
JAKARTA – Tim menembak Indonesia kembali memiliki peluang menambah koleksi medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (23/9/2026). Dua nomor yang menjadi perhatian adalah air pistol 10 meter beregu putri dan skeet putri.
Pada nomor air pistol 10 meter putri, Indonesia menurunkan Derli Amalia Putri, Arista Perdana Putri Darmoyo, dan Rihadatul Asyifa. Kualifikasi berlangsung mulai pukul 09.45 waktu setempat di Aichi Prefectural General Shooting Gallery.
Ketiga wakil Indonesia tersebut akan menjalani babak kualifikasi individu sekaligus mengumpulkan poin yang diperhitungkan untuk klasemen beregu. Sementara itu, final nomor individu dijadwalkan berlangsung pukul 12.30 bagi atlet yang berhasil lolos.
Peluang Indonesia di nomor beregu cukup terbuka. Derli, Arista, dan Rihadatul sebelumnya pernah tampil bersama dan membawa pulang medali perunggu pada Asia Olympic Qualification Rifle/Pistol 2024 di Jakarta.
Dalam ajang tersebut, trio Indonesia mengumpulkan 1.709 poin. Derli dan Arista masing-masing mencatat 570 poin, sedangkan Rihadatul mengoleksi 569 poin. Indonesia berada di belakang India yang meraih 1.736 poin dan Korea Selatan dengan 1.723 poin.
Performa Arista dan Rihadatul pada kompetisi terbaru juga menjadi catatan positif. Dalam Kejuaraan Asia Rifle/Pistol 2026 di New Delhi, Arista mencatat 576 poin dan menempati posisi kedua kualifikasi air pistol 10 meter junior putri.
Rihadatul berada di posisi ketujuh dengan torehan 563 poin. Pada babak final, Rihadatul kemudian mengamankan medali perunggu setelah mencatat 216,4 poin. Sementara itu, Arista menyelesaikan pertandingan final di urutan ketujuh.
Dari sisi pengalaman, Derli memiliki jam terbang lebih banyak di level senior. Pada Kejuaraan Asia 2026, ia mencatat 566 poin dan menempati peringkat ke-18. Sementara pada Piala Dunia ISSF di Hangzhou, Juli 2026, Derli membukukan 568 poin.
Seperti dilansir kantor berita antaranews, persaingan nomor beregu putri diprediksi berlangsung ketat. Pada Kejuaraan Asia senior Februari 2026, India menjadi peraih emas dengan 1.726 poin. Vietnam berada di posisi kedua dengan 1.713 poin, disusul Taiwan yang mengoleksi 1.711 poin dan meraih perunggu.
Selain air pistol, Indonesia juga memiliki wakil di nomor skeet putri melalui Yemima Natalia Sinaga. Atlet berusia 24 tahun tersebut melanjutkan perjuangannya pada babak kualifikasi yang dimulai pukul 10.00 waktu setempat.
Jika berhasil lolos ke babak penentuan, final skeet putri dijadwalkan berlangsung pukul 14.30. Pada waktu yang sama, Woli Hamsan juga melanjutkan kualifikasi skeet putra, dengan final dijadwalkan pukul 16.00.
Yemima datang ke Asian Games 2026 dengan bekal prestasi dari SEA Games 2025 Thailand. Saat itu, ia berhasil meraih medali perak pada nomor skeet perseorangan putri.
Hasil dari nomor air pistol dan skeet tersebut menjadi bagian dari upaya tim menembak Indonesia untuk menambah perolehan medali Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (*)







JAKARTA – Tim menembak Indonesia kembali memiliki peluang menambah koleksi medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (23/9/2026). Dua nomor yang menjadi perhatian adalah air pistol 10 meter beregu putri dan skeet putri.
Pada nomor air pistol 10 meter putri, Indonesia menurunkan Derli Amalia Putri, Arista Perdana Putri Darmoyo, dan Rihadatul Asyifa. Kualifikasi berlangsung mulai pukul 09.45 waktu setempat di Aichi Prefectural General Shooting Gallery.
Ketiga wakil Indonesia tersebut akan menjalani babak kualifikasi individu sekaligus mengumpulkan poin yang diperhitungkan untuk klasemen beregu. Sementara itu, final nomor individu dijadwalkan berlangsung pukul 12.30 bagi atlet yang berhasil lolos.
Peluang Indonesia di nomor beregu cukup terbuka. Derli, Arista, dan Rihadatul sebelumnya pernah tampil bersama dan membawa pulang medali perunggu pada Asia Olympic Qualification Rifle/Pistol 2024 di Jakarta.
Dalam ajang tersebut, trio Indonesia mengumpulkan 1.709 poin. Derli dan Arista masing-masing mencatat 570 poin, sedangkan Rihadatul mengoleksi 569 poin. Indonesia berada di belakang India yang meraih 1.736 poin dan Korea Selatan dengan 1.723 poin.
Performa Arista dan Rihadatul pada kompetisi terbaru juga menjadi catatan positif. Dalam Kejuaraan Asia Rifle/Pistol 2026 di New Delhi, Arista mencatat 576 poin dan menempati posisi kedua kualifikasi air pistol 10 meter junior putri.
Rihadatul berada di posisi ketujuh dengan torehan 563 poin. Pada babak final, Rihadatul kemudian mengamankan medali perunggu setelah mencatat 216,4 poin. Sementara itu, Arista menyelesaikan pertandingan final di urutan ketujuh.
Dari sisi pengalaman, Derli memiliki jam terbang lebih banyak di level senior. Pada Kejuaraan Asia 2026, ia mencatat 566 poin dan menempati peringkat ke-18. Sementara pada Piala Dunia ISSF di Hangzhou, Juli 2026, Derli membukukan 568 poin.
Seperti dilansir kantor berita antaranews, persaingan nomor beregu putri diprediksi berlangsung ketat. Pada Kejuaraan Asia senior Februari 2026, India menjadi peraih emas dengan 1.726 poin. Vietnam berada di posisi kedua dengan 1.713 poin, disusul Taiwan yang mengoleksi 1.711 poin dan meraih perunggu.
Selain air pistol, Indonesia juga memiliki wakil di nomor skeet putri melalui Yemima Natalia Sinaga. Atlet berusia 24 tahun tersebut melanjutkan perjuangannya pada babak kualifikasi yang dimulai pukul 10.00 waktu setempat.
Jika berhasil lolos ke babak penentuan, final skeet putri dijadwalkan berlangsung pukul 14.30. Pada waktu yang sama, Woli Hamsan juga melanjutkan kualifikasi skeet putra, dengan final dijadwalkan pukul 16.00.
Yemima datang ke Asian Games 2026 dengan bekal prestasi dari SEA Games 2025 Thailand. Saat itu, ia berhasil meraih medali perak pada nomor skeet perseorangan putri.
Hasil dari nomor air pistol dan skeet tersebut menjadi bagian dari upaya tim menembak Indonesia untuk menambah perolehan medali Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (*)