logo
Kasino di Nagoya Batam Digerebek: 10 WNA dan 187 WNI Diamankan, Polisi Sita Rp7, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Pelalawan Gerebek Transaksi Narkoba di Kebun Sawit, Dua Pria Ditangkap Ba Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Bawa 15 PMI Ilegal, 13 Orang Selamat d Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga RW 016 Tobekgodang Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Beragam Kegi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Speedboat Berpenumpang PMI Ilegal Terbalik Dihantam Badai di Perairan Rupat, 3 O Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Gempa Susulan Menggoyang NTT, Terbaru Berkekuatan M5,2 Minggu Pagi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harimau Belum Masuk Perangkap, Warga Danai Diminta Tak Lengah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Giliran Simalungun Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Terasa Hingga Sumbar dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Wali Kota Agung Tekankan Integritas Kepala Sekolah, SPMB Pekanbaru Harus Bersih dari Gratifikasi
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho
Wali Kota Agung Tekankan Integritas Kepala Sekolah, SPMB Pekanbaru Harus Bersih dari Gratifikasi
Editor: ridho | Penulis: ried
Rubrik: news | 12 Juni 2026 | 16:31:58

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi. 

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat Sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 61 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB serta Sosialisasi Kedisiplinan Pegawai, di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (11/6/2026).

Agung menekankan bahwa integritas dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi prinsip utama yang dipegang seluruh kepala sekolah selama proses SPMB berlangsung.

iklan-view

"Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh niat baik, tetapi juga oleh cara dan mekanisme yang dijalankan sesuai ketentuan, " ujarnya

Ia mengingatkan agar seluruh jajaran sekolah menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran atau mencederai rasa keadilan masyarakat. 

Sebab, kesalahan dalam proses penerimaan murid baru dapat menimbulkan persoalan yang berdampak luas terhadap kepercayaan publik." Berbuat baik harus dengan niat yang baik dan cara yang benar. Jika caranya salah, maka kebaikan pun bisa menjadi persoalan, katanya menambahkan.

Wali Kota juga menilai pelaksanaan penerimaan murid baru di tingkat sekolah dasar selama ini relatif berjalan baik. Kendati demikian, ia meminta seluruh kepala sekolah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama tahapan SPMB berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi, Pemko Pekanbaru melibatkan Inspektorat dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Kehadiran lembaga pengawasan internal pemerintah itu bertujuan memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah mengenai mekanisme pengawasan serta prosedur yang harus ditempuh apabila ditemukan kendala di lapangan.

Agung juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi sejak awal dengan Inspektorat, sehingga setiap persoalan dapat segera ditangani secara tepat tanpa menimbulkan spekulasi atau kesalahpahaman. "Komunikasi dengan Inspektorat harus dibangun sejak awal agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, katanya menambahkan.

Home / News
Wali Kota Agung Tekankan Integritas Kepala Sekolah, SPMB Pekanbaru Harus Bersih dari Gratifikasi
Editor: ridho | Penulis: ried
Rubrik: news | 12 Juni 2026 | 16:31:58
Wali Kota Agung Tekankan Integritas Kepala Sekolah, SPMB Pekanbaru Harus Bersih dari Gratifikasi
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi. 

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat Sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 61 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB serta Sosialisasi Kedisiplinan Pegawai, di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (11/6/2026).

Agung menekankan bahwa integritas dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi prinsip utama yang dipegang seluruh kepala sekolah selama proses SPMB berlangsung.

"Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh niat baik, tetapi juga oleh cara dan mekanisme yang dijalankan sesuai ketentuan, " ujarnya

Ia mengingatkan agar seluruh jajaran sekolah menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran atau mencederai rasa keadilan masyarakat. 

Sebab, kesalahan dalam proses penerimaan murid baru dapat menimbulkan persoalan yang berdampak luas terhadap kepercayaan publik." Berbuat baik harus dengan niat yang baik dan cara yang benar. Jika caranya salah, maka kebaikan pun bisa menjadi persoalan, katanya menambahkan.

Wali Kota juga menilai pelaksanaan penerimaan murid baru di tingkat sekolah dasar selama ini relatif berjalan baik. Kendati demikian, ia meminta seluruh kepala sekolah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama tahapan SPMB berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi, Pemko Pekanbaru melibatkan Inspektorat dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Kehadiran lembaga pengawasan internal pemerintah itu bertujuan memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah mengenai mekanisme pengawasan serta prosedur yang harus ditempuh apabila ditemukan kendala di lapangan.

Agung juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi sejak awal dengan Inspektorat, sehingga setiap persoalan dapat segera ditangani secara tepat tanpa menimbulkan spekulasi atau kesalahpahaman. "Komunikasi dengan Inspektorat harus dibangun sejak awal agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, katanya menambahkan.