
PEKANBARU - Politeknik Caltex Riau (PCR) memperkuat kapasitas pengurus RT/RW dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang melibatkan tim dosen dan mahasiswa PCR ini diikuti puluhan ketua dan pengurus RT/RW setempat, Sabtu (17/10/2026) lalu. Mengusung tema “Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Workshop Komunikasi Publik Berbasis Pancasila”, pelatihan tersebut menitikberatkan pada pentingnya komunikasi yang santun, efektif, dan mudah dipahami masyarakat.

Pengurus RT/RW merupakan garda terdepan pelayanan pemerintahan di lingkungan masyarakat. Karena itu, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu aspek penting, terutama dalam menyampaikan informasi, menyosialisasikan program pemerintah, serta menjembatani kebutuhan warga dengan pemerintah.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis untuk membangun komunikasi yang lebih terarah, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Camat Kulim, Fajri Adha, menyambut positif kegiatan yang diinisiasi civitas akademika PCR tersebut. Ia menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pengurus RT/RW dalam menjalankan tugas pelayanan sehari-hari.
“Ilmu dan informasi yang disampaikan sangat bermanfaat. Ini memberikan pengetahuan praktis dalam pelayanan publik, sehingga ke depannya komunikasi pengurus RT/RW kepada masyarakat bisa lebih terarah, berkualitas, dan mudah dipahami,” ujar Fajri.
Dorong Kontribusi Nyata Perguruan Tinggi
Kegiatan PkM ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, dosen dan mahasiswa PCR tidak hanya menjalankan tanggung jawab akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
PkM menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala oleh civitas akademika PCR. Dalam setahun, dosen dan mahasiswa dapat turun langsung ke masyarakat dua hingga tiga kali melalui berbagai program pendampingan dengan sasaran yang beragam.
Program ini diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah setempat, dan masyarakat, PCR diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan warga. (why)







PEKANBARU - Politeknik Caltex Riau (PCR) memperkuat kapasitas pengurus RT/RW dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang melibatkan tim dosen dan mahasiswa PCR ini diikuti puluhan ketua dan pengurus RT/RW setempat, Sabtu (17/10/2026) lalu. Mengusung tema “Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Workshop Komunikasi Publik Berbasis Pancasila”, pelatihan tersebut menitikberatkan pada pentingnya komunikasi yang santun, efektif, dan mudah dipahami masyarakat.
Pengurus RT/RW merupakan garda terdepan pelayanan pemerintahan di lingkungan masyarakat. Karena itu, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu aspek penting, terutama dalam menyampaikan informasi, menyosialisasikan program pemerintah, serta menjembatani kebutuhan warga dengan pemerintah.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis untuk membangun komunikasi yang lebih terarah, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Camat Kulim, Fajri Adha, menyambut positif kegiatan yang diinisiasi civitas akademika PCR tersebut. Ia menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan pengurus RT/RW dalam menjalankan tugas pelayanan sehari-hari.
“Ilmu dan informasi yang disampaikan sangat bermanfaat. Ini memberikan pengetahuan praktis dalam pelayanan publik, sehingga ke depannya komunikasi pengurus RT/RW kepada masyarakat bisa lebih terarah, berkualitas, dan mudah dipahami,” ujar Fajri.
Dorong Kontribusi Nyata Perguruan Tinggi
Kegiatan PkM ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, dosen dan mahasiswa PCR tidak hanya menjalankan tanggung jawab akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
PkM menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala oleh civitas akademika PCR. Dalam setahun, dosen dan mahasiswa dapat turun langsung ke masyarakat dua hingga tiga kali melalui berbagai program pendampingan dengan sasaran yang beragam.
Program ini diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah setempat, dan masyarakat, PCR diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan warga. (why)