logo
● Ahli Ekonomi :Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● KPK Telusuri Kasus Dana Bencana Rp148 Miliar, Dua Anggota TNI Jadi Perhatian Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Kembali Tersungkur di Atas Rp18.000, Sentimen Global Membayangi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Selundupkan Narkoba, Kapal Tanker Mongolia Diamankan di Belawan, 8 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● El Niño Pengaruhi Jadwal Musim Hujan, BMKG Minta Warga Bersiap Hadapi Cuaca Ekst Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antisipasi Dampak Kabut Asap, Sekdaprov Riau Tinjau Posko Kesehatan dan Rumah Ok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● AKP Zulhendra Resmi Jabat Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton ke Polresta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Antrean Solar Picu Kemacetan di Pekanbaru, Dishub Peringatkan Pengelola SPBU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kelangkaan BBM Riau Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan

news | 14 Oktober 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Abdul Haris | Ditonton: 1,072 kali

Kelangkaan bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah wilayah di Riau mendapat sorotan anggota Komisi VI DPR RI. Persoalan ini dinilai tidak hanya berkaitan dengan kuota dan ketersediaan, tetapi juga tata kelola distribusi serta pengawasan yang dinilai masih memiliki celah penyimpangan.

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad meminta Pertamina memperkuat pengawasan internal untuk mencegah kebocoran dan penyimpangan dalam penyaluran BBM. Sementara itu, mantan Gubernur Riau sekaligus Ketua GMKR Edy Natar Nasution menduga praktik mafia BBM turut menjadi salah satu faktor yang memicu persoalan distribusi di Riau.

Dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Riau, muncul dorongan agar pemerintah membentuk satuan tugas untuk mengawasi distribusi BBM. Dugaan penyimpangan di lapangan juga diminta mendapat perhatian aparat penegak hukum.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT