Puluhan mahasiswa Universitas Riau menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak pemerintah lebih serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut langkah nyata dan berkelanjutan, mulai dari penguatan pencegahan, penanganan kebakaran di wilayah rawan, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan. Mahasiswa menilai dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu kabut asap yang mengancam kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait dapat memperkuat koordinasi agar penanganan karhutla berjalan efektif dan bencana serupa tidak terus berulang. Muhammad Ikhsan Darmawan, Gubernur BEM FKIP UNRI, turut menyuarakan aspirasi mahasiswa agar menjadi perhatian pemerintah.
BNNP Riau Gagalkan Peredaran 4,9 Kg Sabu Senilai Rp7 Miliar
Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Mengandung Narkotika
35 Ribu Kasus Ispa, Pemprov Riau Siagakan Posko Kesehatan
46,9 Kilogram Sabu Senilai Rp84,5 Miliar Digagalkan Beredar Di Riau
Kualitas Udara Membaik, Siswa Di Pekanbaru Kembali Ptm Terbatas
Ular Sanca 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga di Pekanbaru
BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera di Semenanjung Kampar
Polda Riau Gelar Operasi Sarang Narkoba di Enam Tempat Hiburan Malam
Kabut Asap Tebal di Rohil, Jarak Pandang Nelayan Hanya 100 Meter
15 Tahun Menanti, Jalan Beton Rp19,3 Miliar Mulai Dibangun di Kubu Babussalam
Resmi! Sarman Syahroni Jadi Sekda Rohil
Bahan Baku Naik, Pedagang Piscok Pekanbaru Pilih Tahan Harga






