logo
Pemko Pekanbaru Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Umum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Buka Peluang Bangun Waste Station di Kampus UNRI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Bengkalis, Diduga Bawa Lebih 2 Ton Methamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Masih Mampu Belum Buka Bantuan Asing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gempa NTT Rusak 19.297 Rumah, Lebih dari 6.000 Bangunan Masuk Kategori Berat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Desa Sungai Gantang Sukses Bentangkan Bendera 1.081 Meter di Jembatan Rumbai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 133 HGB Pedagang STC Dipersoalkan, Pemko Pekanbaru Didesak Buka Dasar Kebijakan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Pekanbaru Soroti Data Desil Warga: Salah Klasifikasi Bisa Bikin Bantuan Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Gajah Penjaga Hutan Riau Mati, Dunia Konservasi Kehilangan Sosok Berjasa

news | 4 Agustus 2026 | 15:34:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 385 kali

Dunia konservasi Indonesia berduka. Gajah jinak "Jovi", penghuni Pusat Pelatihan Gajah Minas yang selama puluhan tahun menjadi ujung tombak penanganan konflik manusia dan gajah liar di Riau, mati setelah menjalani perawatan intensif selama 34 hari. Kepergian Jovi menjadi kehilangan besar bagi upaya pelestarian gajah Sumatera.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT