logo
Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
IRGC Gempur Markas Militer Amerika Serikat di Empat Negara Usai Tragedi Pernikahan Berdarah
Militer Iran menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak untuk membalas serangan mematikan AS di sebuah acara pernikahan di negara Republik Islam itu.
IRGC Gempur Markas Militer Amerika Serikat di Empat Negara Usai Tragedi Pernikahan Berdarah
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 2 September 2026 | 16:13:12

Teheran - Militer Iran menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak untuk membalas serangan mematikan AS di sebuah acara pernikahan di negara Republik Islam itu.

"Sebagai tanggapan atas kejahatan ini, para pejuang pemberani dari pasukan darat IRGC, bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Erbil (Irak), dan Bahrain, hari ini meluncurkan serangan ke markas besar dan lokasi komando AS di pangkalan Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone)," demikian Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu.

IRGC menyatakan bahwa insiden tersebut menimbulkan korban jiwa di pihak militer AS.

iklan-view

Serangan yang dilancarkan militer AS sebelumnya menyasar sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, yang terletak di kawasan Selat Hormuz pada hari Selasa dan mengakibatkan sedikitnya lima orang kehilangan nyawa serta melukai lebih dari 60 orang.

Ahmad Nafisi selaku Wakil Gubernur Hormozgan menyampaikan bahwa jumlah korban yang mengalami luka-luka akibat gempuran udara tersebut bertambah drastis.

"Jumlah korban luka dalam serangan militer AS terhadap sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, meningkat jadi 68," kata Nafisi dikutip kantor berita pemerintah, Selasa.

Sebelumnya, Nafisi mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia dari peristiwa di Kuhestak itu tercatat sebanyak empat orang sebelum akhirnya data korban jiwa mengalami pembaruan.

(*)

Home / News
IRGC Gempur Markas Militer Amerika Serikat di Empat Negara Usai Tragedi Pernikahan Berdarah
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 2 September 2026 | 16:13:12
IRGC Gempur Markas Militer Amerika Serikat di Empat Negara Usai Tragedi Pernikahan Berdarah
Militer Iran menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak untuk membalas serangan mematikan AS di sebuah acara pernikahan di negara Republik Islam itu.

Teheran - Militer Iran menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak untuk membalas serangan mematikan AS di sebuah acara pernikahan di negara Republik Islam itu.

"Sebagai tanggapan atas kejahatan ini, para pejuang pemberani dari pasukan darat IRGC, bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Erbil (Irak), dan Bahrain, hari ini meluncurkan serangan ke markas besar dan lokasi komando AS di pangkalan Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone)," demikian Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu.

IRGC menyatakan bahwa insiden tersebut menimbulkan korban jiwa di pihak militer AS.

Serangan yang dilancarkan militer AS sebelumnya menyasar sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, yang terletak di kawasan Selat Hormuz pada hari Selasa dan mengakibatkan sedikitnya lima orang kehilangan nyawa serta melukai lebih dari 60 orang.

Ahmad Nafisi selaku Wakil Gubernur Hormozgan menyampaikan bahwa jumlah korban yang mengalami luka-luka akibat gempuran udara tersebut bertambah drastis.

"Jumlah korban luka dalam serangan militer AS terhadap sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, meningkat jadi 68," kata Nafisi dikutip kantor berita pemerintah, Selasa.

Sebelumnya, Nafisi mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia dari peristiwa di Kuhestak itu tercatat sebanyak empat orang sebelum akhirnya data korban jiwa mengalami pembaruan.

(*)