logo
● PSPS Pekanbaru Tantang Persikad, Tiga Poin Bisa Perkokoh Posisi Puncak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wawako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP, Jangan Nodai Seragam dengan Pungli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gegara Uang Judi Online Rp500 Ribu, Ayah di Bandung Tega Habisi Nyawa Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Akhir Pekan yang Berat bagi Rupiah, Dolar AS Bertengger di Rp18.080 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hilang Usai Kericuhan di Kebun PT ADEI, Sampe Simarmata Diduga Jadi Korban Pembu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Nasib Upah Pekerja Riau Tahun 2027 Belum Jelas, Disnakertrans Tunggu Aturan Pusa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Puluhan Mahasiswa UNRI Gelar Demonstrasi, Desak Pemerintah Serius Tangani Karhut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Empat Warga Bersaksi dalam Sidang Budi Darmawan, Fasos dan Akses Jalan Jadi Soro Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Jaringan Narkoba Malaysia Dibongkar di Pekanbaru, 2,1 Kg Sabu Disita

news | 23 Oktober 2026 | 19:17:00
Editor: muhammad Nafri Yandi | Videografer: riko A Saputra | Ditonton: 224 kali

Polda Riau Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba Internasional, 2,1 Kg Sabu dan 284 Cartridge Disita Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengungkap dugaan peredaran narkotika jaringan internasional di Kota Pekanbaru. Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap seorang pria berinisial IW dan menyita 2,1 kilogram sabu serta 284 cartridge yang diduga mengandung etomidate. Narkotika tersebut diduga berasal dari Malaysia, masuk melalui Kabupaten Bengkalis, kemudian diedarkan ke sejumlah wilayah, termasuk Lampung dan Sumatera Barat. Dalam pengembangan kasus, dua orang berinisial D dan A masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Polisi kini memburu kedua buronan tersebut sekaligus mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika ini. Polda Riau menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan tersebut secara menyeluruh.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT