
PEKANBARU - Kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi terus meningkat seiring dengan perkembangan digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).
Kondisi ini mendorong President University Kampus Pekanbaru menyiapkan program studi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan industri, salah satunya Sistem Informasi.
Direktur President University Kampus Pekanbaru, Dinarti Tarigan mengatakan Sistem Informasi menjadi salah satu program yang banyak diminati karena perkembangan teknologi dan kebutuhan industri terhadap lulusan bidang komputer.

"President University hadir dengan program unggulan yakni Sistem Informasi. Seperti yang kita tahu sekarang era digitalisasi, era AI, jadi memang kita melihat bagaimana kebutuhan industri saat ini. Yang paling diminati oleh industri itu adalah lulusan komputer, Sistem Informasi dan Informatika," kata Dinarti saat diwawancarai di sela kegiatan Pre-Uni President University di Ameera Hotel, Kota Pekanbaru, Selasa (8/9/2026).
Dinarti bilang, President University menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik maupun orientasi mahasiswa. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja yang lebih luas.
"President University menggunakan full bahasa Inggris, dari hari pertama masa orientasi saja kita menggunakan bahasa Inggris," ujarnya.
Dinarti menjelaskan, mahasiswa juga dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang berkarier di luar negeri.
"Kita akan mempersiapkan mahasiswa ini untuk berkarir di luar negeri. Untuk saat ini tahapan-tahapan kita membuka MoU dengan perusahaan-perusahaan asing," lanjutnya.
Sebanyak 202 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pre-Uni sebagai bagian dari masa orientasi sebelum memasuki perkuliahan di President University Kampus Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan dihadiri Rektor President University serta Duta Besar Indonesia untuk Kenya.
Melalui kegiatan Pre-Uni tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan perkuliahan sekaligus diarahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
President University Kampus Pekanbaru menargetkan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan peluang kerja di tingkat global. (har)







PEKANBARU - Kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi terus meningkat seiring dengan perkembangan digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).
Kondisi ini mendorong President University Kampus Pekanbaru menyiapkan program studi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan industri, salah satunya Sistem Informasi.
Direktur President University Kampus Pekanbaru, Dinarti Tarigan mengatakan Sistem Informasi menjadi salah satu program yang banyak diminati karena perkembangan teknologi dan kebutuhan industri terhadap lulusan bidang komputer.
"President University hadir dengan program unggulan yakni Sistem Informasi. Seperti yang kita tahu sekarang era digitalisasi, era AI, jadi memang kita melihat bagaimana kebutuhan industri saat ini. Yang paling diminati oleh industri itu adalah lulusan komputer, Sistem Informasi dan Informatika," kata Dinarti saat diwawancarai di sela kegiatan Pre-Uni President University di Ameera Hotel, Kota Pekanbaru, Selasa (8/9/2026).
Dinarti bilang, President University menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik maupun orientasi mahasiswa. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja yang lebih luas.
"President University menggunakan full bahasa Inggris, dari hari pertama masa orientasi saja kita menggunakan bahasa Inggris," ujarnya.
Dinarti menjelaskan, mahasiswa juga dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang berkarier di luar negeri.
"Kita akan mempersiapkan mahasiswa ini untuk berkarir di luar negeri. Untuk saat ini tahapan-tahapan kita membuka MoU dengan perusahaan-perusahaan asing," lanjutnya.
Sebanyak 202 mahasiswa baru mengikuti kegiatan Pre-Uni sebagai bagian dari masa orientasi sebelum memasuki perkuliahan di President University Kampus Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan dihadiri Rektor President University serta Duta Besar Indonesia untuk Kenya.
Melalui kegiatan Pre-Uni tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan perkuliahan sekaligus diarahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
President University Kampus Pekanbaru menargetkan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan peluang kerja di tingkat global. (har)