
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah wilayah.
Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Langkah tersebut menjadi salah satu strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga yang dapat memengaruhi daya beli.
Operasi pasar murah dilaksanakan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kehadiran program ini juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan permintaan konsumen, terutama ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, M. Taufiq, mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga pangan.
Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengatasi persoalan pasokan di pasar.
Menurutnya, keterlibatan berbagai daerah dalam menggelar pasar murah sangat penting agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif. Intervensi pemerintah diperlukan, khususnya ketika terdapat komoditas yang mengalami kekurangan pasokan sehingga berpotensi memicu kenaikan harga.
"Intervensi terhadap barang yang kurang di pasaran pada waktu itu. Kalau seluruh daerah melaksanakan pasar murah semuanya, makanya inflasi di Indonesia akan terkendali," tegas M. Taufiq.
Pemprov Riau pun terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Koordinasi antardaerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia.
Untuk pekan ini, operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung mulai Senin hingga Jumat di sejumlah titik di Kota Pekanbaru.
Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memberikan alternatif tempat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.(*)







PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah wilayah.
Program ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Langkah tersebut menjadi salah satu strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga yang dapat memengaruhi daya beli.
Operasi pasar murah dilaksanakan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kehadiran program ini juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan permintaan konsumen, terutama ketika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, M. Taufiq, mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga pangan.
Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mengatasi persoalan pasokan di pasar.
Menurutnya, keterlibatan berbagai daerah dalam menggelar pasar murah sangat penting agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif. Intervensi pemerintah diperlukan, khususnya ketika terdapat komoditas yang mengalami kekurangan pasokan sehingga berpotensi memicu kenaikan harga.
"Intervensi terhadap barang yang kurang di pasaran pada waktu itu. Kalau seluruh daerah melaksanakan pasar murah semuanya, makanya inflasi di Indonesia akan terkendali," tegas M. Taufiq.
Pemprov Riau pun terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Koordinasi antardaerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia.
Untuk pekan ini, operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung mulai Senin hingga Jumat di sejumlah titik di Kota Pekanbaru.
Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memberikan alternatif tempat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.(*)