logo
● Bila Menemukan Tambang Diduga Ilegal di Riau, Begini Cara Lapor ke Dinas ESDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BMKG Ingatkan Warga Soal Hujan Lebat dan Petir di Riau Hari Ini Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dua Perempuan Diamankan di Kafe Dumai, Polisi Sita 8 Pil Ekstasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Ribuan Warga Riau Terserang DBD, 23 Meninggal Dunia hingga Juli 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Titik Api Karhutla Riau Nihil, OMC Terus Digencarkan untuk Cegah Api Kembali Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Saat Negara Berhemat, Mengapa Birokrasi Bertambah? Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Terseret Arus 459 Km dari Lokasi Tenggelam, Dua Korban KM Virgo Ditemukan di Suk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah
Satpol PP Kota Pekanbaru membawa 15 wanita dalam razia di Perumahan Jondul, Pekanbaru. (Ft:Pekanbaru.go)
Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 September 2026 | 18:15:07

PEKANBARU- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru mengamankan 15 orang dalam razia rutin yang digelar di kawasan Jondul, Kecamatan Limapuluh, Jumat (25/9/2026) malam.

Belasan orang tersebut terdiri dari 13 perempuan dan dua laki-laki. Mereka diamankan petugas setelah Satpol PP melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi praktik prostitusi.

Razia dilakukan dengan menyisir sejumlah rumah yang berada di kawasan Jondul. Petugas mendatangi bangunan yang diduga menjadi tempat aktivitas prostitusi untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap orang yang berada di dalamnya.

iklan-view

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan lima unit rumah yang masih dalam kondisi buka saat razia berlangsung. Rumah-rumah tersebut kemudian diperiksa petugas karena diduga menjadi lokasi aktivitas prostitusi.

Dari sejumlah lokasi yang didatangi, petugas akhirnya mengamankan 15 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada 15 orang yang diamankan dari lokasi tersebut," kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

Setelah diamankan, seluruh orang yang terjaring dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Pekanbaru. Sebelum menjalani proses pendataan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan identitas.

Satu per satu kartu tanda penduduk (KTP) diperiksa untuk mencocokkan data serta memastikan identitas masing-masing orang yang diamankan dalam razia tersebut.

Selanjutnya, 15 orang itu menjalani pendataan dan diberikan pembinaan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan sebagai bagian dari proses penanganan oleh Satpol PP.

Desheriyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rutin Satpol PP Kota Pekanbaru dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

Menurutnya, razia dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pekanbaru.(*) 

Home / News
Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 27 September 2026 | 18:15:07
Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru, 15 Orang Diamankan dari Lima Rumah
Satpol PP Kota Pekanbaru membawa 15 wanita dalam razia di Perumahan Jondul, Pekanbaru. (Ft:Pekanbaru.go)

PEKANBARU- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru mengamankan 15 orang dalam razia rutin yang digelar di kawasan Jondul, Kecamatan Limapuluh, Jumat (25/9/2026) malam.

Belasan orang tersebut terdiri dari 13 perempuan dan dua laki-laki. Mereka diamankan petugas setelah Satpol PP melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah yang diduga digunakan sebagai lokasi praktik prostitusi.

Razia dilakukan dengan menyisir sejumlah rumah yang berada di kawasan Jondul. Petugas mendatangi bangunan yang diduga menjadi tempat aktivitas prostitusi untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap orang yang berada di dalamnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan lima unit rumah yang masih dalam kondisi buka saat razia berlangsung. Rumah-rumah tersebut kemudian diperiksa petugas karena diduga menjadi lokasi aktivitas prostitusi.

Dari sejumlah lokasi yang didatangi, petugas akhirnya mengamankan 15 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada 15 orang yang diamankan dari lokasi tersebut," kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

Setelah diamankan, seluruh orang yang terjaring dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Pekanbaru. Sebelum menjalani proses pendataan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan identitas.

Satu per satu kartu tanda penduduk (KTP) diperiksa untuk mencocokkan data serta memastikan identitas masing-masing orang yang diamankan dalam razia tersebut.

Selanjutnya, 15 orang itu menjalani pendataan dan diberikan pembinaan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan sebagai bagian dari proses penanganan oleh Satpol PP.

Desheriyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rutin Satpol PP Kota Pekanbaru dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

Menurutnya, razia dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pekanbaru.(*)