logo
BREAKING NEWS: Galodo Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Lumpuh, Tiga Gedung OP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nasib Bripda SAS Usai Kepergok Warga Bersama Wanita di Dalam Mobil 'Bergoyang' Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Wacana Dua Parpol Jadi Syarat Capres, Politisi Senayan Khawatir Pilpres 2029 Tet Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Agung Nugroho: Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen Jadi Sinyal Positif Investasi Pek Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sengketa Ribuan Hektare di Rupat Memanas, Warga Desak Pemkab Bengkalis Turun Tan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Penuh Waktu Tanpa Tes Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Prabowo Janjikan Kuliah PTN Gratis, Komisi X DPR Minta Kemendikti Segera Siapkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dewan Pers Apresiasi Dedikasi Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lansia
Ketua PW BKMT Riau, Septina Primawati
BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lansia
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 16 September 2026 | 17:12:31

PEKANBARU-Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau memperkuat sinergi dengan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau dalam mengembangkan pendidikan bagi lanjut usia (lansia) sekaligus memperluas kegiatan pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur dalam rangkaian peluncuran Sekolah Lansia Amal Ikhlas dan Milad ke-28 BKMT Riau di Menara Dang Merdu BRKS Syariah, Rabu (16/9/2026).

Selain dengan Masjid Raya An-Nur, BKMT Riau juga menjalin kerja sama melalui MoU dengan sejumlah perguruan tinggi dan instansi lainnya.

Penandatanganan MoU dengan Masjid Raya An-Nur dilakukan Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR An-Nur Provinsi Riau, Dr. H. Zul Ikromi, Lc., M.A. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua BPMR An-Nur H. Mulyono, S.E., M.M., Kasubbid Pendidikan Ustaz Qurtubi serta Kasubbid Remaja dan Wanita Ustaz Hasbullah.

iklan-view

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan, interaksi sosial, serta pengembangan kegiatan keagamaan bagi berbagai kelompok usia, termasuk lansia.

Ketua PW BKMT Riau, Septina Primawati, mengatakan BKMT selama ini tidak hanya berperan dalam memperkuat keimanan masyarakat, tetapi juga berupaya membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut kegiatan dakwah dan pengabdian BKMT terus beradaptasi. Salah satu bentuknya diwujudkan melalui pendirian Sekolah Lansia Amal Ikhlas.

Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para lansia agar tetap belajar, berkarya, mandiri, produktif, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Saat ini, Sekolah Lansia Amal Ikhlas telah diikuti 166 muslimah. Kegiatan pembelajaran berlangsung di tiga lokasi, yakni Aula Masjid Raya An-Nur sebanyak 65 siswa, Kampus Universitas Riau 46 siswa, dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebanyak 55 siswa.

Ketua Harian Masjid Raya An-Nur Riau, Ustaz Dr. H. Zul Ikromi, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, program pendidikan lansia memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dan sejalan dengan upaya mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan serta pembinaan umat.

"Kerja sama ini tentu sangat positif karena menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya para lansia. Masjid Raya An-Nur mendukung kegiatan pendidikan lansia yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga produktivitas, dan memperkuat kehidupan keagamaannya," ujar Zul Ikromi.

Ia menegaskan bahwa usia bukan penghalang untuk terus menuntut ilmu dan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Karena itu, keberadaan Sekolah Lansia Amal Ikhlas di Aula Masjid Raya An-Nur diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.

"Masjid Raya An-Nur juga terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan BKMT Riau diharapkan tidak berhenti pada program pendidikan lansia, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan," katanya.

Zul Ikromi menambahkan, sinergi BKMT Riau dengan Masjid Raya An-Nur sejalan dengan semangat menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kolaborasi tersebut, masjid diharapkan semakin dekat dengan berbagai lapisan masyarakat sekaligus menyediakan ruang untuk kegiatan edukatif dan bernilai keagamaan.

Sementara itu, Septina menegaskan perhatian terhadap lansia bukan berarti mengesampingkan pembinaan generasi muda. BKMT, kata dia, tetap memiliki perhatian terhadap seluruh kelompok masyarakat.

Menurutnya, usia tidak seharusnya menjadi batas seseorang untuk terus belajar, beribadah, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Beribadah tiada henti, mengabdi sepenuh hati, menua tetap berguna," menjadi tema yang diusung BKMT Riau dalam peringatan Milad ke-28 tahun ini.(*)

Home / News
BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lansia
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 16 September 2026 | 17:12:31
BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lansia
Ketua PW BKMT Riau, Septina Primawati

PEKANBARU-Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau memperkuat sinergi dengan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau dalam mengembangkan pendidikan bagi lanjut usia (lansia) sekaligus memperluas kegiatan pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BKMT Riau dan Masjid Raya An-Nur dalam rangkaian peluncuran Sekolah Lansia Amal Ikhlas dan Milad ke-28 BKMT Riau di Menara Dang Merdu BRKS Syariah, Rabu (16/9/2026).

Selain dengan Masjid Raya An-Nur, BKMT Riau juga menjalin kerja sama melalui MoU dengan sejumlah perguruan tinggi dan instansi lainnya.

Penandatanganan MoU dengan Masjid Raya An-Nur dilakukan Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR An-Nur Provinsi Riau, Dr. H. Zul Ikromi, Lc., M.A. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua BPMR An-Nur H. Mulyono, S.E., M.M., Kasubbid Pendidikan Ustaz Qurtubi serta Kasubbid Remaja dan Wanita Ustaz Hasbullah.

Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan, interaksi sosial, serta pengembangan kegiatan keagamaan bagi berbagai kelompok usia, termasuk lansia.

Ketua PW BKMT Riau, Septina Primawati, mengatakan BKMT selama ini tidak hanya berperan dalam memperkuat keimanan masyarakat, tetapi juga berupaya membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut kegiatan dakwah dan pengabdian BKMT terus beradaptasi. Salah satu bentuknya diwujudkan melalui pendirian Sekolah Lansia Amal Ikhlas.

Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para lansia agar tetap belajar, berkarya, mandiri, produktif, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Saat ini, Sekolah Lansia Amal Ikhlas telah diikuti 166 muslimah. Kegiatan pembelajaran berlangsung di tiga lokasi, yakni Aula Masjid Raya An-Nur sebanyak 65 siswa, Kampus Universitas Riau 46 siswa, dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebanyak 55 siswa.

Ketua Harian Masjid Raya An-Nur Riau, Ustaz Dr. H. Zul Ikromi, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, program pendidikan lansia memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dan sejalan dengan upaya mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan serta pembinaan umat.

"Kerja sama ini tentu sangat positif karena menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya para lansia. Masjid Raya An-Nur mendukung kegiatan pendidikan lansia yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga produktivitas, dan memperkuat kehidupan keagamaannya," ujar Zul Ikromi.

Ia menegaskan bahwa usia bukan penghalang untuk terus menuntut ilmu dan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Karena itu, keberadaan Sekolah Lansia Amal Ikhlas di Aula Masjid Raya An-Nur diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.

"Masjid Raya An-Nur juga terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan BKMT Riau diharapkan tidak berhenti pada program pendidikan lansia, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan," katanya.

Zul Ikromi menambahkan, sinergi BKMT Riau dengan Masjid Raya An-Nur sejalan dengan semangat menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kolaborasi tersebut, masjid diharapkan semakin dekat dengan berbagai lapisan masyarakat sekaligus menyediakan ruang untuk kegiatan edukatif dan bernilai keagamaan.

Sementara itu, Septina menegaskan perhatian terhadap lansia bukan berarti mengesampingkan pembinaan generasi muda. BKMT, kata dia, tetap memiliki perhatian terhadap seluruh kelompok masyarakat.

Menurutnya, usia tidak seharusnya menjadi batas seseorang untuk terus belajar, beribadah, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Beribadah tiada henti, mengabdi sepenuh hati, menua tetap berguna," menjadi tema yang diusung BKMT Riau dalam peringatan Milad ke-28 tahun ini.(*)