logo
● PT AIP Komitmen Rp57 Miliar untuk Kebun Masyarakat, Empat Kampung Siak Menanti R Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gedung BWSS III Mulai Dirobohkan, Pemprov Riau Buka Jalan Alternatif Cut Nyak Di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Dumai Gerebek Tiga Titik Rawan Narkoba: 12 Orang Diamankan, 11 Positif Sa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Azis Subekti Desak Bongkar Aktor di Balik Perambahan Tesso Nilo, Penegakan Hukum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dari Polemik Ijazah Gibran: Putusan Mengakhiri Perkara, Siapa Memulihkan Keperca Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dramatis! PSPS Pekanbaru Tekuk PSMS Medan 2-1, Dua Pemain Pengganti Jadi Pahlawa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Mulai Seni Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● UPDATE: Panama Tetapkan Darurat Nasional, Gempa Dahsyat Rusak 426 Rumah dan 419 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Kampar
Beruang Muncul Dekat Permukiman Kampar, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
Tim BBKSDA Riau memasang kandang jerat di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Rabu (2/9/2026) kemarin. (Foto: Dok. BBKSDA)
Beruang Muncul Dekat Permukiman Kampar, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 3 September 2026 | 17:38:49

KAMPAR-Kemunculan seekor beruang di sekitar rumah warga Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, membuat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung bergerak.

Petugas membawa box trap ke lokasi untuk mengantisipasi beruang kembali mendekati kawasan permukiman. Tim BBKSDA Riau tiba di lokasi, Rabu (2/9/2026). Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin mengatakan, laporan warga menyebut beruang terlihat di sekitar permukiman selama beberapa hari.

iklan-view

"Menurut laporan warga, beruang tersebut berada di sekitar permukiman sejak Sabtu malam hingga Rabu pagi," kata Ujang, Kamis (3/9/2026).

BBKSDA Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan
Setelah menerima laporan, petugas mendatangi titik yang disebut warga sebagai lokasi kemunculan satwa tersebut. BBKSDA kemudian menyiapkan perangkap khusus untuk mengantisipasi kemunculan kembali beruang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan konflik antara satwa liar dan masyarakat. Petugas juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah yang harus dilakukan ketika beruang kembali terlihat.

BBKSDA Riau mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mendekati atau mengusir beruang jika satwa tersebut kembali muncul.

Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada perangkat desa apabila melihat keberadaan beruang di sekitar rumah.

Informasi tersebut diperlukan agar petugas dapat melakukan penanganan dengan aman. "Segera laporkan kepada perangkat desa atau pihak BKSDA jika kembali melihat keberadaan beruang di sekitar permukiman," ujar Ujang.

Respons cepat tersebut diharapkan dapat mencegah interaksi langsung antara warga dan satwa liar. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila beruang kembali terlihat mendekati kawasan tempat tinggal. (mcr)

Home / News
Beruang Muncul Dekat Permukiman Kampar, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 3 September 2026 | 17:38:49
Beruang Muncul Dekat Permukiman Kampar, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
Tim BBKSDA Riau memasang kandang jerat di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Rabu (2/9/2026) kemarin. (Foto: Dok. BBKSDA)

KAMPAR-Kemunculan seekor beruang di sekitar rumah warga Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, membuat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung bergerak.

Petugas membawa box trap ke lokasi untuk mengantisipasi beruang kembali mendekati kawasan permukiman. Tim BBKSDA Riau tiba di lokasi, Rabu (2/9/2026). Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin mengatakan, laporan warga menyebut beruang terlihat di sekitar permukiman selama beberapa hari.

"Menurut laporan warga, beruang tersebut berada di sekitar permukiman sejak Sabtu malam hingga Rabu pagi," kata Ujang, Kamis (3/9/2026).

BBKSDA Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan
Setelah menerima laporan, petugas mendatangi titik yang disebut warga sebagai lokasi kemunculan satwa tersebut. BBKSDA kemudian menyiapkan perangkap khusus untuk mengantisipasi kemunculan kembali beruang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan konflik antara satwa liar dan masyarakat. Petugas juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah yang harus dilakukan ketika beruang kembali terlihat.

BBKSDA Riau mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mendekati atau mengusir beruang jika satwa tersebut kembali muncul.

Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada perangkat desa apabila melihat keberadaan beruang di sekitar rumah.

Informasi tersebut diperlukan agar petugas dapat melakukan penanganan dengan aman. "Segera laporkan kepada perangkat desa atau pihak BKSDA jika kembali melihat keberadaan beruang di sekitar permukiman," ujar Ujang.

Respons cepat tersebut diharapkan dapat mencegah interaksi langsung antara warga dan satwa liar. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila beruang kembali terlihat mendekati kawasan tempat tinggal. (mcr)