaya, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya kepada Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Selain berdoa dan memohon turunnya hujan, Yuliantini juga mengingatkan seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan pula melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Yuliantini berharap, melalui ikhtiar spiritual yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir segera mendapatkan curah hujan yang membawa keberkahan sekaligus membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksanaan Shalat Istisqa ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dalam menghadapi kondisi musim kemarau, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. (ade)

Home / News
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: ade prasetia
Rubrik: news | 1 September 2026 | 15:40:49
Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa, Plh Bupati Ajak Masyarakat Bersama-sama Berdoa Turunnya Hujan
Pelaksanaan Shalat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir, di Tembilahan, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ade/Pekanbarutv)

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung, Selasa (1/9/2026) pagi.

Pelaksanaan Shalat Istisqa yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir tersebut dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan diikuti langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Aparatur Sipil Negara (ASN), siswa-siswi, serta masyarakat yang memadati Lapangan Kantor Bupati Indragiri Hilir.

Pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT berupa turunnya hujan, mengingat Kabupaten Indragiri Hilir masih berada dalam kondisi musim kemarau.

Plh Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengatakan Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama masyarakat di tengah kondisi kemarau serta masih ditemukannya sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk membantu mengurangi dampak musim kemarau serta mencegah terjadinya kondisi yang lebih berbahaya, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan rahmat-Nya kepada Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Selain berdoa dan memohon turunnya hujan, Yuliantini juga mengingatkan seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan pula melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Yuliantini berharap, melalui ikhtiar spiritual yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir segera mendapatkan curah hujan yang membawa keberkahan sekaligus membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksanaan Shalat Istisqa ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dalam menghadapi kondisi musim kemarau, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. (ade)