logo
● Miris, 649 Ijazah Siswa SMP di Pekanbaru Belum Diambil karena Menunggak, Walikot Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hari ke-14 Tragedi KM Virgo: 11 Jasad Kembali Ditemukan, Total Korban Tewas Jadi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Comeback Dramatis PSPS Pekanbaru, Askar Bertuah Tundukkan Sumsel United 2-1 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Resmi Emban Amanah sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Pol Simson Zet Ringu Bicara " Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BMKG Pantau Kemunculan 8 Hotspot di Riau, Sebaran Terbanyak di Inhu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Riau Diminta Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KKP Evakuasi Bangkai Diduga Paus di Inhil, Sampel Darah Dibawa ke Laboratorium Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● 11 Lokasi PETI Ditertibkan di Kuansing, Polisi Musnahkan 42 Rakit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PEKANBARU
Pemko Pekanbaru Salurkan 249 Ton Beras Bantuan Pusat Untuk Warga Kurang Mampu
Penyaluran beras bantuan pusat untuk warga kurang mampu di Kecamatan Marpoyan Damai. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)
Pemko Pekanbaru Salurkan 249 Ton Beras Bantuan Pusat Untuk Warga Kurang Mampu
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 25 September 2026 | 15:45:14

PEKANBARU - Pemerintah Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, terus menggenjot penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu. Total sebanyak 249 ton beras telah didistribusikan kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.

Penyaluran yang dipusatkan di Kantor Camat Marpoyan Damai, Jalan Arifin Achmad, ini telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Warga tampak antusias mendatangi kantor camat secara bergantian sesuai jadwal kelurahan masing-masing untuk menerima jatah bantuan.

Camat Marpoyan Damai, Tengku Ardi Dwisasti, menjelaskan bahwa bantuan beras ini merupakan program bantuan presiden yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional. Sasaran penerimanya adalah masyarakat dari kategori desil satu hingga desil empat atau warga prasejahtera.

iklan-view

Warga harus membaw Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Menunjukkan barcode resmi dari Kementerian Sosial.

Salah seorang warga penerima bantuan, Adi Japra, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan tiga karung yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama dua bulan ke depan.

"Sangat senang sekali, ini bantuan pertama yang saya dapatkan dan tentu sangat membantu meringankan kebutuhan beras kami untuk dua bulan ke depan," ungkap Adi kepada Pekanbarutv, Jumat (25/9/2026).

Ia bersama warga lainnya berharap agar pemerintah dapat terus menggulirkan program bantuan serupa guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil di tengah situasi saat ini. (why)

Home / News
Pemko Pekanbaru Salurkan 249 Ton Beras Bantuan Pusat Untuk Warga Kurang Mampu
Editor: Arya Mahendra | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: news | 25 September 2026 | 15:45:14
Pemko Pekanbaru Salurkan 249 Ton Beras Bantuan Pusat Untuk Warga Kurang Mampu
Penyaluran beras bantuan pusat untuk warga kurang mampu di Kecamatan Marpoyan Damai. (Foto: Wahyu/Pekanbarutv)

PEKANBARU - Pemerintah Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, terus menggenjot penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu. Total sebanyak 249 ton beras telah didistribusikan kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.

Penyaluran yang dipusatkan di Kantor Camat Marpoyan Damai, Jalan Arifin Achmad, ini telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Warga tampak antusias mendatangi kantor camat secara bergantian sesuai jadwal kelurahan masing-masing untuk menerima jatah bantuan.

Camat Marpoyan Damai, Tengku Ardi Dwisasti, menjelaskan bahwa bantuan beras ini merupakan program bantuan presiden yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional. Sasaran penerimanya adalah masyarakat dari kategori desil satu hingga desil empat atau warga prasejahtera.

Warga harus membaw Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Menunjukkan barcode resmi dari Kementerian Sosial.

Salah seorang warga penerima bantuan, Adi Japra, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan tiga karung yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama dua bulan ke depan.

"Sangat senang sekali, ini bantuan pertama yang saya dapatkan dan tentu sangat membantu meringankan kebutuhan beras kami untuk dua bulan ke depan," ungkap Adi kepada Pekanbarutv, Jumat (25/9/2026).

Ia bersama warga lainnya berharap agar pemerintah dapat terus menggulirkan program bantuan serupa guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil di tengah situasi saat ini. (why)