
PEKANBARU-Kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat dampak kabut asap di Kota Pekanbaru, berdampak ke para pelaku usaha di lingkungan sekolah. Salah satunya dirasakan oleh Junaidi, pemilik kantin sekaligus penjaga sekolah di SDN 68, Jalan Balam Ujung, Kecamatan Sukajadi.
Berdasarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seluruh sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/sederajat diliburkan selama dua hari pada Senin dan Selasa.
Kebijakan ini membuat aktivitas di sekolah praktis berhenti total. Kondisi tersebut memaksa Junaidi untuk menutup kantinnya sementara waktu.

Junaidi yang biasanya sibuk menyiapkan berbagai jenis gorengan, makanan ringan, dan minuman untuk para siswa, terpaksa harus menghentikan aktivitas berdagangnya.
Akibat penutupan ini, ia mengaku mengalami penurunan pendapatan secara drastis selama hari libur darurat asap tersebut.
Selama masa libur siswa berlangsung, Junaidi memilih untuk memanfaatkan waktunya dengan beralih tugas penuh sebagai penjaga sekolah. Ia mengisi hari-harinya dengan membersihkan lingkungan sekolah agar tetap tertata rapi.
Junaidi berharap pemerintah dapat mengatasi dan menanggulangi kabut asap. Ia ingin kondisi udara segera membaik sehingga para siswa dapat kembali beraktivitas dan belajar di sekolah seperti sedia kala. (why)







PEKANBARU-Kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat dampak kabut asap di Kota Pekanbaru, berdampak ke para pelaku usaha di lingkungan sekolah. Salah satunya dirasakan oleh Junaidi, pemilik kantin sekaligus penjaga sekolah di SDN 68, Jalan Balam Ujung, Kecamatan Sukajadi.
Berdasarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seluruh sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/sederajat diliburkan selama dua hari pada Senin dan Selasa.
Kebijakan ini membuat aktivitas di sekolah praktis berhenti total. Kondisi tersebut memaksa Junaidi untuk menutup kantinnya sementara waktu.
Junaidi yang biasanya sibuk menyiapkan berbagai jenis gorengan, makanan ringan, dan minuman untuk para siswa, terpaksa harus menghentikan aktivitas berdagangnya.
Akibat penutupan ini, ia mengaku mengalami penurunan pendapatan secara drastis selama hari libur darurat asap tersebut.
Selama masa libur siswa berlangsung, Junaidi memilih untuk memanfaatkan waktunya dengan beralih tugas penuh sebagai penjaga sekolah. Ia mengisi hari-harinya dengan membersihkan lingkungan sekolah agar tetap tertata rapi.
Junaidi berharap pemerintah dapat mengatasi dan menanggulangi kabut asap. Ia ingin kondisi udara segera membaik sehingga para siswa dapat kembali beraktivitas dan belajar di sekolah seperti sedia kala. (why)