logo
Pemko Pekanbaru Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Umum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Buka Peluang Bangun Waste Station di Kampus UNRI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Bengkalis, Diduga Bawa Lebih 2 Ton Methamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Masih Mampu Belum Buka Bantuan Asing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gempa NTT Rusak 19.297 Rumah, Lebih dari 6.000 Bangunan Masuk Kategori Berat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Desa Sungai Gantang Sukses Bentangkan Bendera 1.081 Meter di Jembatan Rumbai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 133 HGB Pedagang STC Dipersoalkan, Pemko Pekanbaru Didesak Buka Dasar Kebijakan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Pekanbaru Soroti Data Desil Warga: Salah Klasifikasi Bisa Bikin Bantuan Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / NASIONAL
Kadin Apresiasi Program MBG, Dinilai Bantu Atasi Masalah Gizi Anak di Pedesaan dan Pelosok
Kadin Indonesia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi manfaat nyata bagi anak-anak, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok. (Foto: Istimewa)
Kadin Apresiasi Program MBG, Dinilai Bantu Atasi Masalah Gizi Anak di Pedesaan dan Pelosok
Editor: Arya Mahendra | Penulis: yudi saputra
Rubrik: ekonomi | 4 Agustus 2026 | 21:16:15

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai memberi manfaat nyata bagi anak-anak, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia, Mulyadi Jayabaya, mengatakan masih banyak anak sekolah di daerah terpencil yang kesulitan mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari. Karena itu, kehadiran Program MBG dinilai menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan tersebut.

"Anak sekolah di desa-desa terpencil, makan pagi, makan siang juga tidak, Pak. Tapi dengan adanya MBG, program Pak Prabowo ini, ini luar biasa," ujar Mulyadi Jayabaya, Selasa (4/8/2026).

iklan-view

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, Kadin menilai Program MBG juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Pelibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM sebagai bagian dari rantai pasok makanan bergizi dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Di sisi lain, Kadin menilai penguatan ketahanan pangan nasional harus berjalan seiring dengan pelaksanaan Program MBG. Upaya meningkatkan produksi pangan dalam negeri dinilai menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan sekitar 280 juta penduduk Indonesia secara berkelanjutan.

Mulyadi menekankan sedikitnya tiga langkah strategis yang perlu terus diperkuat, yakni penyediaan benih dan bibit unggul sesuai karakteristik daerah, perluasan akses pembiayaan bagi petani, serta peningkatan peran penyuluh pertanian di lapangan.

"Langkah tersebut diperlukan agar produktivitas dan kesejahteraan petani terus meningkat," katanya.

Kadin Indonesia pun menyatakan siap terus bersinergi dengan pemerintah guna mendukung kelancaran distribusi serta keberlanjutan Program MBG agar berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran hingga menjangkau seluruh pelosok Indonesia. (**/ybl)

Home / Ekonomi
Kadin Apresiasi Program MBG, Dinilai Bantu Atasi Masalah Gizi Anak di Pedesaan dan Pelosok
Editor: Arya Mahendra | Penulis: yudi saputra
Rubrik: ekonomi | 4 Agustus 2026 | 21:16:15
Kadin Apresiasi Program MBG, Dinilai Bantu Atasi Masalah Gizi Anak di Pedesaan dan Pelosok
Kadin Indonesia menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi manfaat nyata bagi anak-anak, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai memberi manfaat nyata bagi anak-anak, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan dan pelosok.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia, Mulyadi Jayabaya, mengatakan masih banyak anak sekolah di daerah terpencil yang kesulitan mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari. Karena itu, kehadiran Program MBG dinilai menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan tersebut.

"Anak sekolah di desa-desa terpencil, makan pagi, makan siang juga tidak, Pak. Tapi dengan adanya MBG, program Pak Prabowo ini, ini luar biasa," ujar Mulyadi Jayabaya, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, Kadin menilai Program MBG juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Pelibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM sebagai bagian dari rantai pasok makanan bergizi dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Di sisi lain, Kadin menilai penguatan ketahanan pangan nasional harus berjalan seiring dengan pelaksanaan Program MBG. Upaya meningkatkan produksi pangan dalam negeri dinilai menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan sekitar 280 juta penduduk Indonesia secara berkelanjutan.

Mulyadi menekankan sedikitnya tiga langkah strategis yang perlu terus diperkuat, yakni penyediaan benih dan bibit unggul sesuai karakteristik daerah, perluasan akses pembiayaan bagi petani, serta peningkatan peran penyuluh pertanian di lapangan.

"Langkah tersebut diperlukan agar produktivitas dan kesejahteraan petani terus meningkat," katanya.

Kadin Indonesia pun menyatakan siap terus bersinergi dengan pemerintah guna mendukung kelancaran distribusi serta keberlanjutan Program MBG agar berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran hingga menjangkau seluruh pelosok Indonesia. (**/ybl)