logo
● PT AIP Komitmen Rp57 Miliar untuk Kebun Masyarakat, Empat Kampung Siak Menanti R Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gedung BWSS III Mulai Dirobohkan, Pemprov Riau Buka Jalan Alternatif Cut Nyak Di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Dumai Gerebek Tiga Titik Rawan Narkoba: 12 Orang Diamankan, 11 Positif Sa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Azis Subekti Desak Bongkar Aktor di Balik Perambahan Tesso Nilo, Penegakan Hukum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dari Polemik Ijazah Gibran: Putusan Mengakhiri Perkara, Siapa Memulihkan Keperca Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dramatis! PSPS Pekanbaru Tekuk PSMS Medan 2-1, Dua Pemain Pengganti Jadi Pahlawa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Mulai Seni Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● UPDATE: Panama Tetapkan Darurat Nasional, Gempa Dahsyat Rusak 426 Rumah dan 419 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Impor Riau Januari-Juli 2026 Tembus US$2,07 Miliar
Impor Riau tembus US$2,07 miliar. (Foto: Istimewa)
Impor Riau Januari-Juli 2026 Tembus US$2,07 Miliar
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 11 September 2026 | 15:05:39

PEKANBARU-Aktivitas perdagangan luar negeri Riau menunjukkan lonjakan tajam sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai impor provinsi ini tercatat mencapai US$2,07 miliar, tumbuh 111,56 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut tidak hanya didorong satu kelompok barang. Impor migas dan nonmigas sama-sama mengalami pertumbuhan, dengan sektor nonmigas menjadi penyumbang terbesar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi mengatakan, peningkatan impor terlihat jelas dari kedua kelompok tersebut.

iklan-view

Impor migas selama tujuh bulan pertama 2026 mencapai US$93,20 juta, tumbuh 24,22 persen dibandingkan Januari-Juli 2025. Sementara impor nonmigas melonjak jauh lebih tinggi, yakni mencapai US$1,98 miliar atau tumbuh 118,80 persen.

Juli 2026, Impor Riau Capai US$199,72 Juta
Lonjakan tersebut masih berlanjut pada Juli 2026. Dalam satu bulan, nilai impor Riau mencapai US$199,72 juta, naik 21,08 persen dibandingkan dengan Juli tahun sebelumnya.

Namun, pola pergerakan impor migas dan nonmigas pada Juli justru berbeda.

Impor nonmigas mencapai US$183,78 juta, tumbuh 31,43 persen dibanding Juli 2025. Sebaliknya, impor migas hanya berada di angka US$15,94 juta, turun 36,53 persen secara tahunan.

Asep menyampaikan data tersebut, Jumat 11 September 2026.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan impor Riau sepanjang tahun berjalan lebih banyak ditopang oleh komoditas nonmigas.

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus
Di tingkat nasional, aktivitas perdagangan luar negeri Indonesia pada periode Januari-Juli 2026 masih mencatat surplus.

Berdasarkan data BPS, neraca perdagangan Indonesia surplus US$10,32 miliar.

Surplus tersebut berasal dari perdagangan sektor nonmigas sebesar US$10,04 miliar. Sementara sektor migas menyumbang surplus US$281,56 juta.

Kinerja perdagangan nasional tersebut menjadi gambaran bahwa peningkatan aktivitas impor di sejumlah daerah, termasuk Riau, tetap berlangsung dalam situasi neraca perdagangan Indonesia yang masih mencatat posisi surplus.

Bagi Riau, lonjakan impor hingga US$2,07 miliar pada Januari-Juli 2026 menjadi catatan tersendiri dalam perkembangan perdagangan luar negeri daerah. Besarnya kenaikan pada barang modal dan komoditas pesawat menjadi faktor yang paling menonjol dalam perubahan struktur impor sepanjang periode tersebut. (ckc)

Home / Ekonomi
Impor Riau Januari-Juli 2026 Tembus US$2,07 Miliar
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: ekonomi | 11 September 2026 | 15:05:39
Impor Riau Januari-Juli 2026 Tembus US$2,07 Miliar
Impor Riau tembus US$2,07 miliar. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Aktivitas perdagangan luar negeri Riau menunjukkan lonjakan tajam sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai impor provinsi ini tercatat mencapai US$2,07 miliar, tumbuh 111,56 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut tidak hanya didorong satu kelompok barang. Impor migas dan nonmigas sama-sama mengalami pertumbuhan, dengan sektor nonmigas menjadi penyumbang terbesar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi mengatakan, peningkatan impor terlihat jelas dari kedua kelompok tersebut.

Impor migas selama tujuh bulan pertama 2026 mencapai US$93,20 juta, tumbuh 24,22 persen dibandingkan Januari-Juli 2025. Sementara impor nonmigas melonjak jauh lebih tinggi, yakni mencapai US$1,98 miliar atau tumbuh 118,80 persen.

Juli 2026, Impor Riau Capai US$199,72 Juta
Lonjakan tersebut masih berlanjut pada Juli 2026. Dalam satu bulan, nilai impor Riau mencapai US$199,72 juta, naik 21,08 persen dibandingkan dengan Juli tahun sebelumnya.

Namun, pola pergerakan impor migas dan nonmigas pada Juli justru berbeda.

Impor nonmigas mencapai US$183,78 juta, tumbuh 31,43 persen dibanding Juli 2025. Sebaliknya, impor migas hanya berada di angka US$15,94 juta, turun 36,53 persen secara tahunan.

Asep menyampaikan data tersebut, Jumat 11 September 2026.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan impor Riau sepanjang tahun berjalan lebih banyak ditopang oleh komoditas nonmigas.

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus
Di tingkat nasional, aktivitas perdagangan luar negeri Indonesia pada periode Januari-Juli 2026 masih mencatat surplus.

Berdasarkan data BPS, neraca perdagangan Indonesia surplus US$10,32 miliar.

Surplus tersebut berasal dari perdagangan sektor nonmigas sebesar US$10,04 miliar. Sementara sektor migas menyumbang surplus US$281,56 juta.

Kinerja perdagangan nasional tersebut menjadi gambaran bahwa peningkatan aktivitas impor di sejumlah daerah, termasuk Riau, tetap berlangsung dalam situasi neraca perdagangan Indonesia yang masih mencatat posisi surplus.

Bagi Riau, lonjakan impor hingga US$2,07 miliar pada Januari-Juli 2026 menjadi catatan tersendiri dalam perkembangan perdagangan luar negeri daerah. Besarnya kenaikan pada barang modal dan komoditas pesawat menjadi faktor yang paling menonjol dalam perubahan struktur impor sepanjang periode tersebut. (ckc)