logo
● PT AIP Komitmen Rp57 Miliar untuk Kebun Masyarakat, Empat Kampung Siak Menanti R Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gedung BWSS III Mulai Dirobohkan, Pemprov Riau Buka Jalan Alternatif Cut Nyak Di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Dumai Gerebek Tiga Titik Rawan Narkoba: 12 Orang Diamankan, 11 Positif Sa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Azis Subekti Desak Bongkar Aktor di Balik Perambahan Tesso Nilo, Penegakan Hukum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dari Polemik Ijazah Gibran: Putusan Mengakhiri Perkara, Siapa Memulihkan Keperca Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dramatis! PSPS Pekanbaru Tekuk PSMS Medan 2-1, Dua Pemain Pengganti Jadi Pahlawa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Mulai Seni Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● UPDATE: Panama Tetapkan Darurat Nasional, Gempa Dahsyat Rusak 426 Rumah dan 419 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru 1.600, Pesawat Citilink Berputar di Udara
Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG936 yang datang dari Jakarta (CGK) sempat melakukan holding atau berputar di udara sebelum mendapat kesempatan mendarat. (Foto: Istimewa)
Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru 1.600, Pesawat Citilink Berputar di Udara
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 15 September 2026 | 09:14:40

PEKANBARU-Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (15/9/2026) pagi. Kondisi tersebut tidak hanya membuat suasana kota tampak kelabu, tetapi juga mulai memengaruhi jarak pandang di sekitar Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II).

Jarak pandang di kawasan bandara tercatat sekitar 1.600 meter. Kondisi ini sempat membuat proses pendaratan salah satu pesawat harus menunggu beberapa saat.

Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG936 yang datang dari Jakarta (CGK) sempat melakukan holding atau berputar di udara sebelum mendapat kesempatan mendarat.

iklan-view

Pesawat tersebut seharusnya tiba pada pukul 07.30 WIB. Namun, akibat kondisi jarak pandang yang terpengaruh kabut asap, pesawat baru berhasil mendarat sekitar pukul 07.45 WIB.

Airport Operation Center Head Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Surya Bunayya mengatakan, kondisi jarak pandang pagi itu berada di kisaran 1.600 meter.

Menurutnya, pesawat Citilink sempat melakukan holding beberapa kali sebelum akhirnya berhasil mendarat dengan aman.

“Untuk jarak pandang saat ini rata-rata 1.600 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Barusan landing Citilink alhamdulillah dan sempat holding beberapa kali,” kata Surya.

Aktivitas Penerbangan Masih Berjalan
Meski sempat terjadi penundaan singkat terhadap proses pendaratan Citilink, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru masih berlangsung.

Pesawat berikutnya masih dapat melakukan pendaratan selama kondisi jarak pandang memenuhi kebutuhan operasional penerbangan.

Surya berharap kabut asap tidak semakin pekat. Jika jarak pandang tetap berada pada kondisi yang memungkinkan, penerbangan dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Kondisi visibilitas menjadi salah satu faktor yang terus dipantau oleh pihak bandara ketika kabut asap menyelimuti wilayah Pekanbaru. Perubahan jarak pandang dapat memengaruhi proses kedatangan maupun keberangkatan pesawat.

Kabut asap juga terlihat di sejumlah kawasan Kota Pekanbaru. Bangunan dan objek yang berada cukup jauh dari pandangan tampak samar akibat pekatnya kabut.

Situasi tersebut membuat wajah Kota Pekanbaru pada pagi hari terlihat berbeda. Langit tampak lebih kelabu, sementara jarak pandang masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan ikut berkurang.

Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian pengguna jalan. Pengendara kendaraan bermotor disarankan lebih berhati-hati ketika melintas, terutama di ruas jalan yang jarak pandangnya mulai terbatas.

Kabut asap yang terus menebal juga membuat perkembangan kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru perlu terus dipantau, termasuk bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. (tpc)

Home / News
Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru 1.600, Pesawat Citilink Berputar di Udara
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 15 September 2026 | 09:14:40
Jarak Pandang Bandara SSK II Pekanbaru 1.600, Pesawat Citilink Berputar di Udara
Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG936 yang datang dari Jakarta (CGK) sempat melakukan holding atau berputar di udara sebelum mendapat kesempatan mendarat. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (15/9/2026) pagi. Kondisi tersebut tidak hanya membuat suasana kota tampak kelabu, tetapi juga mulai memengaruhi jarak pandang di sekitar Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II).

Jarak pandang di kawasan bandara tercatat sekitar 1.600 meter. Kondisi ini sempat membuat proses pendaratan salah satu pesawat harus menunggu beberapa saat.

Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG936 yang datang dari Jakarta (CGK) sempat melakukan holding atau berputar di udara sebelum mendapat kesempatan mendarat.

Pesawat tersebut seharusnya tiba pada pukul 07.30 WIB. Namun, akibat kondisi jarak pandang yang terpengaruh kabut asap, pesawat baru berhasil mendarat sekitar pukul 07.45 WIB.

Airport Operation Center Head Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Surya Bunayya mengatakan, kondisi jarak pandang pagi itu berada di kisaran 1.600 meter.

Menurutnya, pesawat Citilink sempat melakukan holding beberapa kali sebelum akhirnya berhasil mendarat dengan aman.

“Untuk jarak pandang saat ini rata-rata 1.600 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Barusan landing Citilink alhamdulillah dan sempat holding beberapa kali,” kata Surya.

Aktivitas Penerbangan Masih Berjalan
Meski sempat terjadi penundaan singkat terhadap proses pendaratan Citilink, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru masih berlangsung.

Pesawat berikutnya masih dapat melakukan pendaratan selama kondisi jarak pandang memenuhi kebutuhan operasional penerbangan.

Surya berharap kabut asap tidak semakin pekat. Jika jarak pandang tetap berada pada kondisi yang memungkinkan, penerbangan dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Kondisi visibilitas menjadi salah satu faktor yang terus dipantau oleh pihak bandara ketika kabut asap menyelimuti wilayah Pekanbaru. Perubahan jarak pandang dapat memengaruhi proses kedatangan maupun keberangkatan pesawat.

Kabut asap juga terlihat di sejumlah kawasan Kota Pekanbaru. Bangunan dan objek yang berada cukup jauh dari pandangan tampak samar akibat pekatnya kabut.

Situasi tersebut membuat wajah Kota Pekanbaru pada pagi hari terlihat berbeda. Langit tampak lebih kelabu, sementara jarak pandang masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan ikut berkurang.

Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian pengguna jalan. Pengendara kendaraan bermotor disarankan lebih berhati-hati ketika melintas, terutama di ruas jalan yang jarak pandangnya mulai terbatas.

Kabut asap yang terus menebal juga membuat perkembangan kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru perlu terus dipantau, termasuk bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. (tpc)