
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan United Foundation for Global Development (UFGD) tengah menjajaki kemitraan strategis guna mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina serta penyediaan infrastruktur sosial di tanah air.
Langkah sinergis ini terwujud melalui audiensi resmi yang dimediasi oleh Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia. Pertemuan tersebut dirancang untuk menyelaraskan program bantuan agar tepat sasaran, baik untuk kebutuhan warga Palestina maupun masyarakat Indonesia.
Dalam keterangan resmi di Jakarta pada Jumat (04/9/2026), Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengapresiasi peran aktif Kedubes Palestina yang telah menjembatani dialog ini. Ia menegaskan komitmen penuh Baznas dalam mendukung misi kemanusiaan internasional.

"Program-program kemanusiaan kami untuk Palestina sudah banyak berjalan, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, penyediaan hunian sementara, layanan kesehatan, hingga beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Palestina," katanya.
Menurut Zainut, fasilitas dan dukungan penuh dari Kedubes Palestina membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan konkret bersama pihak UFGD.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Duta Besar Palestina yang memfasilitasi pertemuan ini. Baznas dengan tangan terbuka siap bersinergi dengan UFGD untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan," ujarnya.
Melalui kerja sama yang sedang dimatangkan ini, UFGD berencana menyalurkan bantuan pembangunan fisik di Indonesia, termasuk mendirikan masjid dengan gaya arsitektur khas Masjid Al-Aqsa dan fasilitas pembuat sumur air bersih. Dalam pembahasan bersama Baznas RI, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini terdampak gempa bumi menjadi salah satu daerah prioritas yang diusulkan untuk menerima bantuan sumur bor tersebut.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi penghubung bagi berbagai entitas yang beritikad baik berkontribusi dalam aksi sosial dan pembangunan.
"Semoga kolaborasi antara Baznas dan UFGD yang kita inisiasi bersama ini dapat memberikan manfaat besar, baik untuk membantu rakyat Palestina maupun masyarakat Indonesia. Free Palestine," ujar Abdalfatah.
Pihak UFGD turut mengonfirmasi kesiapan mereka untuk berkolaborasi secara intensif bersama Baznas RI, khususnya dalam menyukseskan program penyediaan air bersih dan pembangunan fasilitas keagamaan di daerah-daerah yang membutuhkan.







JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan United Foundation for Global Development (UFGD) tengah menjajaki kemitraan strategis guna mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina serta penyediaan infrastruktur sosial di tanah air.
Langkah sinergis ini terwujud melalui audiensi resmi yang dimediasi oleh Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia. Pertemuan tersebut dirancang untuk menyelaraskan program bantuan agar tepat sasaran, baik untuk kebutuhan warga Palestina maupun masyarakat Indonesia.
Dalam keterangan resmi di Jakarta pada Jumat (04/9/2026), Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengapresiasi peran aktif Kedubes Palestina yang telah menjembatani dialog ini. Ia menegaskan komitmen penuh Baznas dalam mendukung misi kemanusiaan internasional.
"Program-program kemanusiaan kami untuk Palestina sudah banyak berjalan, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, penyediaan hunian sementara, layanan kesehatan, hingga beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Palestina," katanya.
Menurut Zainut, fasilitas dan dukungan penuh dari Kedubes Palestina membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan konkret bersama pihak UFGD.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Duta Besar Palestina yang memfasilitasi pertemuan ini. Baznas dengan tangan terbuka siap bersinergi dengan UFGD untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan," ujarnya.
Melalui kerja sama yang sedang dimatangkan ini, UFGD berencana menyalurkan bantuan pembangunan fisik di Indonesia, termasuk mendirikan masjid dengan gaya arsitektur khas Masjid Al-Aqsa dan fasilitas pembuat sumur air bersih. Dalam pembahasan bersama Baznas RI, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini terdampak gempa bumi menjadi salah satu daerah prioritas yang diusulkan untuk menerima bantuan sumur bor tersebut.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menyatakan kesiapannya untuk terus menjadi penghubung bagi berbagai entitas yang beritikad baik berkontribusi dalam aksi sosial dan pembangunan.
"Semoga kolaborasi antara Baznas dan UFGD yang kita inisiasi bersama ini dapat memberikan manfaat besar, baik untuk membantu rakyat Palestina maupun masyarakat Indonesia. Free Palestine," ujar Abdalfatah.
Pihak UFGD turut mengonfirmasi kesiapan mereka untuk berkolaborasi secara intensif bersama Baznas RI, khususnya dalam menyukseskan program penyediaan air bersih dan pembangunan fasilitas keagamaan di daerah-daerah yang membutuhkan.