
PEKANBARU - Pemerintah Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, terus menggenjot penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu. Total sebanyak 249 ton beras telah didistribusikan kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.
Penyaluran yang dipusatkan di Kantor Camat Marpoyan Damai, Jalan Arifin Achmad, ini telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Warga tampak antusias mendatangi kantor camat secara bergantian sesuai jadwal kelurahan masing-masing untuk menerima jatah bantuan.
Camat Marpoyan Damai, Tengku Ardi Dwisasti, menjelaskan bahwa bantuan beras ini merupakan program bantuan presiden yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional. Sasaran penerimanya adalah masyarakat dari kategori desil satu hingga desil empat atau warga prasejahtera.

Warga harus membaw Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Menunjukkan barcode resmi dari Kementerian Sosial.
Salah seorang warga penerima bantuan, Adi Japra, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan tiga karung yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama dua bulan ke depan.
"Sangat senang sekali, ini bantuan pertama yang saya dapatkan dan tentu sangat membantu meringankan kebutuhan beras kami untuk dua bulan ke depan," ungkap Adi kepada Pekanbarutv, Jumat (25/9/2026).
Ia bersama warga lainnya berharap agar pemerintah dapat terus menggulirkan program bantuan serupa guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil di tengah situasi saat ini. (why)




PEKANBARU - Pemerintah Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, terus menggenjot penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu. Total sebanyak 249 ton beras telah didistribusikan kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.
Penyaluran yang dipusatkan di Kantor Camat Marpoyan Damai, Jalan Arifin Achmad, ini telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Warga tampak antusias mendatangi kantor camat secara bergantian sesuai jadwal kelurahan masing-masing untuk menerima jatah bantuan.
Camat Marpoyan Damai, Tengku Ardi Dwisasti, menjelaskan bahwa bantuan beras ini merupakan program bantuan presiden yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional. Sasaran penerimanya adalah masyarakat dari kategori desil satu hingga desil empat atau warga prasejahtera.
Warga harus membaw Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan Menunjukkan barcode resmi dari Kementerian Sosial.
Salah seorang warga penerima bantuan, Adi Japra, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan tiga karung yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya selama dua bulan ke depan.
"Sangat senang sekali, ini bantuan pertama yang saya dapatkan dan tentu sangat membantu meringankan kebutuhan beras kami untuk dua bulan ke depan," ungkap Adi kepada Pekanbarutv, Jumat (25/9/2026).
Ia bersama warga lainnya berharap agar pemerintah dapat terus menggulirkan program bantuan serupa guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil di tengah situasi saat ini. (why)