logo
● Sasar Dua Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan Tiga Pria Positif M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Geledah Ruang Kepala BNPB, Bongkar Dugaan Aliran Dana Bencana Rp148 Miliar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Terpuruk! Dolar AS Tembus Rp18.027, Terlemah di Penutupan Akhir Pekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Viral Pajero Berpelat Dinas Kejaksaan di Pasar Minggu, Kejari Bengkalis Tegaskan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bantah Pajero Sport Miliknya, Suhardiman Amby Tantang Jaksa Tunjukkan STNK dan B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Bongkar Dugaan Peredaran 103 Gram Sabu di Rohil, Empat Orang Ditangkap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bupati Bistamam Lantik Sarman Syahroni Jadi Sekda Rohil, Tekankan Profesionalism Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bahan Baku Pisang Cokelat Naik, Pedagang di Pekanbaru Pilih Tahan Harga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
OPEC+ Tunda Peningkatan Produksi Minyak Mentah untuk Oktober 2026
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada Minggu (6/9) memutuskan untuk menangguhkan kenaikan output minyak pada Oktober, demikian disampaikan OPEC dalam sebuah pernyataan, sebagaimana warta Xinhua pada Senin.
OPEC+ Tunda Peningkatan Produksi Minyak Mentah untuk Oktober 2026
Editor: putrajaya
Rubrik: ekonomi | 7 September 2026 | 10:12:38

WINA  - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada Minggu (6/9) memutuskan untuk menangguhkan kenaikan output minyak pada Oktober, demikian disampaikan OPEC dalam sebuah pernyataan, sebagaimana warta Xinhua pada Senin.

Keputusan tersebut diambil usai pertemuan virtual negara-negara anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, guna meninjau kondisi pasar global dan prospek ekonomi.

"Ketujuh negara peserta tersebut memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi yang ditetapkan pada September 2026 untuk diberlakukan pada Oktober 2026," demikian dinyatakan dalam rilis tersebut seperti dilansir kantor berita antara.

iklan-view

Sebelumnya, ketujuh negara anggota koalisi OPEC+ ini telah secara konsisten menaikkan output minyak dalam basis bulanan semenjak April 2026.

Sebagai langkah lanjutan, pihak OPEC menyebutkan bahwa ketujuh negara tersebut dijadwalkan untuk kembali melangsungkan pertemuan lanjutan pada tanggal 4 Oktober mendatang guna mengevaluasi perkembangan situasi di pasar minyak. (*)

Home / Ekonomi
OPEC+ Tunda Peningkatan Produksi Minyak Mentah untuk Oktober 2026
Editor: putrajaya
Rubrik: ekonomi | 7 September 2026 | 10:12:38
OPEC+ Tunda Peningkatan Produksi Minyak Mentah untuk Oktober 2026
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada Minggu (6/9) memutuskan untuk menangguhkan kenaikan output minyak pada Oktober, demikian disampaikan OPEC dalam sebuah pernyataan, sebagaimana warta Xinhua pada Senin.

WINA  - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitra-mitranya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada Minggu (6/9) memutuskan untuk menangguhkan kenaikan output minyak pada Oktober, demikian disampaikan OPEC dalam sebuah pernyataan, sebagaimana warta Xinhua pada Senin.

Keputusan tersebut diambil usai pertemuan virtual negara-negara anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, guna meninjau kondisi pasar global dan prospek ekonomi.

"Ketujuh negara peserta tersebut memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi yang ditetapkan pada September 2026 untuk diberlakukan pada Oktober 2026," demikian dinyatakan dalam rilis tersebut seperti dilansir kantor berita antara.

Sebelumnya, ketujuh negara anggota koalisi OPEC+ ini telah secara konsisten menaikkan output minyak dalam basis bulanan semenjak April 2026.

Sebagai langkah lanjutan, pihak OPEC menyebutkan bahwa ketujuh negara tersebut dijadwalkan untuk kembali melangsungkan pertemuan lanjutan pada tanggal 4 Oktober mendatang guna mengevaluasi perkembangan situasi di pasar minyak. (*)