
ROKAN HULU-Kebakaran yang melanda sebuah rumah di Gang Rambutan, Dusun Pasir Putih Barat, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menewaskan seorang pria bernama Adi (40). Dalam kejadian tersebut, istri dan tiga anaknya turut menjadi korban dan mengalami luka bakar.
Sebelum meninggal dunia, Adi sempat membangunkan salah seorang anaknya yang masih tertidur ketika api mulai membesar. Ia meminta anak berinisial S (12) segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Iptu Andi Tiro Lukito menjelaskan, Adi berupaya menyelamatkan keluarganya saat kebakaran terjadi pada Jumat malam (9/10/2026).
Menurut Andi, setelah istri dan anak-anaknya berhasil keluar dari rumah, Adi justru kembali masuk ke dalam bangunan yang terbakar. Belum diketahui apa yang hendak dilakukan korban saat kembali ke rumah tersebut.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat menghadapi kondisi pintu rumah yang tertutup dan terkunci. Mereka kemudian mendobrak pintu untuk melakukan pemadaman.
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas memeriksa bagian dalam rumah. Adi ditemukan sudah meninggal dunia di dekat pintu kamar. Tubuhnya tertimpa kayu dan material atap yang runtuh akibat kebakaran.
Kapolsek mengatakan, anak korban yang berinisial S berhasil keluar dari rumah, tetapi tetap mengalami luka bakar pada pipi kanan.
Sementara itu, istri korban, As (35), menderita luka bakar sekitar 60 persen. Anak lainnya, P (8), mengalami luka bakar sekitar 40 persen yang mengenai tangan kiri, punggung, dan paha kiri. Sedangkan R (6) mengalami luka bakar pada bagian punggung kaki kiri.
Sebelum petugas pemadam dan kepolisian tiba, seorang saksi berinisial Shr (41) mendengar teriakan meminta pertolongan. Ketika keluar rumah, saksi melihat As mengalami luka bakar.
Shr bersama warga kemudian membantu korban yang terluka dan menyelamatkan ketiga anak Adi. Setelah itu, warga menghubungi polisi serta petugas pemadam kebakaran.
Hingga Minggu (11/10/2026), penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi pihak kepolisian masih perlu memastikan penyebabnya melalui penyelidikan lebih lanjut.(*)







ROKAN HULU-Kebakaran yang melanda sebuah rumah di Gang Rambutan, Dusun Pasir Putih Barat, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menewaskan seorang pria bernama Adi (40). Dalam kejadian tersebut, istri dan tiga anaknya turut menjadi korban dan mengalami luka bakar.
Sebelum meninggal dunia, Adi sempat membangunkan salah seorang anaknya yang masih tertidur ketika api mulai membesar. Ia meminta anak berinisial S (12) segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Iptu Andi Tiro Lukito menjelaskan, Adi berupaya menyelamatkan keluarganya saat kebakaran terjadi pada Jumat malam (9/10/2026).
Menurut Andi, setelah istri dan anak-anaknya berhasil keluar dari rumah, Adi justru kembali masuk ke dalam bangunan yang terbakar. Belum diketahui apa yang hendak dilakukan korban saat kembali ke rumah tersebut.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat menghadapi kondisi pintu rumah yang tertutup dan terkunci. Mereka kemudian mendobrak pintu untuk melakukan pemadaman.
Setelah api berhasil dijinakkan, petugas memeriksa bagian dalam rumah. Adi ditemukan sudah meninggal dunia di dekat pintu kamar. Tubuhnya tertimpa kayu dan material atap yang runtuh akibat kebakaran.
Kapolsek mengatakan, anak korban yang berinisial S berhasil keluar dari rumah, tetapi tetap mengalami luka bakar pada pipi kanan.
Sementara itu, istri korban, As (35), menderita luka bakar sekitar 60 persen. Anak lainnya, P (8), mengalami luka bakar sekitar 40 persen yang mengenai tangan kiri, punggung, dan paha kiri. Sedangkan R (6) mengalami luka bakar pada bagian punggung kaki kiri.
Sebelum petugas pemadam dan kepolisian tiba, seorang saksi berinisial Shr (41) mendengar teriakan meminta pertolongan. Ketika keluar rumah, saksi melihat As mengalami luka bakar.
Shr bersama warga kemudian membantu korban yang terluka dan menyelamatkan ketiga anak Adi. Setelah itu, warga menghubungi polisi serta petugas pemadam kebakaran.
Hingga Minggu (11/10/2026), penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi pihak kepolisian masih perlu memastikan penyebabnya melalui penyelidikan lebih lanjut.(*)