logo
● PT AIP Komitmen Rp57 Miliar untuk Kebun Masyarakat, Empat Kampung Siak Menanti R Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gedung BWSS III Mulai Dirobohkan, Pemprov Riau Buka Jalan Alternatif Cut Nyak Di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polres Dumai Gerebek Tiga Titik Rawan Narkoba: 12 Orang Diamankan, 11 Positif Sa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Azis Subekti Desak Bongkar Aktor di Balik Perambahan Tesso Nilo, Penegakan Hukum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dari Polemik Ijazah Gibran: Putusan Mengakhiri Perkara, Siapa Memulihkan Keperca Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dramatis! PSPS Pekanbaru Tekuk PSMS Medan 2-1, Dua Pemain Pengganti Jadi Pahlawa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Mulai Seni Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● UPDATE: Panama Tetapkan Darurat Nasional, Gempa Dahsyat Rusak 426 Rumah dan 419 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / PERTANIAN
Mentan Minta Petani Lapor Kalau Harga TBS Sawit di Bawah Rp3 ribu per Kilogram
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai awak media di kantor Camat Marpoyan Damai pada Kamis, (17/9/2026). (Foto: Abdul Haris/ Pekanbarutv)
Mentan Minta Petani Lapor Kalau Harga TBS Sawit di Bawah Rp3 ribu per Kilogram
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: ekonomi | 17 September 2026 | 14:22:22

PEKANBARU - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tidak boleh berada di bawah Rp3.000 per kilogram. 

Hal itu disampaikan dalam acara penyerahan bantuan pangan beras dari badan urusan logistik (Bulog) kepada masyarakat di Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru pada Kamis, (19/9/2026). 

Amran meminta petani untuk melaporkan apabila ditemukan harga TBS di bawah Rp3.000 per kilogram.

iklan-view

“Kalau ada yang menjual di bawah Rp3.000, laporkan ke saya. Saya akan turunkan tim Satgas ke lokasi. Jadi tidak boleh rakyat, petani sawit mendapatkan harga yang rendah,” kata Amran. 

Menurutnya, dibutuhkan pengawasan ketat dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memastikan harga tetap stabil di lapangan. 

“Tolong pak Gubernur, ini diperhatikan. Harga TBS tidak boleh di bawah Rp3.000. Biarkan rakyat menikmati hasilnya,” lanjutnya. 

Amran bilang, harga komoditas pertanian harus diperhatikan untuk mendukung kesejahteraan petani.  Sektor ini disebut menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Karena ini untuk mengangkat kesejahteraan petani kita. Sektor pertanian ini menjadi tulang punggung, makanya terus kita dorong dengan berbagai bantuan,” kata Amran.

Ke depan, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus memonitoring perkembangan harga sawit. 

“Ini kami pantau terus. Harga sawit tidak boleh di bawah Rp3.000. Kita tidak boleh menzalimi petani. Ini arahan Pak Presiden, karena petani adalah tulang punggung ekonomi negara,” ucapnya. 

Kata Amran, jumlah masyarakat di Indonesia banyak yang bergantung dalam sektor pertanian dan peternakan. (har)

Tags: mentan
Home / Ekonomi
Mentan Minta Petani Lapor Kalau Harga TBS Sawit di Bawah Rp3 ribu per Kilogram
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: ekonomi | 17 September 2026 | 14:22:22
Mentan Minta Petani Lapor Kalau Harga TBS Sawit di Bawah Rp3 ribu per Kilogram
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat diwawancarai awak media di kantor Camat Marpoyan Damai pada Kamis, (17/9/2026). (Foto: Abdul Haris/ Pekanbarutv)

PEKANBARU - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tidak boleh berada di bawah Rp3.000 per kilogram. 

Hal itu disampaikan dalam acara penyerahan bantuan pangan beras dari badan urusan logistik (Bulog) kepada masyarakat di Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru pada Kamis, (19/9/2026). 

Amran meminta petani untuk melaporkan apabila ditemukan harga TBS di bawah Rp3.000 per kilogram.

“Kalau ada yang menjual di bawah Rp3.000, laporkan ke saya. Saya akan turunkan tim Satgas ke lokasi. Jadi tidak boleh rakyat, petani sawit mendapatkan harga yang rendah,” kata Amran. 

Menurutnya, dibutuhkan pengawasan ketat dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memastikan harga tetap stabil di lapangan. 

“Tolong pak Gubernur, ini diperhatikan. Harga TBS tidak boleh di bawah Rp3.000. Biarkan rakyat menikmati hasilnya,” lanjutnya. 

Amran bilang, harga komoditas pertanian harus diperhatikan untuk mendukung kesejahteraan petani.  Sektor ini disebut menjadi penopang perekonomian masyarakat.

“Karena ini untuk mengangkat kesejahteraan petani kita. Sektor pertanian ini menjadi tulang punggung, makanya terus kita dorong dengan berbagai bantuan,” kata Amran.

Ke depan, ia memastikan bahwa pemerintah akan terus memonitoring perkembangan harga sawit. 

“Ini kami pantau terus. Harga sawit tidak boleh di bawah Rp3.000. Kita tidak boleh menzalimi petani. Ini arahan Pak Presiden, karena petani adalah tulang punggung ekonomi negara,” ucapnya. 

Kata Amran, jumlah masyarakat di Indonesia banyak yang bergantung dalam sektor pertanian dan peternakan. (har)

Tags: mentan